Radio Islam Sorowako
92 members
3 photos
5 links
Download Telegram
to view and join the conversation
Channel created
Info :
Bismillah

INFO Channel Salafy Sorowako :

Alhamdulillah channel Salafy Sorowako https://t.me/salafysorowako kami aktifkan untuk mengganti channel sebelumnya ashshorowaky
🚇FOTO DAN TELEVISI HARAM, KENAPA?

❱ Fatwa al-Lajnah ad-Da'imah Li al-Buhuts al-'Ilmiah wa al-Iftaa' - Fatwa no. 4513

(※) Gambar Polaris/fotografi bukanlah semata-semata pantulan gambar orang yang berdiri di depan cermin, karena bayangan di cermin itu hanya khayal yang akan hilang dengan beralihnya orang tersebut dari depan cermin.

(※) Sementara Foto Polaris/Fotografi tetap ada meskipun orangnya telah pergi dari hadapan alat gambar (kamera).

(※) Foto tersebut yang membahayakan aqidah, keindahannya akan membahayakan akhlak walaupun kadang-kadang ada manfaatnya apabila digunakan untuk hal-hal yang darurat, seperti untuk
~ paspor,
~ KTP, atau kartu izin tinggal,
~ SIM, dll.

(※) Foto polaris/fotografi tidaklah semata-mata cetakan, namun dibuat menggunakan alat yang darinya muncul cetakan.

(※) Kemudian, larangan gambar itu bersifat umum, karena padanya: Menyerupai ciptaan Allah, dan bahaya terhadap aqidah dan akhlak Tanpa melihat pada alat dan cara mendapatkan gambar tersebut.

Adapun televisi,

~ Haram hukumnya siaran yang terdapat di dalamnya berupa;
✘- Nyanyian,
✘- Musik,
✘- Gambar (Film), dan
✘- Menampilkan Gambar (yang memiliki roh, -red.),
✘- dan berbagai kemungkaran lainnya.

~ Mubah hukumnya siaran yang ada padanya berupa;
✓- muhadharah (ceramah) Islamiyyah,
✓- info-info perdagangan dan politik,
✓- serta lainnya yang tidak ada larangan syar'i padanya

(tentunya tayangan-tayangan ini semua -termasuk ceramahnya- tanpa gambar/film makhluk bernyawa, karena jika ada gambar makhluk bernyawa berarti ada kemungkaran padanya, -pen.)

※ Apabila kejelekannya lebih mendominasi daripada kebaikannya
✘- maka hukum diberikan berdasarkan yang dominan.

(Fakta yang ada, pada channel-channel televisi yang ada —termasuk di negeri ini—, kejelekan dan kemungkarannya lebih dominan, -pen.)

Wabillah at-Taufiq, Washalallahu 'ala Nabiyyina Muhammad, wa Aalihi wa Shahbihi wa Sallam

📜KOMITE TETAP RISET ILMIAH DAN FATWA
◈ Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
◈ Wakil Ketua: Abdurrazzaq 'Afifi
◈ Anggota: Abdullah bin Qu'ud; Abdullah bin Ghadyan.

Url: http://bit.ly/Fw390620
📮••••|Edisi| t.me/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: Channel Telegram @ManhajulAnbiya // Dari: alIfta•Net {https://goo.gl/4FB69R}
🚇TAYANGAN GAMBAR (REKAMAN VIDEO/SINETRON/FILM YANG DIPUTAR ULANG) DI TELEVISI LEBIH BERBAHAYA DARIPADA GAMBAR DIAM!!

( Fatwa ini sekaligus sebagai bantahan terhadap pihak-pihak yang membolehkan merekam video dengan dalih adanya klarifikasi Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan tentang bolehnya tampil secara langsung / Naql al-Hayy / Penukilan LIVE di televisi )

❱ Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah

[ Tanya ]

“Apakah gambar-gambar/tayangan-tayangan yang tampil di televisi termasuk dalam hukum tersebut (yakni haram)?”

[ Jawab ]

[ ? ] “Apa yang mengeluarkan dari hukum tersebut??!

(※) Tayangan-tayangan tersebut adalah gambar, disebut gambar. Jadi apa yang mengeluarkan dari hukum tersebut??! Apakah ketika di televisi kemudian kita perkecualikan??! Tidak, kita tidak mengecualikannya.

(※) Itu adalah gambar yang lebih berat, karena bergerak. Gambar bergerak, itu adalah gambar!! Gambar-gambar itu tetap ada juga dalam film-film tersebut. Bisa bertahan puluhan tahun, bahkan ratusan tahun. Itu tidak seperti bayangan yang ada pada cermin, bayangan yang bisa muncul bisa sirna. TIDAK. Namun itu adalah gambar yang tetap, terus ada. Bisa digunakan kapan dimaukan, walaupun sudah bertahun-tahun, puluhan tahun.”

📚
[Syarh Kitab at-Tauhid, kaset ke-59, menit ke-10]

[ سؤال- فضيلة الشيخ ] هل الصور التي تُعرَضُ في التلفاز داخلةٌ تحت هذا الحُكم؟

[ الجواب ] { ما الذي يُخرٍجها عن هذا الحكم؟ هي صور، تسمى صور، ما الذي يخرجها عن هذا؟ إذا صارت في التلفاز -يعني- نخصصها؟ ما نخصصها، لا، هي صور شديدة لأنها مُتحرِّكة، صور متحركة، هي صور، تبقى أيضاً في هذه الأفلام، تبقى عشرات السنين، ومئات السنين، ما هي مثل الصورة التي في المرآة، ظل يعرض بروح، لا، هذه صورة ثابتة، تبقى، تستعمل كل ما أريد استعمالها ولو بعد سنين، عشرات السنين. نعم. }

📚[حاشية المصدر شرح كتاب التوحيد، الشريط التاسع والخمسون، الدقيقة العاشرة] اهـ.

Url: http://bit.ly/Fw410110 { Judul dari Admin }
📮••••|Edisi| t.me/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: Arsip: Manhajul-Anbiya•Net { http://bit.ly/30CMpBU } / Dari: Sahab•Net { http://bit.ly/2AG4kgt }
🚇ASY-SYAIKH SHALIH AL-FAUZAN MEMBOLEHKAN MEREKAMAN VIDEO (MAKHLUK BERNYAWA)??

( Fatwa ini sekaligus sebagai bantahan terhadap pihak-pihak yang membolehkan merekam video dengan dalih adanya klarifikasi Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan tentang bolehnya tampil secara langsung / Naql al-Hayy / Penukilan LIVE di televisi )

Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah termasuk ulama yang berpendapat haramnya gambar video (rekaman). Namun di internet banyak sekali beredar rekaman ceramah beliau di berbagai situs. Keadaan ini bisa jadi akan memunculkan kebingungan bagi sebagian orang. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Penyebabnya menurut kami –wallahu a’lam- adalah karena beliau berpendapat haramnya video yang berbentuk rekaman, namun di sisi lain beliau membolehkan video (tv) yang berbentuk siaran langsung. Dan rekaman-rekaman ceramah beliau yang banyak beredar di internet mungkin diambil dari siaran-siaran langsung ceramah beliau, kemudian diunggah ke internet tanpa seijin beliau. Wallahu a’lam.

Pada edisi pertama kami telah menampilkan sebagian fatwa beliau tentang video, berikut kami tampilkan kembali fatwa asy-Syaikh Shalih Fauzan secara lebih lengkap agar pembaca dapat memperoleh pemahaman yang lengkap.

* * *

❱ Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan ditanya:

Apa hukum video? Bagaimana kami harus menjawab bila ada orang yang menyatakan bahwa Anda membolehkan video, karena anda muncul disiaran dakwah di TV Majd Channel ?

[ Jawab ]

Subhaanallah, saya membolehkannya??!

(※) Terkait kemunculan saya di TV, maka saya dalam keadaan tidak menginginkannya. Mereka datang ke masjid kemudian merekam ta’lim dan juga para hadirin.

(※) Mereka tidak ijin terlebih dahulu atau berkonsultasi. Saya benar-benar tidak mengijinkannya (merekam video & menyebarkannya, red), begitupun saya sama sekali tidak suka dengan hal ini, siapa saja pelakunya.

(※) Mereka juga telah merekam ta’lim asy-Syaikh bin Baz rahimahullah dalam keadaan beliau tidak suka dengan hal tersebut. Bahkan beliau memperingatkan umat darinya. Mereka datang pada suatu acara, bergabung bersama-sama, merekam, lalu muncullah siarannya di TV. Apakah ini berarti asy-Syaikh bin Baz membolehkan gambar (tashwir)? Sama sekali tidak. Beliau berdiri pada posisi bahwa semua gambar, dalam berbagai jenisnya, adalah haram.

* * *

❱ Pada kesempatan lain beliau Hafizhahullah ditanya:

Apakah benar berita yang menyatakan bahwa Anda telah merubah pendapat Anda tentang larangan membuat gambar, terkait dengan persetujuan Anda untuk menampilkan rekaman ta’lim Anda di Majd Tv dan lainnya?

[ Jawab ]

Ini adalah penukilan yang tidak benar. Hukum gambar adalah haram. Tidak boleh bagi saya atau selain saya berkata kepada anda bahwa gambar itu boleh dikarenakan dalil tentang pelarangan gambar sangat jelas, begitu pula hukuman bagi pelakunya. Dan perbuatan ini termasuk dari dosa besar.

(※) Saya termasuk yang berpendapat haramnya gambar kecuali dalam keadaan kita sangat butuh (darurat).

(※) Saya ulangi lagi, gambar adalah sesuatu yang dilarang kecuali dalam keadaan kita sangat butuh, seperti dalam pembuatan kartu identitas, SIM, atau paspor. Dalam situasi demikian maka gambar dibolehkan.

(※) Dalam keadaan lain, seperti untuk kenang-kenangan, sebagai hiasan atau dekorasi, maka yang ini tidak boleh. Ini adalah perbuatan yang lebih jelek, yaitu ketika seseorang menggantung gambar. Perbuatan ini larangannya lebih keras lagi. Ini adalah kalimat (pendapat) yang telah saya nyatakan dan yang terus saya pegangi. Bila ada yang menyandarkan kepada saya selain ini, maka itu adalah tidak benar.

Adapun terkait Majd TV, maka saya tidak pernah datang kepada mereka atau ke studio mereka. Merekalah yang datang ke masjid dan kemudian merekam. Seperti halnya mereka juga melakukan pengambilan gambar saat pelaksanaan shalat di Masjidil Haram (Makkah) dan Masjid Nabawi (Madinah). Mereka datang ke masjid, kemudian melakukan pengambilan gambar di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

* * *
[ Tanya ]

Apakah orang yang merekam (video, -red) ta’lim atau pelajaran teranggap sebagai orang yang disebut dalam hadits tentang larangan membuat gambar ?

[ Jawab ]

(※) Ya termasuk. Dia termasuk di dalamnya. Tidak ada kebutuhan kita pada gambar.

(※) Pelajaran (ilmu) itu;

√- cukup direkam (suaranya, -red.),
√- didengarkan,
√- dan ditulis.

Tujuan telah tercapai tanpa perlu ada gambar (video).

* * *

[ Tanya ]

Apakah boleh seorang ulama atau penuntut ilmu tampil di TV jika keadaan membutuhkannya?

[ Jawab ]

[ √ ] (Siaran) televisi yang live/langsung adalah memindahkan (menyalurkan) gambar.

[ ✘ ] Dan ini berbeda dengan merekam yang merupakan bentuk menyimpan gambar (seperti kamera foto).

(※) Siaran live hanya sekedar menyalurkan, misalnya adalah siaran langsung shalat di Masjidil Haram, di Masjid Nabawi, siaran langsung pelaksanaan ibadah haji saat wuquf di Arafah atau tempat ibadah haji lainnya. Ini adalah siaran langsung (live). Mereka menyebutnya siaran langsung.

* * *

[ Tanya ]

Ada orang yang menjadikan kemunculan Anda di TV sebagai dalil bahwa Anda membolehkan gambar?

[ Jawab ]

(※) Saya telah menulis tentang masalah ini. Saya nyatakan bahwa itu (siaran langsung) bukan gambar, tapi sekedar menyebarkan saja.

(※) Asy-Syaikh Fauzan juga ditanya tentang bagaimana bila ada orang yang menjadikan siaran langsung tersebut sebagai rekaman, maka beliau menjawab bahwa itu menjadi tanggung jawab si pelaku.

📚[Diketik ulang untuk Darussalaf•or•id dari Majalah Fiqih Islami FAWAID No. 04/I/1435/2014 Hal. 52-54]

Url: Url: http://bit.ly/Fw410111
📮••••|Edisi| t.me/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: Arsip: Darussalaf•Or•Id / Dari: Sahab•Net { http://bit.ly/30Bk9zV }
Bismillah

INFO Channel Salafy Sorowako :

Alhamdulillah channel Salafy Sorowako https://t.me/salafysorowako kami aktifkan untuk mengganti channel sebelumnya ashshorowaky