BBG AL ILMU - Menebar Cahaya Sunnah
13.2K subscribers
14K photos
646 videos
67 files
7.03K links
Menebar Cahaya Sunnah
Download Telegram
MALAM JUM'AT - 1 ROBII'UL AWWAL

- perbanyak membaca sholawat
- baca Surat Al Kahfi
- bagi kaum pria, sholat 5 waktu berjama'ah di masjid, terutama di waktu shubuh di hari Jum'at
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1757
.
Perbuatan Ghibah Sama Seperti Riba Yang Paling Riba
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA,  حفظه الله تعالى
1 ROBII'UL AWWAL 1448 H

Berdasarkan hasil rukyah, tanggal 1 Robii'ul Awwal jatuh pada hari Jum'at 14 Agustus 2026 M (dimulai sejak maghrib malam Jum'at tanggal 13 Agustus 2026).

📌 Kurang dari 6 bulan lagi insyaa Allah bulan Ramadhan 1448 akan tiba .. semoga Allah mempertemukan kita kembali dengannya, aamiiin.

====
BAGAIMANA BILA ADA WANITA MUSLIMAH YANG BELUM QODHO PUASA RAMADHAN SEJAK DARI SMP..?

yuuk baca pembahasannya berikut ini :

https://bbg-alilmu.com/archives/48375
perbanyaklah sholawat di hari Jum'at

📌 Jangan lupa untuk mandi seperti mandi besar/ghusl bagi yang niat untuk menghadiri sholat Jum'at
JANGAN LEWATKAN WAKTU BERDO'A PADA JUM'AT SORE

Syaikh 'Abdurrazzaq al-Badr hafizhohullahu Ta'ala menjelaskan,

"Dan waktu terakhir setelah 'Ashar pada hari Jum'at — yaitu rentang waktu setelah 'Ashar hingga terbenamnya matahari — dahulu sebagian ulama salaf, apabila mereka telah selesai melaksanakan sholat 'Ashar pada hari Jum'at, mereka tetap berdiam di tempat sholatnya hingga waktu Maghrib.

Mereka berusaha mengejar dan mencari kesempatan di waktu tersebut (waktu dikabulkannya do'a). Mereka tidak keluar meninggalkan masjid agar tidak tersibukkan oleh berbagai urusan, pekerjaan, atau kepentingan duniawi, sehingga tidak terlewat kesempatan yang sangat berharga ini, yaitu waktu yang sangat diharapkan dikabulkannya do'a.."

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/74970

======

KUMPULAN DO'A & DZIKIR yang bisa diamalkan setiap saat .. terutama di waktu waktu mustajab

https://bbg-alilmu.com/archives/73456

semoga Allah menjaga kita dalam keadaan penuh keselamatan dan keimanan, aamiin.
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1758
.
Perbuatan Riba Yang Paling Besar Adalah Melanggar Kehormatan Seorang Mukmin
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA,  حفظه الله تعالى
DUA HAL YANG MEREDAM KEMARAHAN

Syaikh Abdurrozzaq al-Badr, حفظه الله تعالى menjelaskan,

Nabi shollallahu 'alayhi wasallam telah memberi petunjuk kepada orang yang sedang marah tentang dua hal :
- perkataan (lisan), dan
- perbuatan (tindakan)

● Adapun hal yang berkaitan dengan perkataan, telah shohih dari Nabi kita shollallahu 'alayhi wasallam bahwa beliau bersabda,

"Jika salah seorang dari kalian marah, hendaklah ia diam.."

Hendaklah ia diam, yakni menahan diri dari seluruh perkataan. Karena perkataan di saat marah itu tidak terkontrol dan tidak seimbang. "Jika salah seorang dari kalian marah, hendaklah ia diam.." — artinya menahan dirinya dari berbicara sama sekali. Ini adalah hal yang berkaitan dengan perkataan.

● Adapun yang berkaitan dengan perbuatan, Nabi shollallahu 'alayhi wasallam bersabda dalam hadits shohih lainnya,

"Jika salah seorang dari kalian marah, hendaklah ia duduk. Jika marahnya belum reda, hendaklah ia berbaring.."

Duduk ini, lalu berbaring jika marahnya belum juga reda, bertujuan agar seseorang tidak meluapkan emosi atau tindakan gegabah yang muncul dalam dirinya akibat rasa marah tersebut. Karena jika ia tetap bertindak saat marah, tindakannya tidak akan lurus dan tidak akan terkontrol.

Coba bacalah tentang kehidupan masyarakat. Bacalah banyak kejadian, hal-hal yang terjadi di penjara, kasus-kasus pembunuhan, dan permusuhan. Semuanya terjadi karena pada saat itu mereka bertindak dalam puncak kemarahan.

Saya teringat dulu pernah melihat seorang pria di rumah sakit bersama putranya yang berusia 4 tahun. Tangan anak kecil itu patah/cedera parah. Lalu saya katakan kepada ayahnya, "Semoga lekas sembuh, ada apa..?"

Ayahnya menjawab, "Sungguh, ini karena marah. Marah itu tidak ada kebaikannya.."

Saya katakan, "Insya Allah ada hikmahnya.."

Dia bercerita, "Anak ini tidur, lalu aku katakan padanya 'bangun' .. aku bangunkan tapi dia tidak bangun bangun. Maka aku tarik tangannya dengan keras hingga terkilir/patah.."

Hal seperti ini sangat banyak terjadi dalam realitas kehidupan manusia, dalam interaksi di rumah, di luar rumah, di sekolah-sekolah, maupun sikap para guru dan lainnya. Banyak sekali yang terjadi akibat keteledoran dan emosi jiwa ini.

Oleh karena itu, salah satu pilar terpenting dalam bab adab dan akhlak adalah hendaknya seseorang tidak menuruti emosi jiwanya. Jika jiwanya mulai dikuasai oleh emosi —terutama karena marah— hendaklah ia :
- menenangkan diri,
- beristirahat,
- tidak berbicara, dan
- tidak terburu buru melakukan tindakan apa pun.

Setelah tenang, ia akan mendapati bahwa jika ia berbicara, perkataannya akan terkontrol, dan jika ia bertindak, tindakannya pun akan terukur.

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/74928
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1759
.
Membicarakan Kehormatan Seorang Muslim Tanpa Hak Adalah Riba Yang Paling Riba
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA,  حفظه الله تعالى
BERPIKIR DAHULU SEBELUM BERBICARA

Ibnu Hibban rohimahullah berkata,

Lisan seorang yang berakal berada di bawah kendali hatinya. Ketika dia hendak berbicara, maka dia akan bertanya terlebih dahulu kepada hatinya.

Apabila perkataan tersebut bermanfaat bagi dirinya, maka dia akan bebicara, tetapi apabila tidak bermanfaat, maka dia akan diam.

Adapun orang yang bodoh, hatinya berada di bawah kendali lisannya. Dia akan berbicara apa saja yang ingin diucapkan oleh lisannya.

Seseorang yang tidak bisa menjaga lidahnya berarti tidak paham terhadap agamanya.

(Roudhotul ‘Uqola hal. 49)

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/69219
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1760
.
Andaikan Kata Kata Ghibah Dicampurkan Ke Air Laut Maka Akan Merubah Air Laut Tersebut
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA,  حفظه الله تعالى
SETELAH MAKAN MALAM

mutiara salaf
PINTU SEDEKAH SANGATLAH LUAS

Syaikh Abdurrozzaq al-Badr حفظه الله تعالى menjelaskan,

"Pintu sedekah itu sangat luas.

Bahkan disebutkan dalam sebagian hadits, hingga sesuap makanan yang ditaruh seseorang di mulut istrinya, ketika ia mencandainya dan bersenang-senang dengannya, lalu ia menyuapkan makanan ke mulut istrinya..

Niscaya hal itu dicatat baginya dalam timbangan kebaikannya sebagai sedekah dan pahala yang diberi balasan di sisi Allah.

Maka karunia Allah Subhanahu wa Ta'aala itu sangat luas.

Setiap pergerakan dan aktivitas manusia, jika ia niatkan karena mengharap pahala di sisi Allah, maka jadilah ia bergerak dalam sedekah-sedekah yang tak terbatas dan tak terhitung, serta pahala pahala yang tak terhitung banyaknya.

Oleh karena itu, hendaknya bagi seseorang —dan hal ini sudah pernah kita ingatkan sebelumnya— hendaknya bagi seseorang untuk mengharapkan pahala (ihtisab) di sisi Allah Subhanahu wa Ta'aala atas :

● Nafkah yang ia keluarkan untuk dirinya sendiri, baik pada makanan maupun minumannya.

● Nafkah yang ia keluarkan untuk anaknya.

● Nafkah yang ia keluarkan untuk istrinya.

● Ia mengharapkan pahala saat bercanda/bersenda gurau dengan anaknya dan saat mendidik mereka.

● Ia mengharapkan pahala saat bercanda dengan keluarganya.

Semua perbuatan yang baik, thoyyib (bagus), bermanfaat, dan berguna.. semuanya..

Jika ia niatkan mengharap pahala di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala, maka akan dicatat baginya sebagai sedekah yang diberi balasan pahala di sisi Allah Tabaaroka wa Ta'aala.."

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/74937
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1761
.
Bagaikan Memakan Bangkai Daging Saudaranya
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA,  حفظه الله تعالى
KEADAAN KITA KELAK DI AKHERAT

Ibnul Qoyyim -rohimahullah- berkata:

“Sungguh, seorang hamba akan mati sebagaimana kebiasaan hidupnya .. dan dia akan dibangkitkan sebagaimana matinya..”

[Miftahu Daris Sa’aadah 1/94].

INTINYA: keadaan kita di akherat nanti, sesuai keadaan kita di dunia ini .. karena kita dibangkitkan sesuai keadaan kita saat mati .. dan keadaan kita saat mati sesuai kebiasaan hidup kita saat ini.

✍
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/46423