MALAM JUM'AT - 20 ROBII'UL AAKHIR
- perbanyak membaca sholawat (malam Jum'at dan juga selama hari Jum'at)
- baca Surat Al Kahfi
- bagi kaum pria, sholat 5 waktu berjama'ah di masjid, terutama di waktu shubuh di hari Jum'at
- perbanyak membaca sholawat (malam Jum'at dan juga selama hari Jum'at)
- baca Surat Al Kahfi
- bagi kaum pria, sholat 5 waktu berjama'ah di masjid, terutama di waktu shubuh di hari Jum'at
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1799
.
Orang Faqir Yang Sombong Adalah Satu Dari 4 Golongan Yang Dibenci Allah
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
.
Orang Faqir Yang Sombong Adalah Satu Dari 4 Golongan Yang Dibenci Allah
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
📌 mau ikutan..?
➡️ wakaf bangun masjid..? alhamdulillah banyak kesempatan
➡️ wakaf gali sumur..? cukup banyak juga kesempatan
➡️ wakaf mengalirkan air dari mata air/sungai..? waini yang masih belum banyak
mau ikutan wakaf 4 Km (4,000 meter) jaringan pipa air..?
klik
https://bbg-alilmu.com/archives/75335
➡️ wakaf bangun masjid..? alhamdulillah banyak kesempatan
➡️ wakaf gali sumur..? cukup banyak juga kesempatan
➡️ wakaf mengalirkan air dari mata air/sungai..? waini yang masih belum banyak
mau ikutan wakaf 4 Km (4,000 meter) jaringan pipa air..?
klik
https://bbg-alilmu.com/archives/75335
perbanyaklah sholawat di hari Jum'at
📌 Jangan lupa untuk mandi seperti mandi besar/ghusl bagi yang niat untuk menghadiri sholat Jum'at
📌 Jangan lupa untuk mandi seperti mandi besar/ghusl bagi yang niat untuk menghadiri sholat Jum'at
PAHALA SATU TAHUN PUASA DAN SHOLAT MALAM
Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang mandi dan memandikan (mandi Jum'at), berangkat paling awal dan mendapati awal khutbah, berjalan kaki dan tidak berkendara, mendekat kepada imam lalu menyimak khutbah serta tidak berbuat sia-sia; maka dari setiap langkah kakinya ia mendapatkan pahala amalan satu tahun: yaitu puasa (di siang hari) dan sholat malamnya..”
(HR. Abu Dawud no. 345, At-Tirmidzi no. 496, An-Nasa'i no. 1381, Ibnu Majah no. 1087 dan Ahmad no. 16218)
Status Hadist: Shohih menurut Syaikh Al-Albani rohimahullah dalam Shohih Sunan Abi Dawud.
📌 Penjelasan sebagian ulama terkait kata غَسَّلَ وَاغْتَسَلَ (mandi dan memandikan) dan ungkapan setelahnya yang merupakan bentuk pengulangan untuk ta'kiid / penegasan dan mubalaghoh) :
1. Kutipan Imam Al-Khattabi rohimahullah dalam kitab: Ma'alim al-Sunan (Jilid 1, hlm. 108–109)
"Para ulama berbeda pendapat mengenai makna kedua kata tersebut (ghosala wa aghtasala, bakkaro wa ibtakaro). Di antara mereka ada yang berpendapat bahwa ini termasuk pengulangan (takrir) yang dimaksudkan untuk penegasan (ta'kiid) .. Tidakkah engkau memperhatikan bahwa beliau bersabda dalam hadis ini: 'dan ia berjalan kaki serta tidak berkendara', padahal makna keduanya sama..! Pendapat inilah yang dipegang oleh Al-Athram.."
2. Kutipan Imam Ibnul Jawzi rohimahullah dalam kitab: Kashf al-Musykil min Hadith al-Shahihain / Al-Mughni 'an al-Hifzh wa al-Kitab
"Dan dikatakan pula: Keduanya bermakna sama, dan hanyalah disebutkan secara bersamaan sebagai bentuk penegasan (ta'kiid) serta penyampaian yang sangat kuat (mubalaghoh) dalam mengimbau pelaksanaan mandi dan bersegera (ke masjid), sebagaimana beliau bersabda pada lanjutan hadis tersebut: 'dan ia berjalan kaki serta tidak berkendara'.."
📌 Bagaimana mandinya..?
● Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
"Siapa yang mandi di hari Jum'at seperti mandi junub, kemudian dia berangkat (menuju sholat) Jum'at (di waktu pertama) maka seperti berkurban unta.."
(HR. Al Bukhari 881 - Muslim 850)
📌 Penjelasan para ulama :
"Mandi Jum’at disyari’atkan bagi orang yang menghadiri sholat Jum’at dan bukan karena hari tersebut adalah hari Jum’at.."
(Ar Roudhotun Nadiyah)
maka wanita atau anak-anak yang tidak punya kewajiban untuk sholat Jum’at, tidak terkena perintah ini (mandi Jum'at).
wallaahu ta'ala a'lam
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/75389
Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang mandi dan memandikan (mandi Jum'at), berangkat paling awal dan mendapati awal khutbah, berjalan kaki dan tidak berkendara, mendekat kepada imam lalu menyimak khutbah serta tidak berbuat sia-sia; maka dari setiap langkah kakinya ia mendapatkan pahala amalan satu tahun: yaitu puasa (di siang hari) dan sholat malamnya..”
(HR. Abu Dawud no. 345, At-Tirmidzi no. 496, An-Nasa'i no. 1381, Ibnu Majah no. 1087 dan Ahmad no. 16218)
Status Hadist: Shohih menurut Syaikh Al-Albani rohimahullah dalam Shohih Sunan Abi Dawud.
📌 Penjelasan sebagian ulama terkait kata غَسَّلَ وَاغْتَسَلَ (mandi dan memandikan) dan ungkapan setelahnya yang merupakan bentuk pengulangan untuk ta'kiid / penegasan dan mubalaghoh) :
1. Kutipan Imam Al-Khattabi rohimahullah dalam kitab: Ma'alim al-Sunan (Jilid 1, hlm. 108–109)
"Para ulama berbeda pendapat mengenai makna kedua kata tersebut (ghosala wa aghtasala, bakkaro wa ibtakaro). Di antara mereka ada yang berpendapat bahwa ini termasuk pengulangan (takrir) yang dimaksudkan untuk penegasan (ta'kiid) .. Tidakkah engkau memperhatikan bahwa beliau bersabda dalam hadis ini: 'dan ia berjalan kaki serta tidak berkendara', padahal makna keduanya sama..! Pendapat inilah yang dipegang oleh Al-Athram.."
2. Kutipan Imam Ibnul Jawzi rohimahullah dalam kitab: Kashf al-Musykil min Hadith al-Shahihain / Al-Mughni 'an al-Hifzh wa al-Kitab
"Dan dikatakan pula: Keduanya bermakna sama, dan hanyalah disebutkan secara bersamaan sebagai bentuk penegasan (ta'kiid) serta penyampaian yang sangat kuat (mubalaghoh) dalam mengimbau pelaksanaan mandi dan bersegera (ke masjid), sebagaimana beliau bersabda pada lanjutan hadis tersebut: 'dan ia berjalan kaki serta tidak berkendara'.."
📌 Bagaimana mandinya..?
● Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
"Siapa yang mandi di hari Jum'at seperti mandi junub, kemudian dia berangkat (menuju sholat) Jum'at (di waktu pertama) maka seperti berkurban unta.."
(HR. Al Bukhari 881 - Muslim 850)
📌 Penjelasan para ulama :
"Mandi Jum’at disyari’atkan bagi orang yang menghadiri sholat Jum’at dan bukan karena hari tersebut adalah hari Jum’at.."
(Ar Roudhotun Nadiyah)
maka wanita atau anak-anak yang tidak punya kewajiban untuk sholat Jum’at, tidak terkena perintah ini (mandi Jum'at).
wallaahu ta'ala a'lam
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/75389
Bbg-Alilmu
Rangkaian Keutamaan Sholat Jum'at
Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang mandi dan memandikan (mandi Jum'at), berangkat paling awal
BBG AL ILMU - Menebar Cahaya Sunnah
PAHALA SATU TAHUN PUASA DAN SHOLAT MALAM Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang mandi dan memandikan (mandi Jum'at), berangkat paling awal dan mendapati awal khutbah, berjalan kaki dan tidak berkendara, mendekat kepada imam lalu…
RANGKAIAN AMALAN YANG MENDATANGKAN PAHALA SATU TAHUN PUASA DAN SHOLAT MALAM
Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam bersabda,
"Barangsiapa yang :
- mandi pada hari Jum'at dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu
- ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan mendapati khutbah pertama, lalu
- ia mendekat pada imam,
- mendengar khutbah serta diam,
maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa (di siang hari) dan sholat malam setahun.."
(HR. At Tirmidzi no. 496)
Status hadits : Shohih menurut Syaikh Al-Albani rohimahullah dalam :
- shohih Sunan At-Tirmidzi (No. 496)
- shohih Al-Jaami' Ash-Shoghiir (No. 6405)
- shohih At-Targhiib wa At-Tarhiib (No. 687)
📌 Syaikh Prof. Dr. Abdussalam bin Muhammad Asy-Syuwai'ir hafizhohullah menjelaskan,
"Lihat sholat fardhu, dalam hadits Abu Hurairah rodhiyallahu 'anhu di Ash-Shohihain (Shohih Al Bukhari dan Muslim), bahwa Nabi shollallaahu 'alayhi wasallam bersabda,
'Barangsiapa berwudu di rumahnya lalu keluar untuk sholat, tidak ada yang membuatnya keluar selain sholat, maka dari setiap langkahnya ia mendapat satu kebaikan dan dihapuskan satu keburukannya..'
Hanya itu.
Sedangkan untuk sholat Jum'at .. setiap langkah berpahala satu tahun puasa beserta sholat malamnya..!
Lihat perbedaannya..!
Oleh karena itulah sebagian ulama merasa takjub dengan keutamaan yang sangat besar ini atas amalan yang tergolong sedikit.."
====
📌 Bagaimana mandinya..?
● Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
"Siapa yang mandi di hari Jum'at seperti mandi junub, kemudian dia berangkat (menuju sholat) Jum'at (di waktu pertama) maka seperti berkurban unta.."
(HR. Al Bukhari 881 - Muslim 850)
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/75389
.
Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam bersabda,
"Barangsiapa yang :
- mandi pada hari Jum'at dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu
- ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan mendapati khutbah pertama, lalu
- ia mendekat pada imam,
- mendengar khutbah serta diam,
maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa (di siang hari) dan sholat malam setahun.."
(HR. At Tirmidzi no. 496)
Status hadits : Shohih menurut Syaikh Al-Albani rohimahullah dalam :
- shohih Sunan At-Tirmidzi (No. 496)
- shohih Al-Jaami' Ash-Shoghiir (No. 6405)
- shohih At-Targhiib wa At-Tarhiib (No. 687)
📌 Syaikh Prof. Dr. Abdussalam bin Muhammad Asy-Syuwai'ir hafizhohullah menjelaskan,
"Lihat sholat fardhu, dalam hadits Abu Hurairah rodhiyallahu 'anhu di Ash-Shohihain (Shohih Al Bukhari dan Muslim), bahwa Nabi shollallaahu 'alayhi wasallam bersabda,
'Barangsiapa berwudu di rumahnya lalu keluar untuk sholat, tidak ada yang membuatnya keluar selain sholat, maka dari setiap langkahnya ia mendapat satu kebaikan dan dihapuskan satu keburukannya..'
Hanya itu.
Sedangkan untuk sholat Jum'at .. setiap langkah berpahala satu tahun puasa beserta sholat malamnya..!
Lihat perbedaannya..!
Oleh karena itulah sebagian ulama merasa takjub dengan keutamaan yang sangat besar ini atas amalan yang tergolong sedikit.."
====
📌 Bagaimana mandinya..?
● Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
"Siapa yang mandi di hari Jum'at seperti mandi junub, kemudian dia berangkat (menuju sholat) Jum'at (di waktu pertama) maka seperti berkurban unta.."
(HR. Al Bukhari 881 - Muslim 850)
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/75389
.
JAUHKAN DIRIMU DARI TEMAN YANG BURUK
Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam bersabda,
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيْرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيْحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيْرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيْحًا خَبِيْثَةً
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya .. sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap..”
(HR. AL Bukhari 5534 dan Muslim 2628)
📌 Mutharrif bin Abdillah rohimahumallah berkata,
"Teman yang sholeh lebih baik dari menyendiri .. dan menyendiri lebih baik dari teman yang tak baik.."
(Az Zuhd - 1365)
✍
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/75405
Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam bersabda,
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيْرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيْحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيْرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيْحًا خَبِيْثَةً
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya .. sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap..”
(HR. AL Bukhari 5534 dan Muslim 2628)
📌 Mutharrif bin Abdillah rohimahumallah berkata,
"Teman yang sholeh lebih baik dari menyendiri .. dan menyendiri lebih baik dari teman yang tak baik.."
(Az Zuhd - 1365)
✍
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/75405
Bbg-Alilmu
Jauhkan Dirimu Dari Teman Yang Buruk
Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam bersabda, مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيْرِ ، فَحَامِلُ
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1800
.
Akibat Dari Meremehkan Orang Lain & Menolak Kebenaran
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
.
Akibat Dari Meremehkan Orang Lain & Menolak Kebenaran
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
GHIBAH TAKJUB
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata,
“Diantara mereka ada yang melakukan ghibah dengan gaya takjub..
Ia berkata,
– ‘aku heran sama si fulan, kok bisa dia melakukan itu..’
– ‘si fulan bisa ya jatuh kepada kesalahan itu..’
Diantara mereka ada juga yang melakukan ghibah dengan gaya sedih..
Ia berkata, ‘kasihan si fulan, sedih saya terhadap apa yang dia lakukan..’
Orang yang mendengarnya menyangka bahwa ia lakukan itu karena iba.
Padahal hatinya merasa puas. Bahkan jika ia mampu ia lakukan lebih dari itu. Terkadang sengaja ia ucapkan di hadapan musuhnya agar mereka merasa puas.
Ini adalah termasuk penyakit hati yang paling besar dan menipu Allah dan makhluk-Nya..”
(Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyah 28/237)
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/75419
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata,
“Diantara mereka ada yang melakukan ghibah dengan gaya takjub..
Ia berkata,
– ‘aku heran sama si fulan, kok bisa dia melakukan itu..’
– ‘si fulan bisa ya jatuh kepada kesalahan itu..’
Diantara mereka ada juga yang melakukan ghibah dengan gaya sedih..
Ia berkata, ‘kasihan si fulan, sedih saya terhadap apa yang dia lakukan..’
Orang yang mendengarnya menyangka bahwa ia lakukan itu karena iba.
Padahal hatinya merasa puas. Bahkan jika ia mampu ia lakukan lebih dari itu. Terkadang sengaja ia ucapkan di hadapan musuhnya agar mereka merasa puas.
Ini adalah termasuk penyakit hati yang paling besar dan menipu Allah dan makhluk-Nya..”
(Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyah 28/237)
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/75419
Bbg-Alilmu
Ghibah Takjub
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata, “Diantara mereka ada yang melakukan ghibah dengan gaya takjub..
DZIKIR PENGHAPUS DOSA MESKIPUN SEBANYAK BUIH DI LAUTAN DAN SEBANYAK DAUN KERING YANG BERGUGURAN
dzikir mutlak yang bisa dibaca kapan saja dan bisa dibaca berulang-ulang.
dzikir mutlak yang bisa dibaca kapan saja dan bisa dibaca berulang-ulang.
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1801
.
Isbal Adalah Salah Satu Bentuk Kesombongan
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
.
Isbal Adalah Salah Satu Bentuk Kesombongan
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
PANDUAN RINGKAS DALAM INTERAKSI SOSIAL
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata,
Muamalah dengan dengan orang lain (yang benar) adalah engkau bermuamalah dengan mereka karena Allah.
● Engkau mengharapkan pahala kepada Allah dalam bermuamalah dengan mereka, dan tidak berharap kepada mereka dalam bermuamalah dengan Allah.
● Engkau takut kepada Allah dalam bermuamalah dengan mereka, dan tidak takut kepada mereka dalam bermuamalah dengan Allah.
● Engkau berbuat baik kepada mereka dalam rangka mengharap pahala Allah, bukan balasan dari mereka.
● Engkau tidak berbuat zholim kepada mereka karena takut kepada Allah, bukan karena takut kepada mereka.
( Majmu’ Fatawa - 1/51 )
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/61037
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata,
Muamalah dengan dengan orang lain (yang benar) adalah engkau bermuamalah dengan mereka karena Allah.
● Engkau mengharapkan pahala kepada Allah dalam bermuamalah dengan mereka, dan tidak berharap kepada mereka dalam bermuamalah dengan Allah.
● Engkau takut kepada Allah dalam bermuamalah dengan mereka, dan tidak takut kepada mereka dalam bermuamalah dengan Allah.
● Engkau berbuat baik kepada mereka dalam rangka mengharap pahala Allah, bukan balasan dari mereka.
● Engkau tidak berbuat zholim kepada mereka karena takut kepada Allah, bukan karena takut kepada mereka.
( Majmu’ Fatawa - 1/51 )
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/61037
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1802
.
Ancaman Berat Bagi Pelaku Isbal
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
.
Ancaman Berat Bagi Pelaku Isbal
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى