Ayatullah Agung Khamenei ra:
βBahwa Allah Yang Mahatinggi menganugerahkan kepada Anda taufik dan pertolongan untuk menemukan pasangan hidup yang baik merupakan salah satu nikmat Ilahi yang terbesar.
Nikmat ini harus disyukuri. Bentuk syukur atas nikmat ini adalah dengan sepenuhnya mematuhi tata cara yang telah Allah tetapkan bagi keluarga, bagi istri, dan bagi suami, serta menjalankan akhlak keluarga yang telah ditetapkan dalam Islam.
Hargailah kehidupan berumah tangga ini; berusahalah - insya Allah - untuk menjadikan kehidupan ini semakin Islami dari hari ke hari.β
π 4 Agustus 2019
β Telegram.me/cinta_islam
βBahwa Allah Yang Mahatinggi menganugerahkan kepada Anda taufik dan pertolongan untuk menemukan pasangan hidup yang baik merupakan salah satu nikmat Ilahi yang terbesar.
Nikmat ini harus disyukuri. Bentuk syukur atas nikmat ini adalah dengan sepenuhnya mematuhi tata cara yang telah Allah tetapkan bagi keluarga, bagi istri, dan bagi suami, serta menjalankan akhlak keluarga yang telah ditetapkan dalam Islam.
Hargailah kehidupan berumah tangga ini; berusahalah - insya Allah - untuk menjadikan kehidupan ini semakin Islami dari hari ke hari.β
π 4 Agustus 2019
β Telegram.me/cinta_islam
β€11π5
Kajian Mahdawiyah (30) | Sifat-sifat Imam Zaman (as)β¦
https://id.hawzahnews.com/news/377095/Kajian-Mahdawiyah-30-Sifat-sifat-Imam-Zaman-as-dalam-Doa-doa
https://id.hawzahnews.com/news/377095/Kajian-Mahdawiyah-30-Sifat-sifat-Imam-Zaman-as-dalam-Doa-doa
Hawza kantor berita
Kajian Mahdawiyah (30) | Sifat-sifat Imam Zaman (as) dalam Doa-doa
Hawzah/ Memperhatikan sifat-sifat dan karakteristik Imam Zaman β semoga Allah segera memudahkan kemunculannya β dapat memperkuat hubungan yang lebih erat dan lebih baik dengan beliau.
β€βπ₯4
"ΩΩΩΨ§Ψͺ Ω
ΩΨ§ Ψ§ΩΨ°ΩΨ©"
(Sungguh jauh dari kami kehinaan)
Syahid Ayatullah Sayyid Ali Khamenei ra:
"Imam Husain 'alaihis-salam harus selamanya tetap menjadi panji kebenaran; panji kebenaran tidak akan dapat berada di barisan kebatilan dan menerima warna kebatilan.
Karena itulah Imam Husain 'alaihis-salam berseru: "ΩΩΩΨ§Ψͺ Ω ΩΨ§ Ψ§ΩΨ°ΩΨ©"
(Sungguh jauh dari kami kehinaan). Gerakan Imam Husain adalah gerakan kemuliaan."
π29 Maret 2002.
β Telegram.me/cinta_islam
(Sungguh jauh dari kami kehinaan)
Syahid Ayatullah Sayyid Ali Khamenei ra:
"Imam Husain 'alaihis-salam harus selamanya tetap menjadi panji kebenaran; panji kebenaran tidak akan dapat berada di barisan kebatilan dan menerima warna kebatilan.
Karena itulah Imam Husain 'alaihis-salam berseru: "ΩΩΩΨ§Ψͺ Ω ΩΨ§ Ψ§ΩΨ°ΩΨ©"
(Sungguh jauh dari kami kehinaan). Gerakan Imam Husain adalah gerakan kemuliaan."
π29 Maret 2002.
β Telegram.me/cinta_islam
β€10β€βπ₯3
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Imam Husain as bergerak untuk menjalankan taklif Ilahi.
β€7β€βπ₯2
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Perbedaan antara Izin Rahbar dan Pendapat Rahbar.
π―7β€4π2
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Beginilah reaksi rakyat Iran ketika memiliki kesempatan melihat pemimpinnya dari dekat.
β€βπ₯21
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Anak kecil putra seorang Syahid Ini menjelaskan bagaimana kesabaran Sayyidah Zaenab as.
π14π’1
Imam al-Baqir βalaihis salam:
γPerintahkanlah pengikut-pengikut kami untuk berziarah ke makam Husain (βalaihis salam), karena sesungguhnya mendatanginya (berziarah kepadanya) akan menambah rezeki, memanjangkan umur, dan menolak bala-bala keburukan. Dan mendatanginya (ziarah) itu diwajibkan atas setiap mukmin yang mengakui kepemimpinan (imamah) Husain dari sisi Allah.γ
πTahdzib al-Ahkam, jilid 6, halaman 121
β Telegram.me/cinta_islam
γPerintahkanlah pengikut-pengikut kami untuk berziarah ke makam Husain (βalaihis salam), karena sesungguhnya mendatanginya (berziarah kepadanya) akan menambah rezeki, memanjangkan umur, dan menolak bala-bala keburukan. Dan mendatanginya (ziarah) itu diwajibkan atas setiap mukmin yang mengakui kepemimpinan (imamah) Husain dari sisi Allah.γ
πTahdzib al-Ahkam, jilid 6, halaman 121
β Telegram.me/cinta_islam
Telegram
Cinta_Islam_313
Islam mengajarkan kita agar Tegas tapi tidak Kasar, Lembut tapi tidak Lemah, Dermawan tapi tidak Mubadzir/Berlebihan, Berhemat tapi tidak Kikir, Berani tapi tidak Tanpa Perhitungan(ngawur), Waspada tapi tidak Takut.
@cinta_islam
telegram.me/cinta_islam
@cinta_islam
telegram.me/cinta_islam
β€9β€βπ₯4
Cinta_Islam_313
Photo
Ayatullah Mahfouzi berkata:
Sayyidusy Syuhada, Imam Husain as, dalam khutbah terakhir beliau menyampaikan dengan ungkapan yang fasih dan jelas peringatan kepada musuh-musuhnya agar tidak terpedaya oleh dunia dan tidak tertipu oleh gemerlapnya. Dari catatan para sejarawan dapat dipahami bahwa tidak lama setelah menyampaikan khutbah yang penuh semangat ini, beliau mencapai kesyahidan.
Isi khutbah tersebut adalah sebagai berikut:
βWahai hamba-hamba Allah! Bertakwalah kepada Allah dan berhati-hatilah terhadap dunia. Seandainya dunia ini kekal bagi seseorang, atau ada manusia yang dapat hidup abadi di dalamnya, maka para nabi Allah-lah yang paling berhak untuk tetap tinggal, paling pantas memperoleh keridaan dan kebahagiaan, serta paling rela terhadap ketetapan Allah. Namun Allah Yang Mahatinggi menciptakan dunia sebagai tempat ujian dan cobaan, dan menjadikan para penghuninya untuk menuju kefanaan (kematian).
Segala sesuatu yang baru di dunia ini akan menjadi usang; kenikmatannya akan lenyap; dan kegembiraannya akan berubah menjadi kepahitan. Dunia bukanlah tempat untuk menetap, melainkan tempat untuk mempersiapkan bekal perjalanan. Maka ambillah bekal, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada Allah agar kalian memperoleh keberuntungan.β
Diambil dari buku Imam Husain dan Asyura.
β Telegram.me/cinta_islam
Sayyidusy Syuhada, Imam Husain as, dalam khutbah terakhir beliau menyampaikan dengan ungkapan yang fasih dan jelas peringatan kepada musuh-musuhnya agar tidak terpedaya oleh dunia dan tidak tertipu oleh gemerlapnya. Dari catatan para sejarawan dapat dipahami bahwa tidak lama setelah menyampaikan khutbah yang penuh semangat ini, beliau mencapai kesyahidan.
Isi khutbah tersebut adalah sebagai berikut:
βWahai hamba-hamba Allah! Bertakwalah kepada Allah dan berhati-hatilah terhadap dunia. Seandainya dunia ini kekal bagi seseorang, atau ada manusia yang dapat hidup abadi di dalamnya, maka para nabi Allah-lah yang paling berhak untuk tetap tinggal, paling pantas memperoleh keridaan dan kebahagiaan, serta paling rela terhadap ketetapan Allah. Namun Allah Yang Mahatinggi menciptakan dunia sebagai tempat ujian dan cobaan, dan menjadikan para penghuninya untuk menuju kefanaan (kematian).
Segala sesuatu yang baru di dunia ini akan menjadi usang; kenikmatannya akan lenyap; dan kegembiraannya akan berubah menjadi kepahitan. Dunia bukanlah tempat untuk menetap, melainkan tempat untuk mempersiapkan bekal perjalanan. Maka ambillah bekal, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada Allah agar kalian memperoleh keberuntungan.β
Diambil dari buku Imam Husain dan Asyura.
β Telegram.me/cinta_islam
Telegram
Cinta_Islam_313
Islam mengajarkan kita agar Tegas tapi tidak Kasar, Lembut tapi tidak Lemah, Dermawan tapi tidak Mubadzir/Berlebihan, Berhemat tapi tidak Kikir, Berani tapi tidak Tanpa Perhitungan(ngawur), Waspada tapi tidak Takut.
@cinta_islam
telegram.me/cinta_islam
@cinta_islam
telegram.me/cinta_islam
β€βπ₯6β€5π1
Ayatullah Sayyid Fatiminiya ra berkata:
βKita bukanlah orang yang mencuri, melakukan riba, atau meminum minuman keras. Lalu dari mana sebenarnya masalah dalam kehidupan kita berasal?
Masalah kebanyakan dari kita berasal dari lisan kita sendiri.
Ketika di rumah, karena suatu persoalan sepele, engkau menyakiti hati anak atau pasanganmu dengan ucapan yang kasar dan sikap yang keras, apakah engkau menyadari bahwa dirimu sedang menghalangi diri sendiri dari keberkahan Allah?
Kita berlindung kepada Allah dari keburukan lisan ini.β
β Telegram.me/cinta_islam
βKita bukanlah orang yang mencuri, melakukan riba, atau meminum minuman keras. Lalu dari mana sebenarnya masalah dalam kehidupan kita berasal?
Masalah kebanyakan dari kita berasal dari lisan kita sendiri.
Ketika di rumah, karena suatu persoalan sepele, engkau menyakiti hati anak atau pasanganmu dengan ucapan yang kasar dan sikap yang keras, apakah engkau menyadari bahwa dirimu sedang menghalangi diri sendiri dari keberkahan Allah?
Kita berlindung kepada Allah dari keburukan lisan ini.β
β Telegram.me/cinta_islam
β€15β€βπ₯3
Ayatullah Javidan berkata:
βPada bulan Muharam, seseorang (laki-laki ataupun perempuan) harus benar-benar menjaga pandangannya. Telah diriwayatkan bahwa setiap pandangan kepada non-muhrim yang tidak diperbolehkan merupakan anak panah beracun dari anak panah-anak panah setan.
Jika seseorang mampu menjaga matanya dengan sungguh-sungguh, maka ia akan dapat menangisi Imam Husain as dengan sebenar-benarnya.
Terkadang seseorang menangis, tetapi hatinya belum benar-benar terbakar oleh duka dan kecintaan. Namun jika hati itu telah terbakar, lalu ia menangis, maka tangisan itulah yang memiliki nilai dan harga di sisi Allah.β
β Telegram.me/cinta_islam
βPada bulan Muharam, seseorang (laki-laki ataupun perempuan) harus benar-benar menjaga pandangannya. Telah diriwayatkan bahwa setiap pandangan kepada non-muhrim yang tidak diperbolehkan merupakan anak panah beracun dari anak panah-anak panah setan.
Jika seseorang mampu menjaga matanya dengan sungguh-sungguh, maka ia akan dapat menangisi Imam Husain as dengan sebenar-benarnya.
Terkadang seseorang menangis, tetapi hatinya belum benar-benar terbakar oleh duka dan kecintaan. Namun jika hati itu telah terbakar, lalu ia menangis, maka tangisan itulah yang memiliki nilai dan harga di sisi Allah.β
β Telegram.me/cinta_islam
π8β€4β€βπ₯4