AKHLAK BURUK PARA PEKERJA DI MESJID RAYA AL JABAR BANDUNG
Setelah magrib berangkat dari jatinangor rencana langsung mau ke ciparay. Berangkat 2 mobil namun di tengah jalan memutuskan untuk singgah sholat Isya ke Mesjid megah Al Jabar di kota bandung.
Sampai di pintu masuk di kasih karcis parkir. Dari jauh sudah begitu kagum dengan keindahan Mesjid yang penuh dengan cahaya indah. Wajar sih Parkiran susah di cari karna ada ratusan mobil yang parkir. Udah bayangin ada ribuan orang yang akan sholat berjamaah di dalam.
Setelah keliling akhirnya nemu tempat parkir dan ada petugas parkir pakai rompi di dalam. Keluar mobil langsung di minta uang "seikhlasnya" karna udah bantu kasih aba aba parkir. Kasih 2 ribu nggak mau.
Lah katanya ikhlas.
Kasih 5 ribu masih melengos akhirnya petugas bilang 10 ribu.
Saya kasih aja. Karna udah adzan isya dan mau buru2 biar bisa jamaah bergegas deh ke Mesjid.
Sampai di pelataran jinjing sepatu ke tempat penitipan.
Ternyata petugas nggak mau terima suruh masukin ke plastik. Balik lagi beli plastik yang di jual sebelum pelataran seharga 5 ribu. Akhirnya bisa titip sepatu dan di kasih nomor.
0Sebelum ambil wudhu kami mau ke toilet dulu. Baru masuk toilet udah di gedor2 petugas sambil ngomong pakai TOA keras banget "di toilet jangan lama-lama" .
Belum juga mulai kesal akhirnya keluar aja dan langsung ke tempat wudhu.
Tempat wudhu besar dan sepi. Langsung naik ke atas ternyata yang jamaah hanya beberapa saf aja. Bahkan hingga jamaah selesai.
Lanjut ke tempat titip sepatu. Ternyata sepatu saya nggak di temukan. Sekitar 30 menit menunggu akhirnya saya tanya ke petugasnya. Padahal tanya baik2 petugas nya nyolot bilang kalau sepatu saya mungkin bukan di sini tapi di tempat sepatu wanita. Bahkan petugas lain dengan kata kata nggak enak Saya di suruh cari di tempat lain.
Emangnya saya pikun lupa letak sepatu di mana. Saya tegaskan kalau saya titip di sini dan ini nomornya. Akhir petugas lain bantuin. Ternyata sepatunya ada di bawah kaki dia.
Balik ke parkiran mobil ternyata petugas parkir udah beda lagi orangnya namun masih pakai rompi yang sama. Dan minta lagi 10 ribu "seikhlasnya"
Karna malas debat saya kasih 10 ribu. Saya di pintu keluar bayar parkir lagi 5 ribu. Waktu saya saya bilang udah bayar 2 kali 10 ribu di dalam petugasnya hanya senyum senyum aja.
Karna di luar macet ada satu petugas pakai rompi yang bantu keluar. Sambil ngulurkan tangannya minta seikhlasnya lagi.
Karna udah kesal saya nggak kasih.
Saya mengagumi keindahan Mesjidnya tapi sayang ternoda oleh petugasnya.
Pantang lihat plat mobil beda..mesjid harusnya menjadi tempat yang aman bagi siapapun dan bukan tempat untuk melakukan pemerasan secara halus, sungguh buruk pelayanannya dan memalukan !
Sumber :
https://twitter.com/petanirumah/status/1778957479168340236?t=CTA_nqKPiTXXcoynKBk-Ow&s=19
Setelah magrib berangkat dari jatinangor rencana langsung mau ke ciparay. Berangkat 2 mobil namun di tengah jalan memutuskan untuk singgah sholat Isya ke Mesjid megah Al Jabar di kota bandung.
Sampai di pintu masuk di kasih karcis parkir. Dari jauh sudah begitu kagum dengan keindahan Mesjid yang penuh dengan cahaya indah. Wajar sih Parkiran susah di cari karna ada ratusan mobil yang parkir. Udah bayangin ada ribuan orang yang akan sholat berjamaah di dalam.
Setelah keliling akhirnya nemu tempat parkir dan ada petugas parkir pakai rompi di dalam. Keluar mobil langsung di minta uang "seikhlasnya" karna udah bantu kasih aba aba parkir. Kasih 2 ribu nggak mau.
Lah katanya ikhlas.
Kasih 5 ribu masih melengos akhirnya petugas bilang 10 ribu.
Saya kasih aja. Karna udah adzan isya dan mau buru2 biar bisa jamaah bergegas deh ke Mesjid.
Sampai di pelataran jinjing sepatu ke tempat penitipan.
Ternyata petugas nggak mau terima suruh masukin ke plastik. Balik lagi beli plastik yang di jual sebelum pelataran seharga 5 ribu. Akhirnya bisa titip sepatu dan di kasih nomor.
0Sebelum ambil wudhu kami mau ke toilet dulu. Baru masuk toilet udah di gedor2 petugas sambil ngomong pakai TOA keras banget "di toilet jangan lama-lama" .
Belum juga mulai kesal akhirnya keluar aja dan langsung ke tempat wudhu.
Tempat wudhu besar dan sepi. Langsung naik ke atas ternyata yang jamaah hanya beberapa saf aja. Bahkan hingga jamaah selesai.
Lanjut ke tempat titip sepatu. Ternyata sepatu saya nggak di temukan. Sekitar 30 menit menunggu akhirnya saya tanya ke petugasnya. Padahal tanya baik2 petugas nya nyolot bilang kalau sepatu saya mungkin bukan di sini tapi di tempat sepatu wanita. Bahkan petugas lain dengan kata kata nggak enak Saya di suruh cari di tempat lain.
Emangnya saya pikun lupa letak sepatu di mana. Saya tegaskan kalau saya titip di sini dan ini nomornya. Akhir petugas lain bantuin. Ternyata sepatunya ada di bawah kaki dia.
Balik ke parkiran mobil ternyata petugas parkir udah beda lagi orangnya namun masih pakai rompi yang sama. Dan minta lagi 10 ribu "seikhlasnya"
Karna malas debat saya kasih 10 ribu. Saya di pintu keluar bayar parkir lagi 5 ribu. Waktu saya saya bilang udah bayar 2 kali 10 ribu di dalam petugasnya hanya senyum senyum aja.
Karna di luar macet ada satu petugas pakai rompi yang bantu keluar. Sambil ngulurkan tangannya minta seikhlasnya lagi.
Karna udah kesal saya nggak kasih.
Saya mengagumi keindahan Mesjidnya tapi sayang ternoda oleh petugasnya.
Pantang lihat plat mobil beda..mesjid harusnya menjadi tempat yang aman bagi siapapun dan bukan tempat untuk melakukan pemerasan secara halus, sungguh buruk pelayanannya dan memalukan !
Sumber :
https://twitter.com/petanirumah/status/1778957479168340236?t=CTA_nqKPiTXXcoynKBk-Ow&s=19
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bersama gemuruh takbir yang menggema di ufuk langit, mari kita sambut Idul Fitri 1445H dengan hati yang penuh syukur dan kebahagiaan. Di saat ini, mari kita tenggelam dalam aroma harum ketulusan, membiarkan sinar kebaikan menyinari setiap sudut hati kita.
Sungguh, setiap langkah kita dalam meraih kemenangan ini adalah anugerah yang patut disyukuri. Namun, di tengah kebahagiaan ini, janganlah kita lupakan kepada mereka yang masih berjuang melawan keterbatasan dan kekurangan. Mari kita tatap mereka dengan mata penuh empati, dan hamparkan tangan kita untuk berbagi kebaikan.
Sedekah nasi Jumat dan donasi pendidikan adalah dua jalur kebaikan yang siap kita tempuh. Mulai dari sekecil apapun sumbangan yang kita berikan, ia akan menjadi titik terang bagi mereka yang membutuhkan. Kita bisa memulainya dari Rp 10.000,-, sebuah jumlah yang mungkin tak seberapa di kantong kita, namun mampu membawa harapan besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkannya.
Mari kita jadikan Idul Fitri ini sebagai momen refleksi, di mana kita menatap ke belakang dengan rasa syukur, dan menatap ke depan dengan semangat untuk terus berbuat kebaikan. Kita tidak akan pernah kehabisan alasan untuk berbagi, karena setiap tindakan kebaikan yang kita lakukan akan mengembalikan kebaikan kepada kita dengan lipat ganda.
Selamat Idul Fitri, semoga cahaya kebahagiaan dan keberkahan senantiasa menyertai langkah kita semua. Mari terus berbagi, terus berkontribusi, dan terus memberikan yang terbaik bagi sesama. Taqabbalallahu minna wa minkum. Aamiin."
Yuks alirkan kebaikan terus menerus, bisa kita mulai dengan hanya Rp 10.000,- saja.
🌟 Cara Berpartisipasi 🌟
✅Donasikan sedekahmu ke
Rekening BNI
🏧 0582588848
Rekening MANDIRI
🏧 1230010987552
Rekening BCA
🏧 7420274496
Rekening BSI
🏧 7038046947
a/n Rizqi Awal
Bank Jago Syariah
🏧 503105128930
a/n RIZCI AWAL.
Konfirmasi: bit.ly/yuksedekahnasi
.
.
Office:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat
Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
.
.
🎁 Bagikan Berkah Ini 🎁
Setiap orang bisa ikut serta dalam promosi ini! Bagikan pesan ini kepada keluarga, teman, dan rekan kerja Anda untuk mendorong lebih banyak partisipasi dalam kegiatan berinfak ini. Bersama-sama, kita dapat mengubah hidup dan membantu mereka yang membutuhkan.
Wassalammualaikum wr wb
Bersama gemuruh takbir yang menggema di ufuk langit, mari kita sambut Idul Fitri 1445H dengan hati yang penuh syukur dan kebahagiaan. Di saat ini, mari kita tenggelam dalam aroma harum ketulusan, membiarkan sinar kebaikan menyinari setiap sudut hati kita.
Sungguh, setiap langkah kita dalam meraih kemenangan ini adalah anugerah yang patut disyukuri. Namun, di tengah kebahagiaan ini, janganlah kita lupakan kepada mereka yang masih berjuang melawan keterbatasan dan kekurangan. Mari kita tatap mereka dengan mata penuh empati, dan hamparkan tangan kita untuk berbagi kebaikan.
Sedekah nasi Jumat dan donasi pendidikan adalah dua jalur kebaikan yang siap kita tempuh. Mulai dari sekecil apapun sumbangan yang kita berikan, ia akan menjadi titik terang bagi mereka yang membutuhkan. Kita bisa memulainya dari Rp 10.000,-, sebuah jumlah yang mungkin tak seberapa di kantong kita, namun mampu membawa harapan besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkannya.
Mari kita jadikan Idul Fitri ini sebagai momen refleksi, di mana kita menatap ke belakang dengan rasa syukur, dan menatap ke depan dengan semangat untuk terus berbuat kebaikan. Kita tidak akan pernah kehabisan alasan untuk berbagi, karena setiap tindakan kebaikan yang kita lakukan akan mengembalikan kebaikan kepada kita dengan lipat ganda.
Selamat Idul Fitri, semoga cahaya kebahagiaan dan keberkahan senantiasa menyertai langkah kita semua. Mari terus berbagi, terus berkontribusi, dan terus memberikan yang terbaik bagi sesama. Taqabbalallahu minna wa minkum. Aamiin."
Yuks alirkan kebaikan terus menerus, bisa kita mulai dengan hanya Rp 10.000,- saja.
🌟 Cara Berpartisipasi 🌟
✅Donasikan sedekahmu ke
Rekening BNI
🏧 0582588848
Rekening MANDIRI
🏧 1230010987552
Rekening BCA
🏧 7420274496
Rekening BSI
🏧 7038046947
a/n Rizqi Awal
Bank Jago Syariah
🏧 503105128930
a/n RIZCI AWAL.
Konfirmasi: bit.ly/yuksedekahnasi
.
.
Office:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat
Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
.
.
🎁 Bagikan Berkah Ini 🎁
Setiap orang bisa ikut serta dalam promosi ini! Bagikan pesan ini kepada keluarga, teman, dan rekan kerja Anda untuk mendorong lebih banyak partisipasi dalam kegiatan berinfak ini. Bersama-sama, kita dapat mengubah hidup dan membantu mereka yang membutuhkan.
Wassalammualaikum wr wb
WhatsApp.com
Lulu khoiruummahjakpus
Business Account
Assalammualaikum wr wb
Dalam perkataan yang penuh makna dari Sufyan bin Uyainah rahimahullah,
"Orang yang cerdas bukanlah orang yang mengetahui kebaikan dan kejelekan, melainkan orang yang mengetahui kebaikan kemudian dia ikuti dan mengetahui kejelekan kemudian dia jauhi."
Beliau mengingatkan kita tentang hakikat kecerdasan sejati. Kecerdasan bukan sekadar mengetahui kebaikan dan kejelekan, melainkan kemampuan untuk memilih dan bertindak selaras dengan pengetahuan tersebut.
Orang yang cerdas adalah mereka yang menindaklanjuti pengetahuannya dengan mengamalkan kebaikan dan menjauhi kejahatan. Mereka tidak terpaku pada teori dan pengetahuan, tetapi menerapkannya dalam kehidupan nyata.
Kecerdasan sejati ini mengantarkan kita pada jalan yang diberkahi, jalan yang penuh kebaikan dan keberkahan. Salah satu wujud nyata dari kecerdasan ini adalah kepedulian terhadap sesama.
Sedekah nasi jumat dan biaya pengelolaan pendidikan siswa dhuafa dan yatim penghafal quran merupakan salah satu bentuk nyata dari kepedulian tersebut. Dengan membantu mereka yang membutuhkan, kita tidak hanya menebar kebaikan, tetapi juga menanam investasi untuk masa depan yang lebih cerah.
Marilah kita bersama-sama mengalirkan kebaikan secara berkelanjutan. Hanya dengan Rp 10.000,-, kita dapat memberikan bantuan yang berarti bagi mereka yang membutuhkan.
Bagaimana cara berpartisipasi?
Mudah sekali! Anda dapat mentransfer donasi ke salah satu rekening berikut:
- Rekening BNI: 0582588848 a/n Rizqi Awal
- Rekening MANDIRI: 1230010987552 a/n Rizqi Awal
- Rekening BCA: 7420274496 a/n Rizqi Awal
- Rekening BSI: 7038046947 a/n Rizqi Awal
- Bank Jago Syariah: 503105128930 a/n RIZCI AWAL.
Jangan lupa untuk konfirmasi donasi Anda di bit.ly/yuksedekahnasi.
Marilah kita bersatu padu menebar kebaikan dan mencerdaskan diri dengan bertindak selaras dengan pengetahuan. Bersama-sama, kita ciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.
Kantor:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Bersama, kita raih kecerdasan sejati dan ciptakan masa depan yang penuh berkah!
Wassalammualaikum wr wb.
Dalam perkataan yang penuh makna dari Sufyan bin Uyainah rahimahullah,
"Orang yang cerdas bukanlah orang yang mengetahui kebaikan dan kejelekan, melainkan orang yang mengetahui kebaikan kemudian dia ikuti dan mengetahui kejelekan kemudian dia jauhi."
Beliau mengingatkan kita tentang hakikat kecerdasan sejati. Kecerdasan bukan sekadar mengetahui kebaikan dan kejelekan, melainkan kemampuan untuk memilih dan bertindak selaras dengan pengetahuan tersebut.
Orang yang cerdas adalah mereka yang menindaklanjuti pengetahuannya dengan mengamalkan kebaikan dan menjauhi kejahatan. Mereka tidak terpaku pada teori dan pengetahuan, tetapi menerapkannya dalam kehidupan nyata.
Kecerdasan sejati ini mengantarkan kita pada jalan yang diberkahi, jalan yang penuh kebaikan dan keberkahan. Salah satu wujud nyata dari kecerdasan ini adalah kepedulian terhadap sesama.
Sedekah nasi jumat dan biaya pengelolaan pendidikan siswa dhuafa dan yatim penghafal quran merupakan salah satu bentuk nyata dari kepedulian tersebut. Dengan membantu mereka yang membutuhkan, kita tidak hanya menebar kebaikan, tetapi juga menanam investasi untuk masa depan yang lebih cerah.
Marilah kita bersama-sama mengalirkan kebaikan secara berkelanjutan. Hanya dengan Rp 10.000,-, kita dapat memberikan bantuan yang berarti bagi mereka yang membutuhkan.
Bagaimana cara berpartisipasi?
Mudah sekali! Anda dapat mentransfer donasi ke salah satu rekening berikut:
- Rekening BNI: 0582588848 a/n Rizqi Awal
- Rekening MANDIRI: 1230010987552 a/n Rizqi Awal
- Rekening BCA: 7420274496 a/n Rizqi Awal
- Rekening BSI: 7038046947 a/n Rizqi Awal
- Bank Jago Syariah: 503105128930 a/n RIZCI AWAL.
Jangan lupa untuk konfirmasi donasi Anda di bit.ly/yuksedekahnasi.
Marilah kita bersatu padu menebar kebaikan dan mencerdaskan diri dengan bertindak selaras dengan pengetahuan. Bersama-sama, kita ciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.
Kantor:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Bersama, kita raih kecerdasan sejati dan ciptakan masa depan yang penuh berkah!
Wassalammualaikum wr wb.
WhatsApp.com
Lulu khoiruummahjakpus
Business Account
"Menyongsong Pernikahan yang Berkah: Membangun Cinta yang Berlandaskan Syariat Islam"
Pernikahan adalah perjalanan yang membangun dua jiwa menjadi satu dalam ikatan yang disucikan oleh Allah SWT. Persiapan untuk pernikahan tidak semata tentang materi, tetapi juga tentang menjalankan ajaran agama yang telah Allah tetapkan.
### Tahap 1: Mencari Pasangan yang Berlandaskan Takwa
Langkah pertama menuju pernikahan yang berkualitas adalah mencari pasangan yang takut kepada Allah SWT. Kualitas takwa ini akan menjadi pondasi utama dalam membangun rumah tangga yang kokoh dan harmonis. Ketika kita memprioritaskan takwa dalam mencari pasangan, kita memastikan bahwa hubungan kita tidak hanya didasarkan pada cinta duniawi semata, tetapi juga cinta yang berlandaskan keridhaan Allah SWT.
### Tahap 2: Menyempurnakan Diri Menjadi Pasangan yang Baik
Sebelum menuntut kebaikan dari pasangan kita, kita harus memastikan bahwa kita sendiri sudah menjadi individu yang baik dan bermanfaat. Persiapkan diri dengan belajar agama, memperbaiki akhlak, dan mengasah kemampuan untuk menjadi pendamping yang baik bagi pasangan. Ingatlah bahwa pernikahan bukanlah tentang menemukan seseorang yang sempurna, tetapi tentang bersama-sama saling menyempurnakan dalam kebaikan.
### Tahap 3: Menyusun Rencana Pernikahan yang Berlandaskan Syariat Islam
Setelah menemukan pasangan yang sesuai, langkah berikutnya adalah menyusun rencana pernikahan yang berlandaskan syariat Islam. Hal ini termasuk dalam pemilihan waktu, tempat, dan prosesi pernikahan yang sesuai dengan ajaran agama. Pastikan bahwa seluruh aspek dari proses pernikahanmu mematuhi syariat Islam, sehingga pernikahanmu menjadi berkah yang dilimpahkan oleh Allah SWT.
### Tahap 4: Membangun Komunikasi yang Berkualitas
Komunikasi yang baik merupakan kunci utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Berbicaralah secara terbuka dan jujur dengan pasangan tentang harapan, kekhawatiran, dan perasaan kita. Dengan membangun komunikasi yang berkualitas, kita dapat mengatasi konflik dengan lebih baik dan memperkuat ikatan cinta dalam pernikahan.
### Tahap 5: Mengembangkan Cinta dan Kasih Sayang yang Abadi
Cinta sejati dalam pernikahan bukanlah hanya tentang perasaan romantis, tetapi juga tentang komitmen untuk saling mendukung, menghargai, dan mengasihi satu sama lain dalam kebaikan dan kesulitan. Bangunlah hubungan yang mengutamakan rasa hormat, pengertian, dan kesetiaan satu sama lain, sehingga cinta dan kasih sayang kalian akan terus berkembang dan abadi hingga akhir hayat.
### Kesimpulan
Persiapan pernikahan yang berkualitas bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan menjalankan syariat Islam dan memprioritaskan takwa dalam mencari pasangan, kita dapat memastikan bahwa pernikahan kita akan menjadi berkah yang dilimpahkan oleh Allah SWT. Melalui komunikasi yang baik, komitmen yang kokoh, dan cinta yang tulus, kita dapat membina rumah tangga yang harmonis dan penuh berkah dalam naungan ridha-Nya.
Pernikahan adalah perjalanan yang membangun dua jiwa menjadi satu dalam ikatan yang disucikan oleh Allah SWT. Persiapan untuk pernikahan tidak semata tentang materi, tetapi juga tentang menjalankan ajaran agama yang telah Allah tetapkan.
### Tahap 1: Mencari Pasangan yang Berlandaskan Takwa
Langkah pertama menuju pernikahan yang berkualitas adalah mencari pasangan yang takut kepada Allah SWT. Kualitas takwa ini akan menjadi pondasi utama dalam membangun rumah tangga yang kokoh dan harmonis. Ketika kita memprioritaskan takwa dalam mencari pasangan, kita memastikan bahwa hubungan kita tidak hanya didasarkan pada cinta duniawi semata, tetapi juga cinta yang berlandaskan keridhaan Allah SWT.
### Tahap 2: Menyempurnakan Diri Menjadi Pasangan yang Baik
Sebelum menuntut kebaikan dari pasangan kita, kita harus memastikan bahwa kita sendiri sudah menjadi individu yang baik dan bermanfaat. Persiapkan diri dengan belajar agama, memperbaiki akhlak, dan mengasah kemampuan untuk menjadi pendamping yang baik bagi pasangan. Ingatlah bahwa pernikahan bukanlah tentang menemukan seseorang yang sempurna, tetapi tentang bersama-sama saling menyempurnakan dalam kebaikan.
### Tahap 3: Menyusun Rencana Pernikahan yang Berlandaskan Syariat Islam
Setelah menemukan pasangan yang sesuai, langkah berikutnya adalah menyusun rencana pernikahan yang berlandaskan syariat Islam. Hal ini termasuk dalam pemilihan waktu, tempat, dan prosesi pernikahan yang sesuai dengan ajaran agama. Pastikan bahwa seluruh aspek dari proses pernikahanmu mematuhi syariat Islam, sehingga pernikahanmu menjadi berkah yang dilimpahkan oleh Allah SWT.
### Tahap 4: Membangun Komunikasi yang Berkualitas
Komunikasi yang baik merupakan kunci utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Berbicaralah secara terbuka dan jujur dengan pasangan tentang harapan, kekhawatiran, dan perasaan kita. Dengan membangun komunikasi yang berkualitas, kita dapat mengatasi konflik dengan lebih baik dan memperkuat ikatan cinta dalam pernikahan.
### Tahap 5: Mengembangkan Cinta dan Kasih Sayang yang Abadi
Cinta sejati dalam pernikahan bukanlah hanya tentang perasaan romantis, tetapi juga tentang komitmen untuk saling mendukung, menghargai, dan mengasihi satu sama lain dalam kebaikan dan kesulitan. Bangunlah hubungan yang mengutamakan rasa hormat, pengertian, dan kesetiaan satu sama lain, sehingga cinta dan kasih sayang kalian akan terus berkembang dan abadi hingga akhir hayat.
### Kesimpulan
Persiapan pernikahan yang berkualitas bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan menjalankan syariat Islam dan memprioritaskan takwa dalam mencari pasangan, kita dapat memastikan bahwa pernikahan kita akan menjadi berkah yang dilimpahkan oleh Allah SWT. Melalui komunikasi yang baik, komitmen yang kokoh, dan cinta yang tulus, kita dapat membina rumah tangga yang harmonis dan penuh berkah dalam naungan ridha-Nya.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Beberapa hari lalu, salah satu santri penghafal Al-Quran kami yang dari kecil telah ditinggal wafat ayahnya bercerita, bagaimana dia berbeda dan jauh lebih baik ketika sedari kecil dididik dengan Qur'an.
Beliau bilang, "tadz, temanku seusia ku, belum tentu looo bisa ngapalin hingga dua juz..."
Begitu beliau bilang. Ibunya menitipkan kepada kami, agar putranya semata wayang itu dididik di lembaga pendidikan kami. Dan mungkin itu amanah ayahnya, agar kelak anaknya itu sedari kecil dikenalkan dengan Qur'an.
Peranan itu bukan sekedar dari kami, tetapi dari Bapak/Ibu sekalian yang terus mendoakan, membantu kami. Kebutuhan biaya pendidikan yg masih amat banyak itu terasa ringan ketika kita saling membantu.
Oh iya, sedekah Jumat pun masih terus kita rutinkan ke beberapa masjid. Sebagai bentuk keseriusan kami untuk memberikan kebermanfaatan bagi banyak orang.
Yuks alirkan kebaikan terus menerus, bisa kita mulai dengan hanya Rp 10.000,- saja.
🌟 Cara Berpartisipasi 🌟
✅Donasikan sedekahmu ke
Rekening BNI
🏧 0582588848
Rekening MANDIRI
🏧 1230010987552
Rekening BCA
🏧 7420274496
Rekening BSI
🏧 7038046947
a/n Rizqi Awal
Bank Jago Syariah
🏧 503105128930
a/n RIZCI AWAL.
Konfirmasi: bit.ly/yuksedekahnasi
.
.
Office:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat
Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
.
.
🎁 Bagikan Berkah Ini 🎁
Setiap orang bisa ikut serta dalam promosi ini! Bagikan pesan ini kepada keluarga, teman, dan rekan kerja Anda untuk mendorong lebih banyak partisipasi dalam kegiatan berinfak ini. Bersama-sama, kita dapat mengubah hidup dan membantu mereka yang membutuhkan.
Wassalammualaikum wr wb
Beberapa hari lalu, salah satu santri penghafal Al-Quran kami yang dari kecil telah ditinggal wafat ayahnya bercerita, bagaimana dia berbeda dan jauh lebih baik ketika sedari kecil dididik dengan Qur'an.
Beliau bilang, "tadz, temanku seusia ku, belum tentu looo bisa ngapalin hingga dua juz..."
Begitu beliau bilang. Ibunya menitipkan kepada kami, agar putranya semata wayang itu dididik di lembaga pendidikan kami. Dan mungkin itu amanah ayahnya, agar kelak anaknya itu sedari kecil dikenalkan dengan Qur'an.
Peranan itu bukan sekedar dari kami, tetapi dari Bapak/Ibu sekalian yang terus mendoakan, membantu kami. Kebutuhan biaya pendidikan yg masih amat banyak itu terasa ringan ketika kita saling membantu.
Oh iya, sedekah Jumat pun masih terus kita rutinkan ke beberapa masjid. Sebagai bentuk keseriusan kami untuk memberikan kebermanfaatan bagi banyak orang.
Yuks alirkan kebaikan terus menerus, bisa kita mulai dengan hanya Rp 10.000,- saja.
🌟 Cara Berpartisipasi 🌟
✅Donasikan sedekahmu ke
Rekening BNI
🏧 0582588848
Rekening MANDIRI
🏧 1230010987552
Rekening BCA
🏧 7420274496
Rekening BSI
🏧 7038046947
a/n Rizqi Awal
Bank Jago Syariah
🏧 503105128930
a/n RIZCI AWAL.
Konfirmasi: bit.ly/yuksedekahnasi
.
.
Office:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat
Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
.
.
🎁 Bagikan Berkah Ini 🎁
Setiap orang bisa ikut serta dalam promosi ini! Bagikan pesan ini kepada keluarga, teman, dan rekan kerja Anda untuk mendorong lebih banyak partisipasi dalam kegiatan berinfak ini. Bersama-sama, kita dapat mengubah hidup dan membantu mereka yang membutuhkan.
Wassalammualaikum wr wb
WhatsApp.com
Lulu khoiruummahjakpus
Business Account
Ketika kita Membandingkan mantan Pacar dengan calon Jodoh
Oleh: Ust. Rizqi Awal
Motivator menikah bahagia
Dalam kehidupan kita, seringkali masa lalu menjadi bayang-bayang yang sulit dilepaskan. Terlebih ketika berbicara tentang hubungan asmara, bekas-bekas cinta yang pernah ada kadang menjadi penghambat untuk melangkah maju. Banyak dari kita yang merasa sulit untuk move on dari mantan pacar, dan tanpa disadari, kita mulai membandingkan pacar masa lalu dengan calon jodoh yang baru kita temui.
Namun, dalam pandangan Islam, pernikahan dan pacaran memiliki perbedaan yang sangat fundamental. Pacaran adalah jalan maksiat yang diharamkan oleh Allah SWT, sementara pernikahan adalah ibadah dan jalan untuk meraih keridhaan-Nya. Maka dari itu, mari kita renungkan mengapa kita harus melepaskan bayangan masa lalu dan berhenti membanding-bandingkan agar kita bisa menemukan jodoh yang sejati sesuai dengan ketentuan-Nya.
Masa Lalu sebagai Ujian
Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa masa lalu adalah bagian dari ujian hidup kita. Allah SWT telah menakdirkan segala sesuatu dengan hikmah yang tersembunyi di dalamnya. Mungkin hubungan kita dengan mantan adalah sebuah pelajaran, bukan untuk diulang tetapi untuk dipelajari. Ketika kita terlalu fokus pada masa lalu, kita menghalangi diri kita sendiri untuk melihat peluang dan kebaikan yang ada di masa depan.
Perbandingan yang Tidak Adil
Seringkali kita terjebak dalam perbandingan antara mantan pacar dan calon jodoh. Ini adalah perbandingan yang tidak adil karena setiap individu unik dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ingatlah bahwa setiap orang diciptakan berbeda dan memiliki nilai serta potensi yang berbeda pula. Membandingkan hanya akan membawa kita pada kekecewaan dan ketidakpuasan.
Pacaran: Jalan yang Diharamkan
Dalam Islam, pacaran adalah bentuk hubungan yang diharamkan karena membuka pintu bagi perbuatan maksiat. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32).
Pacaran bisa menjadi jalan menuju zina, yang merupakan dosa besar dalam Islam. Ketika kita terus teringat dan membandingkan pacar masa lalu, kita tanpa sadar bisa terjebak dalam pikiran dan perasaan yang tidak diridhoi Allah SWT.
Pernikahan: Jalan Keridhaan Allah SWT
Sebaliknya, pernikahan adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Melalui pernikahan, kita dapat menjaga kehormatan diri, menjalankan sunnah Rasulullah SAW, dan mendapatkan keturunan yang shalih dan shalihah. Dalam pernikahan, ada keberkahan dan keridhaan dari Allah SWT jika dilakukan dengan niat yang tulus dan sesuai syariat.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa menikah, maka ia telah menyempurnakan setengah dari agamanya. Maka hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam setengah yang lainnya." (HR. Al-Baihaqi).
Mengatasi Masa Lalu dengan Tawakkal
Untuk bisa move on dari masa lalu, kita perlu bertawakkal kepada Allah SWT. Memohon ampunan atas segala dosa yang pernah kita lakukan dan memohon petunjuk agar diberikan jodoh yang terbaik. Percayalah bahwa Allah SWT Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita dan selalu memberikan yang terbaik pada hamba-Nya yang bertakwa.
Fokus pada Peningkatan Diri
Daripada terus terjebak dalam bayangan masa lalu, lebih baik kita fokus pada peningkatan diri. Memperbaiki ibadah, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, dan mempersiapkan diri menjadi pasangan yang baik. Dengan begitu, kita akan menjadi pribadi yang lebih matang dan siap untuk menjalani pernikahan yang diridhoi oleh Allah SWT.
Kesimpulan
Menghadapi masa lalu memang tidak mudah, tetapi kita harus yakin bahwa setiap episode dalam hidup kita adalah bagian dari rencana Allah SWT yang penuh hikmah. Berhenti membandingkan mantan dengan calon jodoh adalah langkah penting untuk move on dan membuka hati untuk menerima takdir yang lebih baik. Pernikahan adalah jalan yang diberkahi, dan dengan meninggalkan pacaran yang diharamkan, kita mendekatkan diri kepada keridhaan Allah SWT.
Oleh: Ust. Rizqi Awal
Motivator menikah bahagia
Dalam kehidupan kita, seringkali masa lalu menjadi bayang-bayang yang sulit dilepaskan. Terlebih ketika berbicara tentang hubungan asmara, bekas-bekas cinta yang pernah ada kadang menjadi penghambat untuk melangkah maju. Banyak dari kita yang merasa sulit untuk move on dari mantan pacar, dan tanpa disadari, kita mulai membandingkan pacar masa lalu dengan calon jodoh yang baru kita temui.
Namun, dalam pandangan Islam, pernikahan dan pacaran memiliki perbedaan yang sangat fundamental. Pacaran adalah jalan maksiat yang diharamkan oleh Allah SWT, sementara pernikahan adalah ibadah dan jalan untuk meraih keridhaan-Nya. Maka dari itu, mari kita renungkan mengapa kita harus melepaskan bayangan masa lalu dan berhenti membanding-bandingkan agar kita bisa menemukan jodoh yang sejati sesuai dengan ketentuan-Nya.
Masa Lalu sebagai Ujian
Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa masa lalu adalah bagian dari ujian hidup kita. Allah SWT telah menakdirkan segala sesuatu dengan hikmah yang tersembunyi di dalamnya. Mungkin hubungan kita dengan mantan adalah sebuah pelajaran, bukan untuk diulang tetapi untuk dipelajari. Ketika kita terlalu fokus pada masa lalu, kita menghalangi diri kita sendiri untuk melihat peluang dan kebaikan yang ada di masa depan.
Perbandingan yang Tidak Adil
Seringkali kita terjebak dalam perbandingan antara mantan pacar dan calon jodoh. Ini adalah perbandingan yang tidak adil karena setiap individu unik dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ingatlah bahwa setiap orang diciptakan berbeda dan memiliki nilai serta potensi yang berbeda pula. Membandingkan hanya akan membawa kita pada kekecewaan dan ketidakpuasan.
Pacaran: Jalan yang Diharamkan
Dalam Islam, pacaran adalah bentuk hubungan yang diharamkan karena membuka pintu bagi perbuatan maksiat. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32).
Pacaran bisa menjadi jalan menuju zina, yang merupakan dosa besar dalam Islam. Ketika kita terus teringat dan membandingkan pacar masa lalu, kita tanpa sadar bisa terjebak dalam pikiran dan perasaan yang tidak diridhoi Allah SWT.
Pernikahan: Jalan Keridhaan Allah SWT
Sebaliknya, pernikahan adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Melalui pernikahan, kita dapat menjaga kehormatan diri, menjalankan sunnah Rasulullah SAW, dan mendapatkan keturunan yang shalih dan shalihah. Dalam pernikahan, ada keberkahan dan keridhaan dari Allah SWT jika dilakukan dengan niat yang tulus dan sesuai syariat.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa menikah, maka ia telah menyempurnakan setengah dari agamanya. Maka hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam setengah yang lainnya." (HR. Al-Baihaqi).
Mengatasi Masa Lalu dengan Tawakkal
Untuk bisa move on dari masa lalu, kita perlu bertawakkal kepada Allah SWT. Memohon ampunan atas segala dosa yang pernah kita lakukan dan memohon petunjuk agar diberikan jodoh yang terbaik. Percayalah bahwa Allah SWT Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita dan selalu memberikan yang terbaik pada hamba-Nya yang bertakwa.
Fokus pada Peningkatan Diri
Daripada terus terjebak dalam bayangan masa lalu, lebih baik kita fokus pada peningkatan diri. Memperbaiki ibadah, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, dan mempersiapkan diri menjadi pasangan yang baik. Dengan begitu, kita akan menjadi pribadi yang lebih matang dan siap untuk menjalani pernikahan yang diridhoi oleh Allah SWT.
Kesimpulan
Menghadapi masa lalu memang tidak mudah, tetapi kita harus yakin bahwa setiap episode dalam hidup kita adalah bagian dari rencana Allah SWT yang penuh hikmah. Berhenti membandingkan mantan dengan calon jodoh adalah langkah penting untuk move on dan membuka hati untuk menerima takdir yang lebih baik. Pernikahan adalah jalan yang diberkahi, dan dengan meninggalkan pacaran yang diharamkan, kita mendekatkan diri kepada keridhaan Allah SWT.
Jadi, mari kita lepaskan masa lalu, fokus pada masa depan yang lebih baik, dan berdoa agar Allah SWT memberikan jodoh yang terbaik untuk kita. Ingatlah selalu bahwa pernikahan adalah ibadah yang mulia, dan dengan niat yang tulus, kita bisa meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
Assalamualaikum wr. wb.,
Sahabat, tahukah Anda bahwa setiap pagi, di saat mentari baru saja terbit, ada dua malaikat yang turun dan berdoa? Salah satu malaikat memohon kepada Allah, “Ya Allah, berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga)." Sedangkan malaikat lainnya berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah)." (HR Bukhari dan Muslim).
Betapa indahnya hari Jumat, hari penuh kebaikan yang dianugerahkan kepada kita. Pada hari yang mulia ini, marilah kita mulai pagi kita dengan kebaikan yang membawa berkah.
Sahabat sudah punya niat sedekah subuh hari ini? 🌅
Saat kita bangun di pagi hari, di saat yang sama dua malaikat berdoa untuk kita. Apakah kita ingin berada di sisi mereka yang didoakan untuk mendapatkan keberkahan dan ganti dari Allah? Tentu, kita semua ingin menjadi orang yang selalu mendapat rahmat dan berkah-Nya.
Yuk, tunaikan niat baik sedekahmu meskipun hanya dengan Rp 10.000,-! Setiap rupiah yang kita keluarkan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Bersedekah di waktu subuh memiliki keistimewaan tersendiri. Pahala yang berlipat ganda dan keberkahan yang tak terhingga menanti kita. Mulailah hari Jumatmu dengan kebaikan, dan biarkan cahaya sedekah menyinari hidup kita dan mereka yang menerimanya.
✅ Cara Berpartisipasi:
Donasikan sedekahmu ke salah satu rekening berikut ini:
- BNI: 0582588848
- Mandiri: 1230010987552
- BCA: 7420274496
- BSI: 7038046947
a/n Rizqi Awal
- Bank Jago Syariah: 503105128930 a/n Rizqi Awal
Setelah itu, konfirmasi donasimu di bit.ly/yuksedekahnasi
🏢 Lokasi:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat
Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
🎁 Bagikan Berkah Ini:
Sebarkan pesan kebaikan ini kepada keluarga, teman, dan rekan kerja Anda. Mari kita dorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam kegiatan mulia ini. Bersama-sama, kita dapat mengubah hidup dan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.
Jadikan subuh hari Jumat ini lebih bermakna dengan bersedekah. Yuk, mulai hari kita dengan langkah kecil namun bermakna. Bersama, kita bisa menciptakan perubahan positif yang akan dirasakan oleh banyak orang.
Wassalamualaikum wr. wb. 🌟
Sahabat, tahukah Anda bahwa setiap pagi, di saat mentari baru saja terbit, ada dua malaikat yang turun dan berdoa? Salah satu malaikat memohon kepada Allah, “Ya Allah, berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga)." Sedangkan malaikat lainnya berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah)." (HR Bukhari dan Muslim).
Betapa indahnya hari Jumat, hari penuh kebaikan yang dianugerahkan kepada kita. Pada hari yang mulia ini, marilah kita mulai pagi kita dengan kebaikan yang membawa berkah.
Sahabat sudah punya niat sedekah subuh hari ini? 🌅
Saat kita bangun di pagi hari, di saat yang sama dua malaikat berdoa untuk kita. Apakah kita ingin berada di sisi mereka yang didoakan untuk mendapatkan keberkahan dan ganti dari Allah? Tentu, kita semua ingin menjadi orang yang selalu mendapat rahmat dan berkah-Nya.
Yuk, tunaikan niat baik sedekahmu meskipun hanya dengan Rp 10.000,-! Setiap rupiah yang kita keluarkan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Bersedekah di waktu subuh memiliki keistimewaan tersendiri. Pahala yang berlipat ganda dan keberkahan yang tak terhingga menanti kita. Mulailah hari Jumatmu dengan kebaikan, dan biarkan cahaya sedekah menyinari hidup kita dan mereka yang menerimanya.
✅ Cara Berpartisipasi:
Donasikan sedekahmu ke salah satu rekening berikut ini:
- BNI: 0582588848
- Mandiri: 1230010987552
- BCA: 7420274496
- BSI: 7038046947
a/n Rizqi Awal
- Bank Jago Syariah: 503105128930 a/n Rizqi Awal
Setelah itu, konfirmasi donasimu di bit.ly/yuksedekahnasi
🏢 Lokasi:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat
Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
🎁 Bagikan Berkah Ini:
Sebarkan pesan kebaikan ini kepada keluarga, teman, dan rekan kerja Anda. Mari kita dorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam kegiatan mulia ini. Bersama-sama, kita dapat mengubah hidup dan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.
Jadikan subuh hari Jumat ini lebih bermakna dengan bersedekah. Yuk, mulai hari kita dengan langkah kecil namun bermakna. Bersama, kita bisa menciptakan perubahan positif yang akan dirasakan oleh banyak orang.
Wassalamualaikum wr. wb. 🌟
WhatsApp.com
Lulu khoiruummahjakpus
Business Account