Dakwah Islam
5.56K subscribers
699 photos
194 videos
20 files
478 links
Dakwah Sosial Media
Download Telegram
๐ŸŒŸโœจ Kelastahsin.com kini membuka kelas privat dengan Metode Ummi, cukup dengan Rp 175k/bulan saja! ๐ŸŒŸโœจ

๐Ÿš€ Dapatkan pembelajaran eksklusif dan pribadi untuk meningkatkan tahsin Anda dengan harga yang terjangkau!

๐Ÿ“š Bergabunglah sekarang dan nikmati:
- Materi Pembelajaran: Standarisasi Tartil Al Qur'an Metode Ummi Jilid 1-6, Standarisasi Tartil Ghoroibul Qur'an Metode Ummi, dan Standarisasi Tartil Al Qur'an Irama Metode Ummi (Nada Rost).
- Pembelajaran intensif dengan pengajar berkualitas.
- Bimbingan langsung untuk meningkatkan kemampuan tartil Al-Qur'an Anda.

๐Ÿ’ฐ Infaq:
- Pendaftaran: Rp 50k
- Bulanan: Rp 175k
- Modul Ummi Jilid 1-6 + Modul Ghorib: Rp 125k (ongkir gratis Jawa Timur).

Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Daftar sekarang di [sini]
https://form.drip.id/Tahsinonline
dan raih kemajuan tahsin Anda dengan Metode Ummi!

#KelasPrivat #MetodeUmmi #TingkatkanTahsin #BelajarOnline #KelasTahsin ๐Ÿ“–๐Ÿ’ซ
Assalammualaikum wr wb

IMAM al-Ghazali berkata, โ€œIri dapat merusakkan segala ketaatan serta menimbulkan berbagai dosa dan kesalahan. Iri adalah penyakit berat yang menjadi cobaan besar bagi kebanyakan orang-orang alim apalagi orang-orang awam. Iri mampu menghancurkan serta menyeret mereka ke jurang api neraka. Karena itu wajar jika Allah memerintahkan kita untuk berlindung dari orang-orang yang iri dengki: โ€ฆdari kejahatan pendengki jika ia dengki (QS. 113:5).โ€ (Faydh al-Qadรฎr, III/549).

Namun demikian, sesungguhnya ada iri yang dibolehkan. Nabi Muhammad saw. bersabda, โ€Iri hati (hasad) itu tidak boleh kecuali terhadap dua: seseorang yang Allah karuniai kemampuan al-Quran dan ia terus membaca al-Quran itu siang-malam; seseorang yang Allah karuniai harta yang banyak dan ia terus menginfakkan hartanya itu siang-malam.โ€ (HR al-Bukhari).

Berdasarkan hadis ini sebagian ulama membagi iri menjadi dua: Pertama: Iri hakiki, yakni mengharapkan hilangnya kenikmatan dari orang sedang mendapatkannya. Iri semacam ini haram berdasarkan ijmak ulama. Kedua. Iri majazi, yakni mengharapkan nikmat seperti nikmat yang diberikan kepada orang lain tanpa berharap hilangnya kenikmatan itu dari orang lain tersebut. Jika terkait dengan perkara dunia, iri semacam ini boleh. Jika terkait dengan perkara akhirat (ketaatan kepada Allah SWT), iri semacam ini dianjurkan. Inilah iri yang dimaksud dalam hadis di atas (An-Nawawi, Syarh an-Nawawi โ€˜alรข Muslim, VI/97).

Mari kita alirkan kebaikan ini untuk membantu pendidikan santri dhuafa penghafal Qur'an dan program sedekah nasi Jumat. Dengan hanya Rp 10.000,-, kita bisa membuat perubahan besar!

๐ŸŒŸ Cara Berpartisipasi ๐ŸŒŸ

โœ… Donasikan sedekahmu ke:
- Rekening BNI: 0582588848
- Rekening MANDIRI: 1230010987552
- Rekening BCA: 7420274496
- Rekening BSI: 7038046947 a/n Rizqi Awal
- Bank Jago Syariah: 503105128930 a/n RIZCI AWAL

๐Ÿ“ฒ Konfirmasi: [bit.ly/yuksedekahnasi](http://bit.ly/yuksedekahnasi)

๐Ÿซ Office:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat
Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

๐ŸŽ Bagikan Info Ini๐ŸŽ

Ajak keluarga, teman, dan rekan kerja Anda untuk ikut serta dalam promosi ini. Bersama-sama, kita dapat mengubah hidup dan membantu mereka yang membutuhkan.

Jazakumullah Khairan Katsiran. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan yang kita lakukan dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Mengantar Jemput: Sesederhana itu tapi Penuh Kesan Bagi Anak

Oleh: Rizqi Awal
Pembina Komunitas Hijrah

Langit pagi menyapa dengan semburat jingga, mengiringi langkah kaki mungil yang penuh rasa gugup. Ya, hari pertama sekolah tiba, momen yang menandai babak baru dalam perjalanan hidup sang buah hati. Di sanalah, gerbang ilmu terbuka lebar, mengundang mereka untuk menjelajahi samudra pengetahuan dan meraih mimpi-mimpi besar.

Bagi anak-anak, melangkah ke sekolah untuk pertama kalinya bagaikan memasuki dunia baru yang penuh misteri. Rasa takut, cemas, dan kebingungan bercampur aduk dalam diri mereka. Di sinilah peran orang tua, menjadi kompas penunjuk arah dan pelita penerang di tengah kegelapan keraguan.

Mengantar dan menjemput anak di pekan pertama sekolah bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah ritual penuh makna. Di balik kesibukan dan padatnya aktivitas, meluangkan waktu untuk mengantarkan dan menjemput anak merupakan wujud kasih sayang dan dukungan orang tua yang tak ternilai.

Bayangkan tatapan mata polos mereka saat melihat wajah orang tua di gerbang sekolah. Senyum dan pelukan hangat bagaikan energi magis yang membangkitkan rasa aman dan percaya diri. Genggaman tangan erat menuntun mereka melangkah ke dunia baru, penuh dengan petualangan dan pembelajaran.

Lebih dari sekadar mengantarkan dan menjemput, momen ini menjadi kesempatan emas untuk menjalin komunikasi dan membangun kedekatan dengan anak. Percakapan hangat di perjalanan, berbagi cerita tentang sekolah, dan mendengarkan dengan penuh perhatian adalah kunci untuk memahami perasaan dan kebutuhan mereka.

Di pekan pertama yang penuh penyesuaian ini, anak-anak membutuhkan figur orang tua yang selalu hadir dan siap sedia. Mengantar dan menjemput mereka bukan hanya tentang memastikan keamanan, tapi juga memberikan rasa tenang dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi dunia baru yang penuh tantangan.

Bagi orang tua, mengantarkan dan menjemput anak di pekan pertama sekolah adalah sebuah momen yang tak terlupakan. Di balik tetesan air mata haru dan rasa bangga, terukir kenangan indah yang akan terpatri dalam lubuk hati.

Namun, kesibukan dan keterbatasan waktu terkadang menjadi kendala bagi orang tua untuk mengantarkan dan menjemput anak secara langsung. Jika hal ini terjadi, jangan berkecil hati. Ada berbagai solusi kreatif yang bisa diterapkan, seperti menitipkan anak pada orang terpercaya, menggunakan jasa antar jemput, atau berkoordinasi dengan orang tua lain untuk saling membantu.

Yang terpenting adalah niat dan usaha untuk selalu hadir dan memberikan dukungan penuh kepada anak di masa-masa transisi ini. Ingatlah, bahwa peran orang tua di awal perjalanan pendidikan anak sangatlah krusial dalam membentuk rasa percaya diri, kemandirian, dan kecintaan mereka terhadap ilmu pengetahuan.

Mari jadikan momen mengantar dan menjemput anak di pekan pertama sekolah sebagai sebuah ritual penuh makna. Di balik kesibukan dan keterbatasan, luangkan waktu untuk mengantarkan mereka melangkah ke dunia baru, penuh dengan kasih sayang, dukungan, dan harapan untuk masa depan yang gemilang.
Melangkah dengan Keyakinan di Tengah Godaan

Oleh: Rizqi Awal
Pembina Komunitas Hijrah

Di zaman sekarang, seringkali kita terperangkap dalam hiruk-pikuk dunia maya. Salah satu fenomena yang kerap muncul di berbagai media adalah berita perselingkuhan. Ironisnya, berita-berita semacam ini bukannya mendorong kita untuk semakin mendalami agama dan memperkuat dakwah, justru memunculkan ketakutan untuk menikah. Ada apa dengan kita?

Pergeseran Prioritas

Saat kita melihat berita perselingkuhan, seharusnya hati kita tersentuh untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Mengapa? Karena sesungguhnya, perselingkuhan adalah cerminan dari jauhnya seseorang dari nilai-nilai ketakwaan. Namun, seringkali yang terjadi adalah kebalikannya. Ketakutan akan kegagalan dalam pernikahan lebih mendominasi, sehingga kita lupa bahwa pernikahan adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat mulia di mata Allah.

Mendalami Agama, Menguatkan Ikatan

Ketakutan akan kegagalan dalam pernikahan seharusnya menjadi pemicu bagi kita untuk belajar lebih dalam tentang agama. Dalam Islam, pernikahan adalah jalan untuk menyempurnakan separuh agama. Dengan pemahaman agama yang kuat, kita akan lebih mampu menjaga keutuhan rumah tangga dan menghindari godaan-godaan yang merusak. Pendidikan agama memberikan kita panduan tentang bagaimana membangun hubungan yang didasarkan pada kasih sayang, kepercayaan, dan saling menghormati.

Dakwah sebagai Tanggung Jawab

Dakwah adalah kewajiban setiap Muslim. Melalui dakwah, kita menyebarkan kebaikan dan mengajak orang lain untuk berpegang teguh pada ajaran Islam. Berita perselingkuhan seharusnya menjadi panggilan bagi kita untuk semakin giat berdakwah, memberikan pemahaman yang benar tentang pentingnya menjaga keutuhan rumah tangga. Dengan dakwah yang serius, kita bisa membantu mencegah perselingkuhan dengan menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat dalam masyarakat.

Mengatasi Ketakutan dengan Keyakinan

Ketakutan untuk menikah akibat berita perselingkuhan harus diatasi dengan keyakinan yang kuat kepada Allah. Ingatlah bahwa setiap takdir telah ditentukan oleh-Nya. Jika kita menjalani pernikahan dengan niat yang ikhlas dan berusaha menjalankan ajaran agama dengan sebaik-baiknya, insya Allah, Allah akan memberikan jalan keluar dan keberkahan dalam setiap langkah kita. Jangan biarkan ketakutan menghalangi kita untuk meraih kebahagiaan yang telah Allah siapkan melalui pernikahan.

Melihat berita perselingkuhan seharusnya membuat kita semakin sadar akan pentingnya mendalami agama dan memperkuat dakwah. Jangan biarkan ketakutan menguasai hati kita, namun hadapilah dengan keyakinan yang kokoh bahwa dengan mengikuti ajaran Islam, kita akan mampu menjaga keutuhan dan kebahagiaan dalam rumah tangga. Marilah kita belajar, berdakwah, dan menikah dengan penuh keyakinan dan tawakal kepada Allah.
๐ŸŒ„ *SEDEKAH SUBUH: Jalan Terbaik Menjemput Pertolongan Allah ๐ŸŒ„*
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sahabat yang dirahmati Allah ๐ŸŒน
Tahukah kamu bahwa sedekah di waktu Subuh adalah salah satu amal yang paling mulia? Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh sedekah dapat memadamkan panasnya kubur orang yang bersedekah, dan sungguh orang mukmin akan bernaung pada hari kiamat dengan payung sedekahnya" (HR. Thabrani).
Coba bayangkan, di saat kita terlelap, masih banyak saudara-saudara kita yang terbangun, berdoa, dan menanti uluran tangan kita. Mereka adalah anak-anak yatim yang merindukan senyuman, para janda yang membutuhkan dukungan, dan kaum dhuafa yang menanti harapan. Di setiap helaan nafas mereka, ada harapan yang mungkin hanya bisa kita wujudkan dengan sedekah kita.
Ketika kita mengawali hari dengan berbagi, kita tidak hanya menyalurkan rezeki, tetapi juga membuka pintu-pintu langit. Kita mengundang rahmat dan keberkahan-Nya untuk turun dalam hidup kita. Dengan sedekah Subuh, kita menanam benih-benih kebaikan yang akan berbuah manis di dunia dan akhirat.
Bayangkan jika hari ini adalah hari terakhir kita di dunia. Apa yang ingin kita tinggalkan? Apa amal yang ingin kita bawa pulang sebagai bekal menghadap-Nya? Sedekah di waktu Subuh adalah investasi yang tidak pernah merugi. Allah SWT telah menjanjikan pahala berlipat ganda dan pertolongan-Nya yang tak terhingga.
Sahabat, mari kita bersegera. Mari kita berikan yang terbaik dari apa yang kita miliki. Sedekah Subuh bukan hanya tentang uang, tetapi juga tentang niat, ketulusan, dan kasih sayang. Dengan setiap rupiah yang kita berikan, kita menyelipkan doa dan harapan. Doa agar Allah selalu melindungi kita dan keluarga, harapan agar dunia menjadi tempat yang lebih baik.
Sudahkah Sahabat punya niat sedekah hari ini? Jangan tunda kebaikan, karena di setiap sedekah kita ada cahaya yang menerangi jalan kita menuju surga. ๐ŸŒน
Mari kita alirkan kebaikan ini untuk membantu pendidikan santri dhuafa penghafal Qur'an dan program sedekah nasi Jumat. Dengan hanya Rp 10.000,-, kita bisa membuat perubahan besar!
๐ŸŒŸ Cara Berpartisipasi ๐ŸŒŸ
โœ… Donasikan sedekahmu ke:- Rekening BNI: 0582588848
- Rekening MANDIRI: 1230010987552- Rekening BCA: 7420274496
- Rekening BSI: 7038046947 a/n Rizqi Awal- Bank Jago Syariah: 503105128930 a/n RIZCI AWAL
๐Ÿ“ฒ Konfirmasi: bit.ly/yuksedekahnasi
๐Ÿซ Office:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta PusatJl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
๐ŸŽ Bagikan Info Ini๐ŸŽ
Ajak keluarga, teman, dan rekan kerja Anda untuk ikut serta dalam promosi ini. Bersama-sama, kita dapat mengubah hidup dan membantu mereka yang membutuhkan.
Jazakumullah Khairan Katsiran. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan yang kita lakukan dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Sungguh, begitu banyak anugerah dari Allah SWT yang kita rasakan setiap hari. Kita seharusnya tidak melupakan untuk bersyukur. Saat kita bersyukur, itu sendiri adalah anugerah yang harus kita hargai. Allah SWT berjanji, jika kita bersyukur, Dia akan menambahkan berkah. Sebaliknya, jika kita lupa bersyukur, azab-Nya bisa sangat berat (QS Ibrahim [14]:7).

Bagaimana cara bersyukur? Ada tiga cara:
1. Bersyukur dengan hati, yaitu selalu berdzikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai Sumber Anugerah.
2. Bersyukur dengan kata-kata, seperti memuji Allah dengan kalimat yang baik, terutama mengucapkan alhamdulillah.
3. Bersyukur dengan tindakan, seperti banyak beribadah dan taat pada perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya.

Penting untuk diingat, kita belum benar-benar bersyukur jika tidak menjadikan nikmat yang diterima sebagai sarana untuk mencintai Allah SWT (Syarh al-Hikam al-โ€˜Athaโ€™ilah, hlm. 64). Jadi, apakah kita termasuk hamba Allah SWT yang bersyukur, baik dalam keadaan baik maupun sulit, bahagia atau susah?

Mari kita alirkan kebaikan terus menerus, bisa kita mulai dengan hanya Rp 10.000,- saja.

๐ŸŒŸ Cara Berpartisipasi ๐ŸŒŸ

โœ… Donasikan sedekahmu ke:
- Rekening BNI: 0582588848
- Rekening MANDIRI: 1230010987552
- Rekening BCA: 7420274496
- Rekening BSI: 7038046947 a/n Rizqi Awal
- Bank Jago Syariah: 503105128930 a/n RIZCI AWAL

๐Ÿ“ฒ Konfirmasi: http://bit.ly/yuksedekahnasi

๐Ÿซ Office:
Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Jakarta Pusat
Jl. Mardani 3 no. 16B Rt 06/10, Kel. Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

๐ŸŽ Bagikan Info Ini ๐ŸŽ

Setiap orang bisa ikut serta dalam promosi ini! Bagikan pesan ini kepada keluarga, teman, dan rekan kerja Anda untuk mendorong lebih banyak partisipasi dalam kegiatan berinfak ini. Bersama-sama, kita dapat mengubah hidup dan membantu mereka yang membutuhkan.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

-