Phillip Sekuritas Indonesia Research
✔
12.4K subscribers
16.3K photos
1 video
37 files
8.17K links
PSI Research Official Account - Disclaimer On
http://bit.ly/DisclaimerPSI
Download Telegram
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (October 13, 2026)
Bearish
Support: 5,740; Resistance: 6,150

Indeks saham di Asia Selasa pagi (13/10) dibuka melemah dipimpn oleh KOSPI (-6.1%) dan Nikkei 225 (-2.2%) setelah indeks saham utama di Wall Street semalam ditutup beragam (mixed) menjelang dimulainya musim laporan keuangan (earnigs season) 3Q26.

S&P 500 dan NASDAQ berakhir turun, tertekan oleh penurunan harga saham-saham produsen semikonduktor.

Produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technologies (CMT) mengumumkan kemajuan signifikan dalam desain terbaru sel memori yang bertujuan meningkatkan kepadatan penyimpanan (storage density), sebuah bidang inovasi yang juga tengah digarap oleh para produsen memori terbesar dunia, termasuk Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron.

Presiden CXMT Cao Kanyu dalam sebuah acara industri di Shanghai akhir pekan lalu mengatakan bahwa perusahaan mentargetkan peluncuran produk memori server dengan arsitektur baru di akhir tahun 2026.

Saham Meta naik lebih dari 3% setelah CEO Mark Zuckerberg mengatakan kepada Financial Times bahwa model Muse Wonder milik platform media sosial tersebut telah menyamai kemampuan model Kecerdasan Buatan (AI) terkemuka seperti GPT-6, Claude, Gemini dan Grok.

Investor memperkirakan korporasi AS akan kembali mencatatkan pertumbuhan laba yang solid di 3Q26, dan optimisme tersebut akan menghadapi ujian pertamanya pada hari Selasa saat sejumlah bank besar, termasuk JPMorgan, Goldman Sachs, Citi dan Wells Fargo merilis laporan keuangan mereka.

Korporasi yang tergabung dalam indeks S&P 500 diperkirakan akan mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 29,5% Y/Y di 3Q26. Untuk 4Q26 para analis Wall Street memproyeksikan pertumbuhan laba sebesar 27,6% Y/Y dan untuk keseluruhan tahun 2026, analis memperkirakan pertumbuhan laba sebesar 32,4% Y/Y.

Di pasar komoditas, harga kontrak berjangka (Futures) minyak mentah merangkak naik setelah Rusia menyerang pembangkit listrik di Ukraina.

Serangan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Rusia dan Ukraina telah sepakat untuk tidak menyerang infrastruktur energi satu sama lain.

Selain itu, Presiden Trump mengisyaratkan bahwa AS mungkin akan bergabung dengan Arab Saudi dalam serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman, menyusul serangan Houthi ke bandara utama Arab Saudi yang menewaskan 12 orang akhir pekan lalu. Langkah semacam itu berisiko meningkatkan eskalasi perang di Timur Tengah.



News

PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) akan membagikan dividen interim sebesar IDR 15 per lembar.

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) menawarkan obligasi senilai IDR 500 miliar dengan kupon 9.30% per tahun.

PT Siantar Top Tbk (STTP) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 10.58% YoY menjadi IDR 596.36 miliar di semester I 2026.


Technical Recommendations (Swing Trading)

INKP (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 8475
Target Price 1 : 9075 (+7.08%)
Target Price 2 : 9400 (+10.91%)
Stop Loss : 7900 (-6.78%)
Sell on Strength (SoS)

CLEO: September 7, 2026
Hit Target 1 446 (+4.45%)

TAPG: October 6, 2026
Hit Target 1 2040 (+4.08%)


Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG:
a. Financial: -4.136
b. Technology: -1.770
c. Basic Material: -1.759
PT Astra Agro Lestari Tbk – AALI.IJ
Debt-Free, Earnings Up
Rating: BUY
Target Price: IDR 10,000

Key Highlight:

AALI delivered strong 1H26 earnings growth, with revenue increasing 5.6% YoY and net income rising 56.9%, supported by higher CPO prices, improved cost efficiency, and significant margin expansion despite lower CPO production.

The palm oil market outlook remains supportive, with tighter global supply and expanding Indonesian biofuel demand expected to limit export availability. However, substitution from other vegetable oils and crude oil price volatility may cap upside potential.

We maintain our BUY rating on AALI with a target price of IDR 10,000 (19.1% upside), based on DCF valuation using a WACC of 14.9%. Strong 1H26 earnings, which reached 70.4% of our FY26F net income forecast, support our outlook, although margin sustainability and CPO price assumptions remain key risks.

Full Report: https://www.poems.co.id/research/CF/101226.pdf

Equity Analyst
Marvin Lievincent | marvin@phillip.co.id

=======================================================
Talk to Us. Talk to Phillip.
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900 www.poems.co.id (http://www.poems.co.id/)
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review Oktober 13, 2026

Indeks saham di Asia Selasa sore (13/10) ditutup turun dengan indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang anjlok lebih dari 2% ke level terendah sejak akhir bulan Juli.

Aksi jual atas saham produsen chip komputer memicu peninjauan ulang secara luas terhadap trend investasi terkait Kecerdasan Buatan (AI) di tengah persaingan yang kian ketat, sehingga mendorong investor beralih ke aset yang lebih aman seperti obligasi pemerintah.

Produsen chip memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technologies (CMT) mengumumkan kemajuan signifikan dalam desain terbaru sel memori yang bertujuan meningkatkan kepadatan penyimpanan (storage density), sebuah inovasi yang juga tengah digarap oleh para produsen memori terbesar dunia, termasuk Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron.

Presiden CXMT Cao Kanyu dalam sebuah acara industri di Shanghai akhir pekan lalu mengatakan bahwa perusahaan mentargetkan peluncuran produk memori server dengan arsitektur baru di akhir tahun 2026.

Hal ini memunculkan kemungkinan perusahaan-perusahaan Tiongkok dapat memangkas kesenjangan teknologi dengan perusahaan asal AS, Jepang, Koreas Selatan dan Taiwan.

Investor telah memanfaatkan momentum kemajuan AI selama empat tahun terakhir seiring besarnya belanja modal atau investasi yang mendongkrak laba korporasi dan pertumbuhan ekonomi, meskipun dibayangi oleh kekhawatiran mengenai risiko konsentrasi dan ketidakpastian apakah hasil dari investasi tersebut akan segera terwujud.

Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2027 di angka 3.4%, seraya memperingatkan bahwa konflik di Timur Tengah dan meningkatnya utang publik mengancam prospek ekonomi.

Dalam laporan World Economic Outlook (WEO) terbarunya, IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan tahun 2026 menjadi 3.1% dari sebelumnya 3,0% pada bulan Juli, karena investasi terkait Kecerdasan Buatan (AI) membantu mengimbangi tingginya biaya energi. Proyeksi ini masih berada di bawah angka pertumbuhan 3.5% yang tercatat di tahun 2025.

Fokus perhatian investor kini beralih ke musim laporan keuangan (earnings season) 3Q26 di AS yang dimulai minggu ini.

Investor memperkirakan korporasi AS akan kembali mencatatkan pertumbuhan laba yang solid di 3Q26, dan optimisme tersebut akan menghadapi ujian pertamanya pada hari Selasa saat sejumlah bank besar di AS, termasuk JPMorgan, Goldman Sachs, Citi dan Wells Fargo merilis laporan keuangan mereka.

📌 Statistik
IHSG: 5,925.976 | -10.717 poin | (-0.17%)
Volume (Shares) : 36.511 Billion
Total Value (IDR) :10.749 Trillion
Market Cap (IDR) : 10,422.440 Trillion
Saham naik : 336
Saham turun : 290


Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG:
a. Technology: -1.358
b. Financial: -1.323
c. Siklikal: -1.274


Top Gainers:
ADES :35,600 | +1450 | +4.25%
ALKA :7,800 | +1300 | +20.00%
MGLV :13,150 | +850 | +6.91%
UANG :3,410 | +680 | +24.91%
RDTX :12,775 | +675 | +5.58%

Top Losers:
DCII :193,250 | -6225 | -3.12%
ABDA :4,010 | -560 | -12.25%
LIFE :9,900 | -425 | -4.12%
POLU :14,025 | -375 | -2.60%
DAAZ :2,370 | -360 | -13.19%

Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Selamat pagi😁,

Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.

Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
Updated October 14, 2026: - 08.00 WIB
🔴 Suspend: PTPP, TFCO
🟢 Unsuspend: -
🟡 UMA: -


🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: -
Phillip Sekuritas Indonesia

JCI Indication (October 14, 2026)
Bullish
Support: 5,830; Resistance: 6,130

Indeks saham di Asia Rabu pagi (14/10) mayoritas dibuka menguat menjelang rilis data ekonomi Tiongkok yang meliputi Inflasi (CPI, PPI) dan Neraca Perdagangan.

Indeks harga saham utama di Wall Street semalam ditutup turun tipis karena berbagai faktor yang saling bertentangaan, seperti laporan laba bank, aksi jual saham chip komputer, dan fluktuasi harga minyak, mengaburkan prospek pasar.

Saham-saham produsen semikonduktor masih berada di bawah tekanan jual setelah indeks KOSPI di Korea Selatan kemarin turun lebih dari 5% akibat anjloknya harga saham produsen chip memori Samsung dan SK Hynix.

Penurunan ini terjadi setelah produsen chip memori asal Tiongkok, CXMT, mengumumkan kemajuan dalam pengembangan desain yang lebih efisien.

Menambah kekhawatiran, CEO Broadcom Hock Tan menyamakan para investor yang berspekulasi di bidang Kecerdasan Buatan (AI )dengan berjudi di kasino. Hock Tan mengatakan banyak investor tidak paham apa yang sebenarnya mereka investasikan.

Sejauh ini (2026 YTD), indeks S&P 500 telah menguat 14%, didorong oleh saham-saham di sektor teknologi yang terkait dengan AI. Namun, banyak saham yang kenaikan harganya kurang dari 5%, dan bahkan lebih dari 200 saham dalam indeks S&P 500 mencatatkan penurunan harga sepanjang tahun ini.

Dari sisi musim laporan keuangan, empat bank terbesar di AS (JPMorgan Chase, Wells Fargo, Goldman Sachs, dan Citigroup) semalam merilis kienrja mereka di 3Q26 sementara Bank of America (BofA) dan Morgan Stanley akan merilis laporan keuangan pada hari Rabu.

JPMorgan Chase mencatatkan perolehan laba yang meleset dari perkiraan analis, sebuah kejadian yang jarang terjadi, sementara Wells Fargo, Citigroup, dan Goldman Sachs masing-masing melampaui ekspektasi analis dengan selisih yang cukup besar.

Namun demikian, peningkatan laba tahun-ke-tahun (YoY) dari bank bank raksasa ini tidak cukup untuk mengimbangi sikap lebih hati-hati di kalangan para eksekutif setelah kinerja 2Q26 yang sangat gemilang.

3Q26 didominasi oleh berita utama seputar Kecerdasan Buatan (AI), ketidakpastian IPO, harga bahan bakar yang tinggi, dan meningkatnya biaya pinjaman.


News

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) akan membagikan dividen interim sebesar IDR 273.43 miliar.

PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) akan melakukan buyback senilai IDR 1 triliun.

PT GMF Asia Tbk (GMFI) akan melakukan right issue maksimal 22.03 miliar lembar dengan nominal IDR 19 per lembar.


Technical Recommendations (Swing Trading)

EMAS
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 8000
Target Price 1 : 8475 (+5.94%)
Target Price 2 : 8800 (+10.00%)
Stop Loss : 7550 (-5.63%)

SRSN
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 126
Target Price 1 : 138 (+9.52%)
Target Price 2 : 146 (+15.87%)
Stop Loss : 114 (-9.52%)


Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id