Update October 21, 2026: - 08.08 WIB
🔴 Suspend : BSWD, MSIN
🟢 Unsuspend: -
🟡 UMA: LUCY, VKTR
🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: -
🔴 Suspend : BSWD, MSIN
🟢 Unsuspend: -
🟡 UMA: LUCY, VKTR
🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: -
Phillip Sekuritas Indonesia
JCI Indication (October 21, 2026)
Bullish
Support: 4,960; Resistance: 5,640
Indeks saham di Asia Rabu pagi (21/10) dibuka menguat setelah indeks saham utama di Wall Street semalam berakhir beragam (mixed) seiring dengan penurunan harga minyak mentah dan imbal hasil (yield) surat utang Pemrintah AS (US Treasury).
Investor mengalihkan fokus perhatian mereka pada sejumlah rilis laporan keuangan, termasuk dari SpaceX dan Netflix setelah bell penutupan.
Setelah penutupan bursa, saham SpaceX melaporkan bahwa pendapatan 3Q26 meningkat lebih dari dua kali lipat dan melampaui perkiraan berkat pertumbuhan di segment Kecerdasan Buatan (AI) dan Starlink.
Netflix memberikan proyeksi pendapatan 4Q26 yang lebih rendah dari estimasi dan juga memangkas proyeksi pendapatan iklan untuk tahun 2026 dari USD3 miliar menjadi USD 2 miliar dikarenakan peluncuran sejumlah kapabilitas produk iklan yang berjalan lebih lambat dari perkiraan.
Investor mencermati laporan keuangan korporasi untuk mencari bukti bahwa konsumen dan perekonomian secara luas tetap tangguh, sekaligus memastikan bahwa belanja besar-besaran di bidang AI) membuahkan hasil.
Di pasar obligasi, yield US Treasury note bertenor 10 tahun turun 1.5 bps menjadi 5.12% karena para investor mencerna lebih banyak data ekonomi AS dan terus mengevaluasi inflasi menjelang keputusan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve) minggu depan.
Di pasar kontrak berjangka (Futures), peluang atau ekspektasi kenaikan suku bunga setidaknya sebesar 25 bps oleh Federal Reserve dalam pertemuan kebijakan minggu depan berada di angka 17.2%, turun dari 22.1% minggu lalu dan 57.6% pada bulan sebelumnya.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah turun setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima bulan.
Investor mencermati pertemuan antara presiden Iran dan kepala staff angkatan darat Pakistan, yang berperan penting sebagai mediator antara AS dan Iran, di tengah berlanjutnya serangan kelompok Houthi Yaman terhadap infrastruktur migas Arab Saudi yang berpotensi mengganggu pasokan.
Di dari sisi ekonomi, data Housng Starts AS memperlihatkan jumlah proyek pembangunan rumah baru turun ke level terendah dalam empat bulan di tengah lemahnya permintaan sementara suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih tinggi.
News
PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) akan membagikan dividen interim sebesar IDR 8 per lembar saham.
PT Puradelta Tbk (DMAS) akan membagikan dividen interim sebesar IDR 1.39 triliun.
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) akan melunasi obligasi dan sukuk sebesar IDR 433.96 miliar.
Technical Recommendations (Swing Trading)
ASGR (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 2310
Target Price 1 : 2590 (+12.12%)
Target Price 2 : 2750 (+19.05%)
Stop Loss : 2050 (-11.26%)
ERAA (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 525
Target Price 1 : 580 (+10.48%)
Target Price 2 : 605 (+15.24%)
Stop Loss : 470 (-10.48%)
POWR (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 865
Target Price 1 : 950 (+9.83%)
Target Price 2 : 1010 (+16.76%)
Stop Loss : 780 (-9.83%)
Sell on Strength (SoS) (Recommendation Date)
AUTO: October 20, 2026
Hit Target 1 3260 (+7.24%)
ITMG: October 20, 2026
Hit Target 1 24000 (+6.31%)
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
JCI Indication (October 21, 2026)
Bullish
Support: 4,960; Resistance: 5,640
Indeks saham di Asia Rabu pagi (21/10) dibuka menguat setelah indeks saham utama di Wall Street semalam berakhir beragam (mixed) seiring dengan penurunan harga minyak mentah dan imbal hasil (yield) surat utang Pemrintah AS (US Treasury).
Investor mengalihkan fokus perhatian mereka pada sejumlah rilis laporan keuangan, termasuk dari SpaceX dan Netflix setelah bell penutupan.
Setelah penutupan bursa, saham SpaceX melaporkan bahwa pendapatan 3Q26 meningkat lebih dari dua kali lipat dan melampaui perkiraan berkat pertumbuhan di segment Kecerdasan Buatan (AI) dan Starlink.
Netflix memberikan proyeksi pendapatan 4Q26 yang lebih rendah dari estimasi dan juga memangkas proyeksi pendapatan iklan untuk tahun 2026 dari USD3 miliar menjadi USD 2 miliar dikarenakan peluncuran sejumlah kapabilitas produk iklan yang berjalan lebih lambat dari perkiraan.
Investor mencermati laporan keuangan korporasi untuk mencari bukti bahwa konsumen dan perekonomian secara luas tetap tangguh, sekaligus memastikan bahwa belanja besar-besaran di bidang AI) membuahkan hasil.
Di pasar obligasi, yield US Treasury note bertenor 10 tahun turun 1.5 bps menjadi 5.12% karena para investor mencerna lebih banyak data ekonomi AS dan terus mengevaluasi inflasi menjelang keputusan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve) minggu depan.
Di pasar kontrak berjangka (Futures), peluang atau ekspektasi kenaikan suku bunga setidaknya sebesar 25 bps oleh Federal Reserve dalam pertemuan kebijakan minggu depan berada di angka 17.2%, turun dari 22.1% minggu lalu dan 57.6% pada bulan sebelumnya.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah turun setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima bulan.
Investor mencermati pertemuan antara presiden Iran dan kepala staff angkatan darat Pakistan, yang berperan penting sebagai mediator antara AS dan Iran, di tengah berlanjutnya serangan kelompok Houthi Yaman terhadap infrastruktur migas Arab Saudi yang berpotensi mengganggu pasokan.
Di dari sisi ekonomi, data Housng Starts AS memperlihatkan jumlah proyek pembangunan rumah baru turun ke level terendah dalam empat bulan di tengah lemahnya permintaan sementara suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih tinggi.
News
PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) akan membagikan dividen interim sebesar IDR 8 per lembar saham.
PT Puradelta Tbk (DMAS) akan membagikan dividen interim sebesar IDR 1.39 triliun.
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) akan melunasi obligasi dan sukuk sebesar IDR 433.96 miliar.
Technical Recommendations (Swing Trading)
ASGR (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 2310
Target Price 1 : 2590 (+12.12%)
Target Price 2 : 2750 (+19.05%)
Stop Loss : 2050 (-11.26%)
ERAA (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 525
Target Price 1 : 580 (+10.48%)
Target Price 2 : 605 (+15.24%)
Stop Loss : 470 (-10.48%)
POWR (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 865
Target Price 1 : 950 (+9.83%)
Target Price 2 : 1010 (+16.76%)
Stop Loss : 780 (-9.83%)
Sell on Strength (SoS) (Recommendation Date)
AUTO: October 20, 2026
Hit Target 1 3260 (+7.24%)
ITMG: October 20, 2026
Hit Target 1 24000 (+6.31%)
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Zoom
Join our Cloud HD Video Meeting
Zoom is the leader in modern enterprise cloud communications.
Phillip Sekuritas Indonesia Research
Photo
ITMG Hit Target 2
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review Oktober 21, 2026
Indeks saham di Asia Rabu sore (21/10) ditutup beragam (mixed). Bursa Jepang dan Korea Selatan menguat, dipimpin saham-saham teknologi. Pemicunya adalah pulihnya saham-saham pemain utama pembangunan infrastruktur AI setelah beberapa minggu tertekan oleh kekhawatiran soal profitabilitas dan pendanaan berbasis utang. Investor kini menantikan rilis laporan keuangan Tesla dan Meta pekan ini untuk mengukur keberlanjutan pemulihan sentimen AI.
Indeks Kospi melonjak 3.29% ke level 5,735.66, sedangkan Nikkei 225 naik 0.85% ke 64,621.24. Sebaliknya, indeks Hang Seng turun 0.90% ke 23,651.87, setelah penguatan di awal sesi memudar seiring turunnya saham Tencent ke bawah HKD400 dan anjloknya saham CATL usai laporan keuangannya di bawah ekspektasi.
Pelemahan di sebagian kawasan Asia juga dipengaruhi kembali naiknya harga minyak mentah. Harga Brent kembali di atas USD110 per barel, sementara imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun yang bertahan di sekitar 5.1% terus menekan valuasi saham-saham AI. Kenaikan harga minyak terjadi setelah Garda Revolusi Iran menyatakan ranjau laut telah menghalangi tiga kapal tanker yang mencoba melintasi Selat Hormuz melalui rute yang dianggap tidak sah oleh Teheran.
Dari sisi ekonomi, ekspor Jepang melonjak 16.7% Y/Y di bulan September berkat kuatnya penjualan otomotif dan komponen terkait komputer. Namun impor melonjak 18.9%, sebagian besar akibat tingginya harga minyak. Akibatnya, defisit neraca perdagangan Jepang di bulan September tercatat ¥536.6 miliar, jauh di atas ekspektasi ¥181 miliar.
Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 49.47 poin atau 0.94% ke level 5,328.36 setelah bergerak fluktuatif. Indeks sempat dibuka naik sekitar 0.6% lalu berbalik ke zona merah dengan koreksi lebih dari 1%, sebelum kembali menguat di sesi II. Kenaikan terbesar dicatatkan sektor kesehatan (+3.35%), properti (+1.77%) dan infrastruktur (+1.47%).
Penguatan IHSG ditopang keputusan Bank Indonesia. Dalam RDG 20–21 Oktober 2026, BI mempertahankan BI-Rate di 5.75%, namun menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5%, sementara Lending Facility tetap di 6.5%. BI juga menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk mendorong likuiditas. Kombinasi ini mencerminkan pengetatan terarah untuk menjaga stabilitas Rupiah tanpa menaikkan suku bunga acuan, sekaligus melonggarkan likuiditas perbankan untuk menopang penyaluran kredit.
📌 Statistik
IHSG: 5328.360 |+49.472 poin | (+0.94%)
Volume (Shares) : 35.065 Billion
Total Value (IDR) : 17.903 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,400.250 Trillion
Saham naik : 369
Saham turun : 308
Tiga Sektor yang menjadi penopang IHSG:
a. Non Siklikal: +5.332
b. Financial: +4.881
c. Basic Material: +3.592
Top Gainers:
PKPK :7,500 | +1,050 | +16.28%
LIFE :9,325 | +1,025 | +12.35%
TRUK :6,025 | +1,000 | +19.90%
GGRM :16,500 | +875 | +5.60%
ITMG :24,900 | +750 | +3.11%
Top Losers:
DCII :182,975 | -1,800 | -0.97%
POLU :11,300 | -825 | -6.80%
SINI :9,650 | -725 | -6.99%
MKPI :19,800 | -625 | -3.06%
RDTX :12,400 | -400 | -3.13%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Market Review Oktober 21, 2026
Indeks saham di Asia Rabu sore (21/10) ditutup beragam (mixed). Bursa Jepang dan Korea Selatan menguat, dipimpin saham-saham teknologi. Pemicunya adalah pulihnya saham-saham pemain utama pembangunan infrastruktur AI setelah beberapa minggu tertekan oleh kekhawatiran soal profitabilitas dan pendanaan berbasis utang. Investor kini menantikan rilis laporan keuangan Tesla dan Meta pekan ini untuk mengukur keberlanjutan pemulihan sentimen AI.
Indeks Kospi melonjak 3.29% ke level 5,735.66, sedangkan Nikkei 225 naik 0.85% ke 64,621.24. Sebaliknya, indeks Hang Seng turun 0.90% ke 23,651.87, setelah penguatan di awal sesi memudar seiring turunnya saham Tencent ke bawah HKD400 dan anjloknya saham CATL usai laporan keuangannya di bawah ekspektasi.
Pelemahan di sebagian kawasan Asia juga dipengaruhi kembali naiknya harga minyak mentah. Harga Brent kembali di atas USD110 per barel, sementara imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun yang bertahan di sekitar 5.1% terus menekan valuasi saham-saham AI. Kenaikan harga minyak terjadi setelah Garda Revolusi Iran menyatakan ranjau laut telah menghalangi tiga kapal tanker yang mencoba melintasi Selat Hormuz melalui rute yang dianggap tidak sah oleh Teheran.
Dari sisi ekonomi, ekspor Jepang melonjak 16.7% Y/Y di bulan September berkat kuatnya penjualan otomotif dan komponen terkait komputer. Namun impor melonjak 18.9%, sebagian besar akibat tingginya harga minyak. Akibatnya, defisit neraca perdagangan Jepang di bulan September tercatat ¥536.6 miliar, jauh di atas ekspektasi ¥181 miliar.
Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 49.47 poin atau 0.94% ke level 5,328.36 setelah bergerak fluktuatif. Indeks sempat dibuka naik sekitar 0.6% lalu berbalik ke zona merah dengan koreksi lebih dari 1%, sebelum kembali menguat di sesi II. Kenaikan terbesar dicatatkan sektor kesehatan (+3.35%), properti (+1.77%) dan infrastruktur (+1.47%).
Penguatan IHSG ditopang keputusan Bank Indonesia. Dalam RDG 20–21 Oktober 2026, BI mempertahankan BI-Rate di 5.75%, namun menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5%, sementara Lending Facility tetap di 6.5%. BI juga menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk mendorong likuiditas. Kombinasi ini mencerminkan pengetatan terarah untuk menjaga stabilitas Rupiah tanpa menaikkan suku bunga acuan, sekaligus melonggarkan likuiditas perbankan untuk menopang penyaluran kredit.
📌 Statistik
IHSG: 5328.360 |+49.472 poin | (+0.94%)
Volume (Shares) : 35.065 Billion
Total Value (IDR) : 17.903 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,400.250 Trillion
Saham naik : 369
Saham turun : 308
Tiga Sektor yang menjadi penopang IHSG:
a. Non Siklikal: +5.332
b. Financial: +4.881
c. Basic Material: +3.592
Top Gainers:
PKPK :7,500 | +1,050 | +16.28%
LIFE :9,325 | +1,025 | +12.35%
TRUK :6,025 | +1,000 | +19.90%
GGRM :16,500 | +875 | +5.60%
ITMG :24,900 | +750 | +3.11%
Top Losers:
DCII :182,975 | -1,800 | -0.97%
POLU :11,300 | -825 | -6.80%
SINI :9,650 | -725 | -6.99%
MKPI :19,800 | -625 | -3.06%
RDTX :12,400 | -400 | -3.13%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Zoom
Join our Cloud HD Video Meeting
Zoom is the leader in modern enterprise cloud communications.
❤1
Forwarded from Phillip Sekuritas Indonesia Research
Selamat pagi😁,
Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.
Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.
Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
Phillip Sekuritas Indonesia
JCI Indication (October 22, 2026)
Sideways
Support: 4,980; Resistance: 5,800
Indeks saham di Asia Kamis pagi (22/10) dibuka melemah meskipun indeks saham utama di Wall Street semalam ditutup naik dengan S&P 500 memperpanjang kenaikan menjadi tiga hari beruntun.
Kondisi pasar energi, valuta asing, dan obligasi AS yang relatif tenang memungkinkan berita dan knerja keuangan sektor teknologi menjadi sorotan utama.
Rilis laporan keuangan dari SpaceX dan Super Micro Computer membangkitkan minat investor terhadap saham-saham yang terkait dengan Kecerdasan Buatan (AI).
Laba bersih SpaceX sebesar USD4,4 miliar di 3Q26, lebih dari dua kali lipat dari perkiraan para analis, serta berbanding terbalik dengan kerugian sebesar USD1,1 miliar pada tahun sebelumnya. Pendapatan SpaceX melonjak 161% menjadi USD14,6 miliar.
Pasca rilis laporan keruangan Space X, Musk mengatakan bahwa penggabungan atau merger antara SpaceX dan Tesla akan menjadi ide yang bagus.
Super Micro Computer menaikkan proyeksi pendapatan 1Q27 menjadi di kisaran USD18,5 miliar – USD19,5 miliar, dari perkiraan sebelumnya sebesar USD14,5 miliar – USD15,5 miliar, terutama karena meningkatnya permintaan untuk platform AI.
Perhatian pasar juga tertuju pada perjanjian rantai pasok Nvidia di AS. Nvidia mengumumkan rencana untuk memperluas kapasitas manufaktur global guna memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap platform komputasi terakselerasi serta platform pabrik AI (AI factory) yang mencakup seluruh tumpukan teknologi (full-stack) milik perusahaan.
Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury) bergerak turun dengan yield uS Treasury note bertenor 10 tahun turun kurang dari 1 bps menjadi 5.11%.
Sementara itu, di Eropa yield surat utang Pemerintah Perancis naik menembus 5% untuk pertama kali sejak tahun 2002 akibat meningkatnya kekhawatiran mengenai prospek ekonomi negara tersebut.
Dari Asia, bank sentral Korea Selatan atau Bank of Korea (BOK) pagi ini secara tak terduga mempertahankan suku bunga acuan di 3.0% setelah melakukan kenaikan sebesar 25 bps di bulan Juli dan Agustus.
Para analis menyatakan bahwa langkah ini tidak menandakan perubahan sikap kebijakan, mengingat tingkat inflasi yang masih tinggi.
Inflasi di negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia ini tercatat sebesar 2.9% Y/Y di bulan September, bertahan di atas target 2% yang ditetapkan oleh BOK selama 13 bulan.
News
PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) berencan membagikan saham bonus dengan rasio 6:4.
PT Gunanusa Tbk (GUNA) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 18.78% menjadi IDR 57.03 miliar hingga kuartal III 2026.
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatatkan penyusutan laba bersih sebesar 56.75% menjadi IDR 25.35 miliar hingga kuartal III 2026.
Technical Recommendations (Swing Trading)
HRUM (Sharia): Speculative on the support area
Short Term Trend : Bearish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 720
Target Price 1 : 795 (+10.42%)
Target Price 2 : 840 (+16.67%)
Stop Loss : 645 (-10.42%)
ICBP (Sharia): Speculative on the support area
Short Term Trend : Bearish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 6000
Target Price 1 : 6500 (+8.33%)
Target Price 2 : 6900 (+15.00%)
Stop Loss : 5500 (-8.33%)
MARK (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1115
Target Price 1 : 1205 (+8.07%)
Target Price 2 : 1260 (+13.00%)
Stop Loss : 1030 (-7.62%)
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
JCI Indication (October 22, 2026)
Sideways
Support: 4,980; Resistance: 5,800
Indeks saham di Asia Kamis pagi (22/10) dibuka melemah meskipun indeks saham utama di Wall Street semalam ditutup naik dengan S&P 500 memperpanjang kenaikan menjadi tiga hari beruntun.
Kondisi pasar energi, valuta asing, dan obligasi AS yang relatif tenang memungkinkan berita dan knerja keuangan sektor teknologi menjadi sorotan utama.
Rilis laporan keuangan dari SpaceX dan Super Micro Computer membangkitkan minat investor terhadap saham-saham yang terkait dengan Kecerdasan Buatan (AI).
Laba bersih SpaceX sebesar USD4,4 miliar di 3Q26, lebih dari dua kali lipat dari perkiraan para analis, serta berbanding terbalik dengan kerugian sebesar USD1,1 miliar pada tahun sebelumnya. Pendapatan SpaceX melonjak 161% menjadi USD14,6 miliar.
Pasca rilis laporan keruangan Space X, Musk mengatakan bahwa penggabungan atau merger antara SpaceX dan Tesla akan menjadi ide yang bagus.
Super Micro Computer menaikkan proyeksi pendapatan 1Q27 menjadi di kisaran USD18,5 miliar – USD19,5 miliar, dari perkiraan sebelumnya sebesar USD14,5 miliar – USD15,5 miliar, terutama karena meningkatnya permintaan untuk platform AI.
Perhatian pasar juga tertuju pada perjanjian rantai pasok Nvidia di AS. Nvidia mengumumkan rencana untuk memperluas kapasitas manufaktur global guna memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap platform komputasi terakselerasi serta platform pabrik AI (AI factory) yang mencakup seluruh tumpukan teknologi (full-stack) milik perusahaan.
Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury) bergerak turun dengan yield uS Treasury note bertenor 10 tahun turun kurang dari 1 bps menjadi 5.11%.
Sementara itu, di Eropa yield surat utang Pemerintah Perancis naik menembus 5% untuk pertama kali sejak tahun 2002 akibat meningkatnya kekhawatiran mengenai prospek ekonomi negara tersebut.
Dari Asia, bank sentral Korea Selatan atau Bank of Korea (BOK) pagi ini secara tak terduga mempertahankan suku bunga acuan di 3.0% setelah melakukan kenaikan sebesar 25 bps di bulan Juli dan Agustus.
Para analis menyatakan bahwa langkah ini tidak menandakan perubahan sikap kebijakan, mengingat tingkat inflasi yang masih tinggi.
Inflasi di negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia ini tercatat sebesar 2.9% Y/Y di bulan September, bertahan di atas target 2% yang ditetapkan oleh BOK selama 13 bulan.
News
PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) berencan membagikan saham bonus dengan rasio 6:4.
PT Gunanusa Tbk (GUNA) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 18.78% menjadi IDR 57.03 miliar hingga kuartal III 2026.
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatatkan penyusutan laba bersih sebesar 56.75% menjadi IDR 25.35 miliar hingga kuartal III 2026.
Technical Recommendations (Swing Trading)
HRUM (Sharia): Speculative on the support area
Short Term Trend : Bearish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 720
Target Price 1 : 795 (+10.42%)
Target Price 2 : 840 (+16.67%)
Stop Loss : 645 (-10.42%)
ICBP (Sharia): Speculative on the support area
Short Term Trend : Bearish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 6000
Target Price 1 : 6500 (+8.33%)
Target Price 2 : 6900 (+15.00%)
Stop Loss : 5500 (-8.33%)
MARK (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1115
Target Price 1 : 1205 (+8.07%)
Target Price 2 : 1260 (+13.00%)
Stop Loss : 1030 (-7.62%)
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id
Zoom
Join our Cloud HD Video Meeting
Zoom is the leader in modern enterprise cloud communications.