Digital Marketing RWP GRUP
1.15K subscribers
1.09K photos
78 videos
41 files
796 links
Download Telegram
Berikut adalah estimasi distribusi penghasilan tahunan untuk penargetan Pemirsa di Indonesia:

Pendapatan Rumah Tangga
(fitur ini bisa dimanfaatkan untuk menargetkan orang dg PENDAPATAN menengah bawah atau menengah atas)

kurang dari 50% = Rp0-50.000.000
41-50% = Rp50.000.001-60.000.000
31-40% = Rp60.000.001-75.000.000
21-30% = Rp75.000.001-100.000.000
11-20% = Rp100.000.001-150.000.000
top 10% = Rp150.000.000+

Mohon diingat bahwa angka ini adalah angka estimasi dan mungkin dapat berubah sewaktu-waktu.

Semoga membantu juga untuk teman teman semua , 

Salam 
Ardy
Facebook di bawah Meta akan melakukan PHK Ribuan pegawainya dalam minggu ini.

Hal ini dilakukan karena menurunnya pendapatan perusahaan, saham meta yang anjlok, kondisi ekonomi global yg memburuk, dll :

https://inet.detik.com/business/d-6396275/mark-zuckerberg-mulai-phk-karyawan-meta-dan-ungkap-alasannya

Jadi, masihkah kita mengandalkan medsos & market place sbg sandaran utama Bisnis Online?

Saatnya beralih memikirkan Bisnis dg sistem sendiri dengan memiliki Website Pribadi.

Dg Website sendiri, maka Medsos & Market Place hanya dijadikan pasar kedua atau toko sampingan Sobat.

Besarkan Toko atau Website sendiri. Karena jika sudah besar, Anda akan menikmati nya untuk jangka panjang. Bahkan bisa diwariskan.

Siap ya?
Resmi, Meta-Facebook PHK 11.000 Karyawannya. Karma buat Facebook?

(Jika bermanfaat, sebarkan!)

https://www.suara.com/bisnis/2022/11/10/064245/mark-zuckerberg-salah-strategi-11000-karyawan-induk-facebook-kena-phk

Selain karena pengaruh ekonomi global yang memburuk, investasi Meta yg jor-joran, ada pengaruh lain yg lebih penting yaitu menurunnya pendapatan IKLAN.

Selama 13 bulan terakhir Meta merugi Rp. 1.500 Trilyun lebih. Jumlah yang sangat fantastis.

Bagaimana Meta mau berinvestasi jika pendapatan Iklannya terus menurun?

Menurut Saya, ini semacam karma atau hukuman alam buat Facebook yang terlalu semena-mena kepada Pemasang Iklan.

*Gimana maksudnya?*

Yah kita tahu bahwa Pendapatan utama Media sosial seperti Facebook & Instagram pasti dari Iklan. Begitu juga Google sebagai mesin pencari. Sekitar 80% pendapatannya berasal dari Iklan.

Lalu jika sadar bahwa pendapat utamanya dari iklan, mengapa Meta atau Facebook & IG dengan semena-mena mematikan iklan kliennya?

Apakah mereka merasa sudah terlalu pede bahwa banyak pemasang iklannya? Sehingga dengan mudah mematikan iklan (banned) yg tidak bersalah sama sekali?

Kadang iklan sudah berjalan berbulan-bulan sampai 1 tahun lebih dengan lancar, lalu tiba-tiba iklannya dibanned dengan alasan melanggar aturan Facebook (Meta). Padahal Pemasang iklan tidak melakukan perubahan apa-apa.

Kadang iklan baru berjalan seminggu dengan lancar, lalu tiba-tiba dapat info dibanned gara-gara alasan yg sama, melanggar kebijakan Facebook.

Sudah diperbaiki sesuai permintaan Facebook bahkan sampai kirim foto KTP segala, hasilnya banyak yg tidak disetujui. Meski sebagian juga telah disetujui.

Yang parah adalah Akun Iklannya ditutup permanen sehingga tidak bisa beriklan.

Dalam logika awam kita berpikir: *kita mau kasih duit lewat iklan kok dipersulit? Apakah Meta sudah terlalu merasa KAYA sehingga mengabaikan aspek kebenaran orang-orang yg serius jujur mau pasang iklan?*

Kondisi seperti itu bukan dialami 1-2 pengiklan, mungkin puluhan atau ratusan. Mungkin juga ribuan pengiklan merasakannya.

Saya sebagai Pengajar Digital Marketing RWP sejak tahun 2009 sampai 2022 saat ini (20.000 murid yang telah belajar), baru kali ini merasakan aspek *pengkerdilan pentingnya sumbangsih* Pemasang Iklan bagi Omset Perusahaan Periklanan (Meta). Perusahaan lain seperti Google dan Yahoo di masa lalu sangat menghargai Pemasang Iklan. Mereka tidak semena-mena mematikan iklan klien. Mereka sangat menghargai pemasang iklan.

Mungkin sudah ratusan murid RWP dan calon Murid yang sudah curhat tentang iklannya yang distop Facebook & IG secara tiba-tiba. Bahkan mereka mengaku mengalihkan anggaran iklannya ke Google Ads yang lebih ramah terhadap Pemasang Iklan. Hasilnya tidak mengecewakan di Google.

Saya pernah membimbing Murid yang belajar Google Ads dengan anggaran iklan Rp. 100 Ribu/hari. Iklan sebelumnya dg produk berbeda sudah jalan Rp. 300 Ribu/hari. Hasilnya dapat penjualan tiap hari dengan Omset Jutaan rupiah per hari.

Beliau adalah salah satu murid yang kecewa dengan Facebook Ads karena Akun Iklannya dibanned dengan alasan pelanggaran. Padahal iklan sudah berjalan hampir 1 tahun katanya & tidak melakukan perubahan yang melanggar.

Kini sudah 1 tahun lebih beliau pasang iklan Google Ads dikalikan Rp. 300-400 Ribu/hari. Tentu nilainya tidak kecil. Lalu coba kalikan dengan asumsi Ribuan Pemasang Iklan yg dibanned dengan alasan tidak masuk akal. Pastilah gede banget & ini menjadi salah satu sebab menurunnya pendapat iklan Facebook.

Jika dari Komunitas RWP saja ada ratusan pengiklan yg distop iklannya, maka jika ditambahkan dengan komunitas lain secara Indonesia & dunia, mungkin Ribuan pengiklan mengalami hal yang sama.

Terakhir, Saya sering chat via Messenger Facebook dg Tim Facebook Ads untuk menanyakan Akun Klien yang dibanned. Kadang hanya Fanpage atau Website yang dibanned. Kadang hanya iklan yang dibanned. Kadang Akunnya.

Menurut Tim Facebook, iklan yg dibanned atau disuspend pertama kali biasanya dilakukan oleh sistem robot. Hal ini jika diketahui oleh sistem ada kecurigaan pelanggaran.
Kita sebagai pemasang iklan bisa mengajukan banding untuk minta peninjauan. Nah saat banding tersebut, barulah Tim manusia yg bekerja.

Saat Saya ajukan banding, biasanya setelah ditinjau 24-48 jam, iklan dibuka kembali. Karena memang kami merasa tidak melakukan pelanggaran dimaksud.

Beberapa iklan Saya & iklan klien jalan normal kembali.

Namun yang anehnya, setelah iklan yg sama berjalan 1 bulan atau lebih, tiba-tiba dapat notifikasi iklan melanggar lagi. Dan iklan pun berhenti. Dalam waktu hampir bersamaan, iklan murid-murid kami juga dibanned. Hmm... Capek lagi mengajukan banding. Ada iklan yg tayang lagi dan ada yang tidak.

Menurut Saya, para Pengiklan merasa lelah mengikuti maunya sistem Facebook. Akhirnya banyak yang beralih pasang iklan ke platform lain seperti Google Ads, Tiktok Ads, dll.

Jika Tim Meta mau memperbaiki diri, baiknya mulailah perbaiki layanan pada ribuan atau jutaan PENGIKLANNYA. Belajarlah menghargai Pengiklan!!

Jangan semena-mena kepada para Pengiklan karena dari merekalah sumber Penghasilan Meta berasal..

Semoga bermanfaat!

(silahkan sebarkan tulisan ini)

*Davit Putra, S.Si RWP - Bogor*

Konsultan & Pengajar Digital Marketing RWPGrup.com
*Bisnis yang Kokoh vs Lemah*

Setiap orang ingin punya Bisnis yang berhasil, baik dari segi omset, profit maupun pencapaian prestasi tertentu.

Namun untuk memenuhi kriteria keberhasilan di atas, Anda mesti membangun pondasi bisnis yang kokoh untuk jangka panjang.

Usahakan jangan asal mengikuti arus trend yang lagi ramai. Kalau bisnis yang lagi ramai tersebut bisa menciptakan pondasi yang kokoh untuk jangka panjang, maka silahkan ambil.

Namun jika bisnis tersebut terlihat ramai namun prosesnya instan, biasanya pondasi bisnis seperti ini lemah.

*Bagaimana Membedakan Bisnis yang Kokoh untuk Jangka Panjang vs Lemah?*

*Berikut ciri-ciri Bisnis yang kokoh untuk jangka panjang:*

1). Adanya kebutuhan pasar yang terus-menerus terhadap suatu produk/jasa, bukan musiman.
Note:
-Produk BP Grup memenuhi ciri ini.
-Karena merupakan produk kesehatan tubuh & perawatan wajah, maka Produk BP Grup akan dibutuhkan terus-menerus selama ada manusia yang bidup.

2). Riset kebutuhan pasar produk tersebut dari yang umum hingga spesifik. Misal, jika ada produk utama & produk turunannya yang dibutuhkan orang banyak, maka silahkan ambil.
Riset ini akan lebih mudah dilakukan dengan menggunakan media online dengan alat Riset Google Keyword Planner (Alat GKP). Link untuk alat Riset GKP ini adalah : https://ads.google.com/intl/id_id/home/tools/keyword-planner/

Selain mengetahui jumlah pencarian atau jumlah target pasar kita, hasil riset GKP juga bisa diolah untuk mengetahui POTENSI OMSET per bulan. Wuiihhh, canggih ya..!

Hasil riset kami dengan alat GKP menunjukkan potensi Omset Produk BP 1% saja dari pencarian di Google nilainya lebih dari Rp. 2 milyar/bulan. Dan potensi omset terkecil sekitar Rp. 25 juta sebulan.

Note:
-Produk BP Grup memenuhi ciri ini.
-Produk kesehatan BP dimulai dari 4 khasiat utama yaitu IKAD (Imunitas tubuh, Kolesterol, Asam Urat, Diabetes), lalu berkembang secara spesifik dengan menciptakan produk khusus yang berkhasiat untuk tulang, nyeri sendi, susah tidur (insomnia), kesehatan mata dll.

3). Ada proses yang wajib dilewati step by step untuk menciptakan bisnis menjadi besar (bukan instan).

Bisnis yang kokoh untuk jangka panjang diciptakan melewati perjuangan yang berliku, bukan instan. Banyak bisnis yang diciptakan dengan instan alias cepat lalu dalam waktu singkat bisa terlihat besar. Sebenarnya itu bukan bisnis yang kokoh untuk jangka panjang. Tapi bisnis yang dipaksakan supaya terlihat kokoh. Padahal pondasinya lemah. Begitu ada masalah krusial di pucuk pimpinan, maka bisnisnya bisa bubar.

Contoh nyata dari Bisnis yang dipaksakan besar dalam waktu singkat adalah Bisnis Market Place (Bisnis MP). Mereka terlihat besar dalam waktu singkat, namun sebenarnya pondasinya tidak kokoh.
Bukan hanya Bisnis inti MP nya yang lemah (Manajemen), tapi juga para Seller yang bergabung sangat lemah ilmunya.

Buktinya Bisnis inti MP itu lemah adalah jual-beli saham atau nilai kapital perusahaan untuk dijual kembali kepada investor yang berminat. Jika nilai kapital perusahaan MP terlihat besar & harga sahamnya naik di pasar modal, maka besar kemungkinan investor tertarik untuk "menyuntikkan dana". Perhatikan, ini bukan profit, tapi dana yang disuntik investor supaya modal perusahaan MP semakin besar. Perkara profit itu belakangan (istilahnya bakar duit dulu bertahun-tahun).

Namun ketika suatu saat nilai saham perusahaan MP tersebut anjlok, atau ada gejolak ekonomi global yang menyebabkan investor menarik dananya, maka hancurlah perusahaan MP tersebut. Ada perusahaan MP yang gulung tikar, ada juga yang masih bertahan namun dengan kebijakan PHK karyawan & pemotongan fasilitas untuk menghemat anggaran. Contoh nyata baru-baru ini adalah MP Shopee yang menutup operasionalnya di 5 negara dan PHK karyawan termasuk Shopee Indonesia.

Lalu apa buktinya kalau Seller itu lemah di MP? Coba saja suruh mereka mendatangkan trafik pengunjung sendiri ke toko MP nya. Suruh manajemen MP stop iklan di televisi dan media lain. Apakah para Seller bisa mendatangkan pembeli sendiri? Pasti mereka kelabakan.
Selama ini mereka hanya bekerja sebagai orang yang memfollow up Pengunjung yang datang ke MP, hasil dari iklan manajemen MP yang jor-joran. Para Seller tidak belajar dari awal mendatangkan pengunjung (prospek). Jika suatu saat perusahaan MP tersebut tutup, maka para Seller akan mati kutu alias MATI GAYA. Mereka tidak tahu cara merintis dari awal untuk menciptakan database prospek. Inilah yang Saya sebut pondasi bisnis mereka tidak kokoh alias instan.

Note:
-Bisnis BP Grup memenuhi ciri ini.
-Bisnis Para Mitra BP bisa tumbuh besar karena adanya proses yang bertahap, step by step, one by one. Tidak ada istilah arahan cara instan untuk menjadi Pengusaha Sukses BP. Semunya butuh proses.
-Untuk jadi Distributor saja tidak bisa langsung instan meskipun punya modal puluhan juta rupiah. Harus melewati pembuktian jualan jadi Agen selama beberapa bulan atau tahun.

4). Ada Mentor atau Guru atau Komunitas untuk belajar dengan terarah sampai sukses.

Tanpa bimbingan Mentor atau Guru atau Komunitas, kita akan banyak melalui masa trial eror. Masa trial eror sendiri itu sangat panjang, melelahkan, dan memakan biaya yang banyak. Selain itu, arah suksesnya belum jelas karena belum ada contohnya.

Note:
-Di bisnis BP, arah suksesnya sudah jelas. Karena ada bukti Mentor/Guru yang telah berhasil duluan. Kita tinggal ikuti gerbong suksesnya saja, ikuti pola kerjanya, dan sabar menjalankan bisnisnya step by step. Insya Allah kesuksesan sudah di depan mata. Tak lama lagi kok....!


*Adapun ciri-ciri bisnis yang lemah untuk jangka panjang adalah kebalikan 4 poin di atas:*

1. Kebutuhan produknya musiman, bukan untuk jangka panjang.

2. Kebutuhan pasar belum jelas seberapa besarnya. Bahkan tidak ada produk turunannya. Potensi omset pun belum ada gambarannya.

3. Bisnisnya dijalankan dengan instan, pelakunya tidak mau melewati proses step by step untuk membesarkan bisnisnya.

4. Tidak ada Mentor, Guru, ataupun Komunitas yang membimbing. Resiko trial eror sangat lama waktunya & mengeluarkan anggaran yang banyak.


Jika Anda belum mempunyai bisnis yang kokoh untuk jangka panjang, atau pernah menjalankan bisnis namun gagal berkali-kali, ada baiknya mulai berpikir untuk membangun bisnis yang kokoh untuk jangka panjang bersama kami.

Jangan hanya mengikuti arus yang lagi ramai, tapi pilihlah yang sesuai passion dan bisa memperkuat pondasi bisnis Anda untuk selamanya. Lebih bagus lagi bisnis yang bisa diwariskan kepada anak-cucu.

Insya Allah Bisnis BP Grup sudah memenuhi pencarian Anda untuk membangun bisnis yang kokoh untuk jangka panjang.

Kami tunggu Anda bergabung di Komunitas BP Grup-Bee Corps. Buktikan!


Semoga bermanfaat.

*Davit Putra*
Perusahaan sebesar Amazon terkena badai krisis. Diperkirakan 10.000 karyawan akan diPHK:

https://m.eramuslim.com/berita/sebesar-amazon-pun-terkena-badai-krisis-pecat-10-ribu-karyawan.htm

Ayo Sobat lanjutkan perjuangan di Bisnis BP Grup ini... Mau cari Bisnis kayak apa lagi?

Bergantung pada sistem orang lain tidak bisa dijadikan pegangan bisnis jangka panjang.
Mending bangun sistem Bisnis di BP Grup yang bisa untuk jangka panjang.

Bahkan bisa diwariskan ke anak. Jadi waktu kita berjuang di BP ini akan terbalas kelak & panen besar.

Siap berjuang? 🀝
Digital Marketing RWP GRUP
Woww, Shopee melakukan PHK lagi untuk ketiga kalinya dalam tahun ini: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20221119075731-37-389482/shopee-phk-lagi-baru-masuk-kantor-baca-kabar-buruk-di-email
Yuk bangun Bisnis dengan sistem sendiri yg lebih kuat untuk jangka panjang.

Jangan mau jadi karyawan selamanya..

Jika berbisnis, jangan 100% bergantung pada platform Market Place & Medsos sebagai media utama. Bahaya!!

Jadikan MP & Medsos media sampingan, Website Andalah yang utama..!

Milikilah Website sendiri karena bisa untuk jangka panjang. Kalau dirawat, maka semakin kuat. Bukan seperti MP yang bisa lemah karena kehabisan dana untuk bakar duit. Bisnis mereka belum sepenuhnya Profit, akibatnya karyawan lah yang jadi korban PHK.

Jangan tunggu MP tutup atau Medsos tutup, barulah kita mau belajar mandiri.

Sudah banyak bukti yang terkena imbasnya, termasuk murid RWP. Apakah Sobat baru mau serius ketika kondisinya sudah terjepit??

*Ayo seriusi BISNIS sebelum semuanya terlambat Sobat.*

Info ini sudah Saya kabarkan di depan kelas sekitar 5 tahun lalu ketika awal MP muncul. Sekarang sudah mulai terbukti..!

Davit Putra, RWP
RWPGrup.com
Gunung Salak yg indah di Kota Bogor. Nikmati udara bersih di pagi hari dari Batu Tulis, Bogor Selatan.
Depan Istana Bung Karno di Batu Tulis, Bogor Selatan.
*THE POWER OF DEG-DEG AN*

Teman-teman pernah merasakan kepepet?

Waah, hampir mayoritas senyumnya sama, pernah merasakannyaπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

Hmmm, btw kepepet dalam hal apa ini?
Gimana rasanya?
pastinya nano-nano bukan?

Ya begitulah, hampir semua orang pernah merasakannya.

Pasti dalam hati bilang, wah gimana caranya pokoknya bisa, justru dalam kepepet itulah muncul lompatan energi baru diluar kendali kita. Betul khan?

Ya begitulah, terkadang kita dihadapkan dengan kondisi yang tak ideal, ada suatu kebutuhan yang harus di selesaikan dalam waktu dekat, kalau gak, akan berdampak pada hal yang membahayakan.

Ternyata kondisi kepepet itu baik kalau kita bisa tepat meresponnya.

Menciptakan kondisi terdesak merupakan strategi paling jitu agar segera bertindak saat ini juga.

Memang betul, kepepet itu menandakan suatu tindakan yang dilakukan dengan tidak sengaja.

Kerap terdengar, _the power of kepepet_ adalah budaya kita orang Indonesia, karena diantara rakyat Indonesia itu terkenal dengan gaya hidupnya yang santai. _The power of kepepet_ menunjukan kebiasaan seseorang yang memanfaatkan saat-saat terakhir untuk menuntaskan sebuah pekerjaan.

Bahkan sebagian masyarakat menganggap sebagai jurus sakti tatkala tugas sudah mendesak sementara sisa waktu tinggal sedikit.

Memang sebaiknya dihindari karena kalau sering terjadi seperti membuat denyut jantung berdetak kencang dari biasanya.

Terus bagaimana dong, kalau sudah terlanjur dihadapkan dengan keadaan itu?

Sikap pertama yang bisa kita lakukan adalah tenang, yup tenanglah dalam meresponnya.

Saat kita sudah tenang, tubuh akan mudah menyalakan alarm _modus bertarung._

Ini berarti kita dalam kondisi _danger zone_ atau zona bahaya, sehingga apapapun kita terabas agar semua segera tersolusikan.

Dan biasanya saat seperti itu muncul sejuta ide yang jitu diluar batas pikiran diimbangi dengan cepatnya tindakan yang membuat solusi gimana caranya harus bisa.

Alhasil bisa juga untuk mencapainya, meski dengan hati yang dag dig dug. (Duuh ada yang merasa aku banget iniπŸ€­πŸ˜…)

Itulah namanya the *power of deg-deg an* yang membuat hidup signifikan dalam menyelesaikan problem untuk perubahan.

Nah, kabar baiknya ternyata situasi terdesak itu bisa kita ciptakan agar terjadi signifikan perubahan dalam hidup kita.

_Feel_ atau perasaan terdesak itu sebenarnya bisa kita buat meski belum dalam kondisi kepepet.

Ya, dimulai lah dari merasa terdesak, contohnya merasa urgent saya harus bisa segera memberangkatkan umroh Ibu, karena orang tua tinggal Ibu, saya harus bisa membahagiakan di usia senjanya. Melihat Ibu kita yang semakin tua, gak tau Allah beri usia sampai berapa hidup didunia ini, pasti akan sangat menyesal kalau sampai saya gak bisa membantu mewujudkan merealisasikan impian satu-satunya yaitu bisa beribadah ke Baitullah, pasti menyesal banget dech pokoknya😭

Niatin pokoknya 2023 saya harus bisa memberangkatkan umroh entah bagaimana caranya, sehingga rasa itu akan menghasilkan _ide-ide brilliant_ yang membuat kita mau _action brilliant_ juga, perbanyak jualan, menawarkan, tingkatkan keyakinan agar cepat closing itu gimana, bahkan sampai putus _urat malu untuk jualanya_ demi tercapainya sebuah impian ingin memberangkatkan ketanah suci buat Ibunda tersayang.

Mungkin awal-awal gak berani omong didepan umum, demi tercapainya impian akhirnya mau belajar dan mau action juga, bikin BO, kopdar, kafe meeting dll.

Dimulai dari menghadirkan rasa deg-deg an itu sampai benar-benar terwujud impian banyak terjadi perubahan menuju income naik signifikan.

Sehingga dari situ Allah mampukan kita bisa.

Sehingga kita bisa mengatakan ternyata saya bisa ya, Alhamdulillah trimakasih ya Allah🀩

Alhamdulillah kebahagiaan luar biasa saat itu semua bisa terwujud dengan mudahnya.

Yuk kita menege rasa deg-deg an itu dengan baik sampai bisa membuat hidup kita banyak perubahan.

Sekian dari saya Bunda Alia semoga bermanfaat.
Orang mulai berangkat kerja dg latar belakang Gunung Gede, Sukabumi.
Gunung Gede Pangrango