Scaleup Club
4.96K subscribers
80 photos
1 video
4 files
94 links
Internet Marketer, Business Coach, & Entrepreneur. You can find more about me here: http://scaleup.club
Download Telegram
33/ Teknis-teknis itu bisa dipelajari sambil jalan. Yang paling krusial ada di mindset kita. Betul-betul akan terjun ke dalam bisnis tersebut apa nggak?
34/ Mudah-mudahan setelah ini yang mau menekuni market internasional bener-bener punya niat bulat untuk maju atau nggak sama sekali. Bukan anak-anak alay yang mudah tergiur SS terus pindah haluan dan coba-coba (seperti saya dulu).
35/ End
Sore semua..

1/ Semua platform apapun melakukan improvement/perbaikan dengan pola yang sama : pertama kuantitas, menuju ke kualitas. Apa maksudnya?
2/ facebook ads, dulu mengandalkan banyaknya advertiser, masifnya iklan, yang penting kuantitasnya. Namun sekarang, sudah mulai melihat kualitas. Semua kualitas yang diukur. Kualitas iklan, kualitas advertiser, dsb.
3/ Google pun sama. Untuk me-ranking keywords, dulu mungkin cukup dengan stuffing keywords. Asal masif dan banyak, backlink brutal, bisa ranking. Namun sekarang, dilihat satu-satu mulai kontennya, backlink-nya, dsb.
4/ Narasi besarnya adalah Quality over Quantity. Dan sudah menjadi naluri bahwa manusia mencari kualitas yang terbaik.
5/ Kuantitas adalah sesuatu yang scalable. Namun kualitas, tidak semudah itu. Dibutuhkan effort yang besar untuk membuat ads berkualitas, offer yang berkualitas, konten yang berkualitas. Dan sudah menjadi hukum alam, effort tidak bisa semudah itu diduplikasi
6/ Makanya saya sering merenung, apakah kita sebagai anak IM mau terus menerus mengandalkan kuantitas? Spam, klonengan, auto-generate, dsb.
7/ Kenapa nggak kita mulai dari membangun sesuatu yang orang lain malas membangunnya.

- Membangun toko online yang stok sendiri, produk sendiri, tentulah susah dan malas.
- Membangun website yang authority, dipercaya, dikenal orang, apalagi! Males lah harus bertahun-tahun membangunnya!
8/ Dalam buku Get Smart (How to think and act like the most successful and highest-paid people in every field), Brian Tracy mengatakan dalam bab pertama, ciri khas orang-orang sukses yang paling mencolok adalah adanya Long Term Perspective. Perspektif jangka panjang. Bukan untuk makan hari ini saja, tapi sampai seterusnya & selamanya
9/ Makanya orang-orang ini dengan ketekunannya, menurut pengamatan saya, jarang tergiur dengan kehidupan orang lain
10/ Karena mereka sibuk hidup dalam kerja membangun visi besarnya, bukan sibuk minta SS nya mastah!
11/ Kosakata mereka hanyalah fokus, kerja, improvement, kemajuan, dan perbaikan
12/ Orang-orang ini sedang membangun sebuah kerajaan yang mungkin saat ini cuma dia yang bisa melihatnya
13/ Karena kebetulan saya suka Lego, maka saya akan ambil perumpamaan saat saya lagi susun lego.

Bikin lego itu kalau partnya sudah ribuan, ngeliatnya aja lemes. Tapi semangat! Kunci awalnya, liat dulu gambar besarnya, mau bikin apa. Oh rumah, oh mobil, dsb.
14/ Lalu kita mulai buka halaman 1, ikutin aja RENCANA yang sudah dibuat. Part yang ini taruh disini. Yang itu taruh disitu.

Pas lagi bikin, istri saya datang dan komentar, "mau bikin apa sih? Ribet gitu"