HADITS - PENTINGNYA MENJAGA HATI DAN PERASAAN ORANG SAKIT YANG KITA KUNJUNGI
simak penjelasan ringkas haditsnya berikut ini :
https://bbg-alilmu.com/archives/74723
simak penjelasan ringkas haditsnya berikut ini :
https://bbg-alilmu.com/archives/74723
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1736
.
Jangan Mencaci & Memaki Hewan Ayam Jago
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
.
Jangan Mencaci & Memaki Hewan Ayam Jago
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
Syaikh Al Utsaimin rohimahullah berkata,
"Sesungguhnya do'a ini merupakan DO'A yang paling singkat dan padat maknanya.
Bacaan do'a:
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia ini.."
Maknanya telah mencakup segala KEBAIKAN di DUNIA, yaitu berupa:
- Istri Sholihah
- Kendaraan yang nyaman
- Tempat tinggal yang menentramkan
- Dan kebaikan selainnya.
Demikian pula bacaan do'a berikut :
"dan berilah kami kebaikan di akhirat (kelak).."
Maknanya telah mencakup segala KEBAIKAN di dalam kehidupan AKHIRAT, yaitu berupa:
- Hisab yang mudah
- Menerima kitab catatan amalan dengan tangan kanan
- Menyeberangi Ash-Shirot (Jembatan yang terbentang di atas neraka Jahanam menuju Surga) dengan mudah
- Minum air telaga Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam
- Masuk Surga
- Dan selainnya dari segala kebaikan di negeri akhirat.
Oleh karenanya, do'a (sapu jagad) ini merupakan DO'A yang paling singkat dan padat maknanya, karena mengandung makna yang lengkap dan komprehensif.."
(Syarah Riyadhus Sholihin Juz VI hal.16)
"Sesungguhnya do'a ini merupakan DO'A yang paling singkat dan padat maknanya.
Bacaan do'a:
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia ini.."
Maknanya telah mencakup segala KEBAIKAN di DUNIA, yaitu berupa:
- Istri Sholihah
- Kendaraan yang nyaman
- Tempat tinggal yang menentramkan
- Dan kebaikan selainnya.
Demikian pula bacaan do'a berikut :
"dan berilah kami kebaikan di akhirat (kelak).."
Maknanya telah mencakup segala KEBAIKAN di dalam kehidupan AKHIRAT, yaitu berupa:
- Hisab yang mudah
- Menerima kitab catatan amalan dengan tangan kanan
- Menyeberangi Ash-Shirot (Jembatan yang terbentang di atas neraka Jahanam menuju Surga) dengan mudah
- Minum air telaga Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam
- Masuk Surga
- Dan selainnya dari segala kebaikan di negeri akhirat.
Oleh karenanya, do'a (sapu jagad) ini merupakan DO'A yang paling singkat dan padat maknanya, karena mengandung makna yang lengkap dan komprehensif.."
(Syarah Riyadhus Sholihin Juz VI hal.16)
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1737
.
Jangan Melaknat Angin
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
.
Jangan Melaknat Angin
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
BBG AL ILMU - Menebar Cahaya Sunnah
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1737 . Jangan Melaknat Angin . Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
JANGAN MELAKNAT ANGIN
Dari sahabat yang mulia 'Abdullah bin 'Abbas rodhiyallahu 'anhumaa,
Ada seorang melaknat angin di sisi Nabi shollallahu 'alayhi wasallam. Maka Nabi shollallahu 'alayhi wasallam bersabda,
"Jangan engkau laknat angin, karena angin itu diperintahkan oleh Allah 'Azza wa Jalla untuk bertiup .. dan barangsiapa melaknat sesuatu yang tidak layak dilaknat, maka laknat itu akan kembali kepada dirinya.."
- HR. Abu Dawud no. 4908
- HR. At-Tirmidzi no. 1978
Maka, banyak perkara yang dilarang oleh Rosul shollallahu 'alayhi wasallam untuk melaknatnya, karena tidak berhak untuk dilaknat.
Maka melaknat sesuatu yang tidak berhak untuk dilaknat, ini akan kembali kepada diri kita. Maka ini adalah 'senjata makan tuan', wal 'iyadzu billah..
🎙️ Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
Dari sahabat yang mulia 'Abdullah bin 'Abbas rodhiyallahu 'anhumaa,
Ada seorang melaknat angin di sisi Nabi shollallahu 'alayhi wasallam. Maka Nabi shollallahu 'alayhi wasallam bersabda,
"Jangan engkau laknat angin, karena angin itu diperintahkan oleh Allah 'Azza wa Jalla untuk bertiup .. dan barangsiapa melaknat sesuatu yang tidak layak dilaknat, maka laknat itu akan kembali kepada dirinya.."
- HR. Abu Dawud no. 4908
- HR. At-Tirmidzi no. 1978
Maka, banyak perkara yang dilarang oleh Rosul shollallahu 'alayhi wasallam untuk melaknatnya, karena tidak berhak untuk dilaknat.
Maka melaknat sesuatu yang tidak berhak untuk dilaknat, ini akan kembali kepada diri kita. Maka ini adalah 'senjata makan tuan', wal 'iyadzu billah..
🎙️ Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
MALAM JUM'AT - 9 SHOFAR
bisa baca berulang ulang : Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Muhammad
bagi kaum pria, sholat 5 waktu berjama'ah di masjid, terutama di waktu shubuh di hari Jum'at
bisa baca berulang ulang : Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Muhammad
bagi kaum pria, sholat 5 waktu berjama'ah di masjid, terutama di waktu shubuh di hari Jum'at
DO'A MELUNASI HUTANG - DIBACA SEBELUM TIDUR
Do'a ini terdapat dalam riwayat dari Imam Muslim rohimahullah yaitu :
HR. Muslim no. 2713 a
Baca perincian do'a beserta artinya di bawah ini ⬇️
Do'a ini terdapat dalam riwayat dari Imam Muslim rohimahullah yaitu :
HR. Muslim no. 2713 a
Baca perincian do'a beserta artinya di bawah ini ⬇️
BBG AL ILMU - Menebar Cahaya Sunnah
Photo
DO'A MELUNASI HUTANG
DIBACA SEBELUM TIDUR
(HR Muslim no. 2713 a)
Allaahumma robbas samaawaati
wa robbal ardhi
wa robbal 'arsyil 'azhiim
Robbanaa wa robba kulli syai-in
Faaliqol habbi wan nawaa
Wa munzilat tawrooti
wal injiili wal furqoon
A'uudzubika min syarri kulli syai-in
Anta aakhidzun binaa siyatihi
Allaahumma antal awwalu
Falaysa qoblaka syai-un
Wa antal aakhiru
Falaysa ba'daka syai-un
Wa antazh zhoohiru
Falaysa fawqoka syai-un
Wa antal baathinu
Falaysa duunaka syai-un
Iqdhi 'annad dayna
Wa aghninaa minal faqri
=======
Yaa Allah Robb yang menguasai langit, dan Robb yang menguasai bumi, dan Robb yang menguasai ‘Arsy yang agung
Robb kami dan Robb segala sesuatu.
Robb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah,
Robb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqon (Alqur’an).
Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah).
Yaa Allah Engkau-lah yang paling awal, tidak ada sesuatu apapun sebelum-Mu
Dan Engkau-lah yang paling akhir, tidak ada sesuatu apapun setelah-Mu
Dan Engkau-lah yang nyata, tidak ada sesuatu apapun yang meliputi-Mu di atas-Mu
Dan Engkau-lah yang batin, tidak ada sesuatu apapun yang luput dari-Mu
Lunasilah hutang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran.
=======
Imam An Nawawi rohimahullah menyatakan bahwa maksud hutang dalam hadits tersebut di atas adalah kewajiban kepada Allah Ta’ala dan kewajiban terhadap hamba seluruhnya, intinya mencakup segala macam kewajiban.
(Syarh Shohih Muslim, 17: 33)
======
➡️ salah satu adab berdo'a adalah memulainya dengan:
● memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung (contoh): yaa Hayyu yaa Qoyyuum
● lalu membaca sholawat (contoh): Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Muhammad
● lalu mulailah berdo'a.
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/72052
DIBACA SEBELUM TIDUR
(HR Muslim no. 2713 a)
Allaahumma robbas samaawaati
wa robbal ardhi
wa robbal 'arsyil 'azhiim
Robbanaa wa robba kulli syai-in
Faaliqol habbi wan nawaa
Wa munzilat tawrooti
wal injiili wal furqoon
A'uudzubika min syarri kulli syai-in
Anta aakhidzun binaa siyatihi
Allaahumma antal awwalu
Falaysa qoblaka syai-un
Wa antal aakhiru
Falaysa ba'daka syai-un
Wa antazh zhoohiru
Falaysa fawqoka syai-un
Wa antal baathinu
Falaysa duunaka syai-un
Iqdhi 'annad dayna
Wa aghninaa minal faqri
=======
Yaa Allah Robb yang menguasai langit, dan Robb yang menguasai bumi, dan Robb yang menguasai ‘Arsy yang agung
Robb kami dan Robb segala sesuatu.
Robb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah,
Robb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqon (Alqur’an).
Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah).
Yaa Allah Engkau-lah yang paling awal, tidak ada sesuatu apapun sebelum-Mu
Dan Engkau-lah yang paling akhir, tidak ada sesuatu apapun setelah-Mu
Dan Engkau-lah yang nyata, tidak ada sesuatu apapun yang meliputi-Mu di atas-Mu
Dan Engkau-lah yang batin, tidak ada sesuatu apapun yang luput dari-Mu
Lunasilah hutang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran.
=======
Imam An Nawawi rohimahullah menyatakan bahwa maksud hutang dalam hadits tersebut di atas adalah kewajiban kepada Allah Ta’ala dan kewajiban terhadap hamba seluruhnya, intinya mencakup segala macam kewajiban.
(Syarh Shohih Muslim, 17: 33)
======
➡️ salah satu adab berdo'a adalah memulainya dengan:
● memuji Allah dengan nama-nama-Nya yang Agung (contoh): yaa Hayyu yaa Qoyyuum
● lalu membaca sholawat (contoh): Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Muhammad
● lalu mulailah berdo'a.
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/72052
Bbg-Alilmu
Do'a Melunasi Hutang - Dibaca Sebelum Tidur
DO'A MELUNASI HUTANG - DIBACA SEBELUM TIDUR - JANGAN LUPA ADAB SEBELUM BERDO'A (baca
ucapkan sebanyak banyaknya:
- Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Muhammad
- Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Rosuuli-Ka Muhammad
- Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Nabiyyinaa Muhammad
- Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Muhammad
- Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Rosuuli-Ka Muhammad
- Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Nabiyyinaa Muhammad
HARI YANG ISTIMEWA
- hari yang utama : jum'at
- sedekah yang utama : air
WAKAF 4 SUMUR BOR + MUSHAF PEMBEBASAN LAHAN MASJID
info lengkap : https://bbg-alilmu.com/archives/73888
BANK SYARIAH INDONESIA
7480009996
AL ILMU INFAQ
konfirmasi (tidak wajib)
https://wa.me/6283806624622
- hari yang utama : jum'at
- sedekah yang utama : air
WAKAF 4 SUMUR BOR + MUSHAF PEMBEBASAN LAHAN MASJID
info lengkap : https://bbg-alilmu.com/archives/73888
BANK SYARIAH INDONESIA
7480009996
AL ILMU INFAQ
konfirmasi (tidak wajib)
https://wa.me/6283806624622
Audio
HADITS AT TARGHIIB WAT TARHIIB - NO. 1738
.
Akibat Dari Menuduh Wanita Muslimah Zinah Tanpa Bukti
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
.
Akibat Dari Menuduh Wanita Muslimah Zinah Tanpa Bukti
.
Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
untuk SETIAP SATU sholawat yang kita ucapkan, maka Allah Ta'ala akan memberikan balasan berupa 10 kali sholawat, yaitu 10 kali pujian dan sanjungan Allah kepada kita di hadapan para malaikat yang mulia yang berada di sisi-Nya, menghapus 10 dosa kita dan meninggikan 10 derajat/tingkatan kita di surga kelak.
10 kali sholawat =
100 kali pujian dan sanjungan Allah
100 kesalahan (dosa) digugurkan
100 tingkatan surga ditinggikan
50 kali sholawat =
500 kali pujian dan sanjungan Allah
500 kesalahan (dosa) digugurkan
500 tingkatan surga ditinggikan
100 kali sholawat =
1,000 kali pujian dan sanjungan Allah
1,000 kesalahan (dosa) digugurkan
1,000 tingkatan surga ditinggikan
dan demikianlah seterusnya, subhaanallah
Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Muhammad
Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Rosuuli-Ka Muhammad
Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Nabiyyi-Ka Muhammad
10 kali sholawat =
100 kali pujian dan sanjungan Allah
100 kesalahan (dosa) digugurkan
100 tingkatan surga ditinggikan
50 kali sholawat =
500 kali pujian dan sanjungan Allah
500 kesalahan (dosa) digugurkan
500 tingkatan surga ditinggikan
100 kali sholawat =
1,000 kali pujian dan sanjungan Allah
1,000 kesalahan (dosa) digugurkan
1,000 tingkatan surga ditinggikan
dan demikianlah seterusnya, subhaanallah
Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Muhammad
Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Rosuuli-Ka Muhammad
Allaahumma sholli wa sallim 'alaa Nabiyyi-Ka Muhammad
BBG AL ILMU - Menebar Cahaya Sunnah
KAPANKAH KALIMAT MULIA INI DIUCAPKAN..?
KAPANKAH KALIMAT MULIA INI DIUCAPKAN..?
Syaikh Prof. Dr. Abdurrozzaq bin Abdil Muhsin Al Badr, حفظه الله تعالى menjelaskan tentang kalimat mulia Hasbunallaah wa Ni’mal Wakiil
Kapankah kalimat ini diucapkan..?Hasbunallaah wa ni'mal wakiil (cukuplah Allah bagi kami dan Dia adalah sebaik-baik pelindung)
Kebanyakan orang mengira bahwa kalimat ini hanya diucapkan saat menghadapi kesulitan, musibah, atau kesusahan. Memang benar, ini adalah salah satu kondisi di mana kalimat tersebut diucapkan.
📌 Namun, petunjuk dan dalil-dalil dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah menunjukkan bahwa kalimat ini diucapkan ( pada 2 kondisi ) :
1. saat memohon/mendapatkan kenikmatan, dan
2. saat menolak keburukan/bencana
Kalimat ini diucapkan dalam kondisi mendatangkan kenikmatan, dan juga diucapkan dalam kondisi menolak keburukan serta bencana.
Contohnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
وَلَوْ أَنَّهُمْ رَضُوا مَا آتَاهُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ سَيُؤْتِينَا اللَّهُ مِن فَضْلِهِ وَرَسُولُهُ إِنَّا إِلَى اللَّهِ رَاغِبُونَ
'Jika mereka sungguh-sungguh ridho dengan apa yang diberikan Allah dan Rosul-Nya kepada mereka, dan berkata, 'Cukuplah Allah bagi kami', Allah akan memberikan kepada kami sebagian dari karunia-Nya dan demikian pula Rosul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah..' (Qs. At-Taubah: 59)
Ini dalam kondisi apa..? Ini adalah kondisi memohon/mendapatkan kenikmatan
Sebagaimana kalimat ini juga diucapkan dalam kondisi menolak bencana/keburukan, yaitu pada firman Allah :
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
'(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rosul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepada mereka, 'Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka' maka perkataan itu justru menambah iman mereka dan mereka menjawab, 'Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung..' (Qs. Aali 'Imran: 173)
========
KESIMPULAN
Kalimat Hasbunallah wa Ni'mal Wakiil tidak hanya dibaca ketika tertimpa musibah atau kezholiman, tetapi juga sangat dianjurkan dibaca saat mengharapkan karunia, rezeki, dan kebaikan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.
➡️ (simak video penjelasannya dalam artikel berikut)
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/74737
Syaikh Prof. Dr. Abdurrozzaq bin Abdil Muhsin Al Badr, حفظه الله تعالى menjelaskan tentang kalimat mulia Hasbunallaah wa Ni’mal Wakiil
Kapankah kalimat ini diucapkan..?Hasbunallaah wa ni'mal wakiil (cukuplah Allah bagi kami dan Dia adalah sebaik-baik pelindung)
Kebanyakan orang mengira bahwa kalimat ini hanya diucapkan saat menghadapi kesulitan, musibah, atau kesusahan. Memang benar, ini adalah salah satu kondisi di mana kalimat tersebut diucapkan.
📌 Namun, petunjuk dan dalil-dalil dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah menunjukkan bahwa kalimat ini diucapkan ( pada 2 kondisi ) :
1. saat memohon/mendapatkan kenikmatan, dan
2. saat menolak keburukan/bencana
Kalimat ini diucapkan dalam kondisi mendatangkan kenikmatan, dan juga diucapkan dalam kondisi menolak keburukan serta bencana.
Contohnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :
وَلَوْ أَنَّهُمْ رَضُوا مَا آتَاهُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ سَيُؤْتِينَا اللَّهُ مِن فَضْلِهِ وَرَسُولُهُ إِنَّا إِلَى اللَّهِ رَاغِبُونَ
'Jika mereka sungguh-sungguh ridho dengan apa yang diberikan Allah dan Rosul-Nya kepada mereka, dan berkata, 'Cukuplah Allah bagi kami', Allah akan memberikan kepada kami sebagian dari karunia-Nya dan demikian pula Rosul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah..' (Qs. At-Taubah: 59)
Ini dalam kondisi apa..? Ini adalah kondisi memohon/mendapatkan kenikmatan
Sebagaimana kalimat ini juga diucapkan dalam kondisi menolak bencana/keburukan, yaitu pada firman Allah :
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
'(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rosul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepada mereka, 'Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka' maka perkataan itu justru menambah iman mereka dan mereka menjawab, 'Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung..' (Qs. Aali 'Imran: 173)
========
KESIMPULAN
Kalimat Hasbunallah wa Ni'mal Wakiil tidak hanya dibaca ketika tertimpa musibah atau kezholiman, tetapi juga sangat dianjurkan dibaca saat mengharapkan karunia, rezeki, dan kebaikan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.
➡️ (simak video penjelasannya dalam artikel berikut)
ref : https://bbg-alilmu.com/archives/74737