Pelancar ASI itu KELOR
Kelor adalah tanaman yang bisa tumbuh dengan cepat, berumur panjang, berbunga sepanjang tahun, dan tahan kondisi panas ekstrim. Tanaman ini umum digunakan untuk menjadi pangan dan obat di Indonesia. Biji kelor juga digunakan sebagai penjernih air skala kecil.
🏥Penelitian efek Farmakologis
Berdasarkan beberapa penelitian daun kelor mempunyai khasiat farmakologis, yaitu antimikroba, antijamur, antihipertensi, antihyperglikemik, antitumor, antikanker, anti-inflamasi atau anti peradangan. Berbagai khasiat farmakologis dari daun kelor dikarenakan adanya kandungan asam askorbat, flavonoid, phenolic dan karotenoid didalamnya. Beberapa penelitian juga menyebutkan ekstrak daun kelor juga mempunyai khasiat sebagai antidiare.
♨️Kandungan Daun Kelor
Daun Kelor mengandung berbagai macam vitamin, asam amino, seperti asam aspartat, asam glutamat, alanin, lisin, dan lainnya. Selain itu juga mengandung fenol, asam askorbat, flavonoid dan karotenoid.
🏆Manfaat Kelor
Daun kelor secara tradisional telah digunakan sebagai jamu diantaranya sebagai pengobatan diare, penurun kolesterol, mengobati infeksi, menurunkan tekanan darah dan mengobati tumor/kanker. Bahkan diberbagai daerah daun kelor dimanfaatkan sebagai sayuran masakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mikro. Selain itu, daun kelor juga terkenal digunakan sebagai pelancar ASI, hal ini disebabkan karena daun kelor mengandung unsur zat gizi mikro yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, seperti beta (B3), kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, seng, vitamin C, sebagai alternatif untuk meningkatkan status gizi ibu hamil.
Dapatkan sediaan praktisnya di @aryahirta
#penelitiankelor
#manfaatkelor
#herbaldiare
#herbalinfeksi
#kolesterol
#fungsikelor
#obatkanker
#obattumor
#pelancarasi
#herbalindoutama
#cpotb
#herbaltunggal
Kelor adalah tanaman yang bisa tumbuh dengan cepat, berumur panjang, berbunga sepanjang tahun, dan tahan kondisi panas ekstrim. Tanaman ini umum digunakan untuk menjadi pangan dan obat di Indonesia. Biji kelor juga digunakan sebagai penjernih air skala kecil.
🏥Penelitian efek Farmakologis
Berdasarkan beberapa penelitian daun kelor mempunyai khasiat farmakologis, yaitu antimikroba, antijamur, antihipertensi, antihyperglikemik, antitumor, antikanker, anti-inflamasi atau anti peradangan. Berbagai khasiat farmakologis dari daun kelor dikarenakan adanya kandungan asam askorbat, flavonoid, phenolic dan karotenoid didalamnya. Beberapa penelitian juga menyebutkan ekstrak daun kelor juga mempunyai khasiat sebagai antidiare.
♨️Kandungan Daun Kelor
Daun Kelor mengandung berbagai macam vitamin, asam amino, seperti asam aspartat, asam glutamat, alanin, lisin, dan lainnya. Selain itu juga mengandung fenol, asam askorbat, flavonoid dan karotenoid.
🏆Manfaat Kelor
Daun kelor secara tradisional telah digunakan sebagai jamu diantaranya sebagai pengobatan diare, penurun kolesterol, mengobati infeksi, menurunkan tekanan darah dan mengobati tumor/kanker. Bahkan diberbagai daerah daun kelor dimanfaatkan sebagai sayuran masakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mikro. Selain itu, daun kelor juga terkenal digunakan sebagai pelancar ASI, hal ini disebabkan karena daun kelor mengandung unsur zat gizi mikro yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, seperti beta (B3), kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, seng, vitamin C, sebagai alternatif untuk meningkatkan status gizi ibu hamil.
Dapatkan sediaan praktisnya di @aryahirta
#penelitiankelor
#manfaatkelor
#herbaldiare
#herbalinfeksi
#kolesterol
#fungsikelor
#obatkanker
#obattumor
#pelancarasi
#herbalindoutama
#cpotb
#herbaltunggal