Seorang bayi berusia 7 bulan dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan muncul kemerahan di daerah bokong sejak 2 hari terakhir. Ibu mengaku jarang mengganti popok terutama pada malam hari. Pada pemeriksaan tampak eritema difus di area popok tanpa adanya pustul atau lesi satelit.
Apa tatalaksana yang paling tepat pada kasus ini?
Anonymous Quiz
13%
Krim ketokonazol 2%
40%
Krim hidrokortison 1%
36%
Salep zinc oxide
9%
Krim mupirocin
2%
Krim asam fusidat
Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan sejak 1 minggu terakhir. Keluhan disertai rasa gatal dan bau tidak sedap pada vagina. Pasien mengatakan sekret berwarna kuning kehijauan dan berbusa. Ia mengaku sering berganti pasangan seksual dan jarang menggunakan kondom. Pada pemeriksaan ginekologi tampak cervix dengan gambaran bintik-bintik merah, serta sekret kuning-hijau berbusa dengan pH >4,5.
❤1
Apa tatalaksana yang paling tepat untuk pasien ini?
Anonymous Quiz
38%
Metronidazol 2×500 mg selama 7 hari
54%
Metronidazol 2 g dosis tunggal
2%
Doksisiklin 2×100 mg selama 7 hari
5%
Seftriakson 500 mg intramuskular dosis tunggal
0%
Fluconazole 150 mg dosis tunggal
Seorang laki-laki usia 26 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kencing bernanah sejak 3 hari lalu. Pasien juga merasakan nyeri saat berkemih. Ia mengaku sering berganti pasangan dan tidak selalu menggunakan kondom. Pemeriksaan menunjukkan adanya sekret mukopurulen dari uretra, pewarnaan Gram DGNI (+).
Apa tatalaksana lini kedua yang paling sesuai untuk pasien ini?
Anonymous Quiz
17%
Doxycycline 2×100 mg selama 7 hari
7%
Ciprofloxacin 500 mg dosis tunggal
38%
Kanamycin 2 g intramuskular dosis tunggal
16%
Azithromycin 1 g dosis tunggal
22%
Gentamicin 240 mg IM dosis tunggal + Azithromycin 2 g oral
Seorang pria berusia 40 tahun datang dengan keluhan tubuh kuning sejak 1 minggu. Pasien tidak mengeluhkan demam, tidak ada penurunan kesadaran, dan tidak ada tanda perdarahan. Tanda vital: TD 130/80 mmHg, N 84x/menit, RR 18x/menit, suhu 36,8°C. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan: IgG anti-HAV (+), HBsAg (–), anti-HBs (+), anti-HCV (+), marker hepatitis lainnya negatif.
Faktor risiko utama yang perlu ditelusuri pada pasien ini adalah …
Anonymous Quiz
28%
Riwayat penggunaan narkoba suntik
2%
Riwayat bepergian ke daerah endemis
45%
Riwayat higienitas dan sanitasi buruk
19%
Riwayat transfusi darah atau produk darah
6%
Riwayat hubungan seksual berisiko
❤1
Seorang perempuan datang ke IGD dengan keluhan berdebar-debar. Pasien memiliki riwayat hipertiroid dan sedang dalam pengobatan dengan propiltiourasil. Saat ini pasien juga mendapatkan propranolol sebagai terapi simptomatik. Pemeriksaan tanda vital: TD 140/90 mmHg, nadi 160 kali/menit ireguler, pernapasan 22 kali/menit, suhu 36,8°C. Hasil EKG menunjukkan gambaran takikardia supraventrikular (SVT).
Tatalaksana awal yang paling tepat untuk pasien ini adalah…
Anonymous Quiz
52%
Adenosin intravena bolus
15%
Propranolol oral
17%
Amiodaron intravena
9%
Digoksin intravena
7%
Kardioversi tersinkronisasi
Seorang laki-laki 30 tahun dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran sejak 2 jam lalu. Dari anamnesis keluarga, pasien memiliki riwayat diabetes melitus namun tidak patuh minum obat sehingga tidak terkontrol. Pada pemeriksaan TTV didapatkan TD 90/60, HR 110, RR 30. Pemeriksaan fisik didapatkan pernapasan cepat dan dalam, tercium bau aseton dari mulut. Pemeriksaan penunjang diperoleh GDS 400 mg/dL, pH 7.25, HCO3 17, pCO2 40, hipokalemia.
Tatalaksana awal yang paling tepat pada pasien ini adalah…
Anonymous Quiz
12%
Pemberian insulin intravena kontinu
6%
Pemberian glukosa intravena
64%
Pemberian cairan intravena NaCl 0,9%
9%
Pemberian bikarbonat intravena
9%
Pemberian kalium intravena segera
Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam untuk kontrol diabetes melitus. Pasien sebelumnya mengonsumsi metformin yang dibeli sendiri di apotek, namun gula darah tetap tidak terkontrol. Pasien memiliki perawakan gemuk. Tanda vital: TD 160/100 mmHg, N 84 x/menit, RR 20 x/menit, suhu 36,8°C. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan ureum meningkat dan kreatinin meningkat. Dokter berencana mengganti terapi pasien dari metformin menjadi insulin.
Alasan utama pemberian insulin pada pasien ini adalah…
Anonymous Quiz
4%
Pasien mengalami obesitas
14%
Pasien mengalami obesitaPasien mengalami hipertensi
2%
Pasien tidak patuh minum obat
76%
Pasien mengalami gangguan fungsi ginjal
4%
Pasien sudah lama menggunakan metformin
Seorang pria berusia 52 tahun datang dengan keluhan mual, muntah, dan dada terasa terbakar sejak beberapa minggu terakhir. Pasien mengaku memiliki riwayat merokok sejak 20 tahun lalu. Ia sempat minum obat maag yang dibeli sendiri, namun keluhan tidak membaik. Pasien rutin berolahraga setiap pagi. Riwayat keluarga didapatkan kakak kandung menderita kanker kolon.
Faktor risiko yang paling berperan terhadap keluhan pasien saat ini adalah…
Anonymous Quiz
57%
Kebiasaan merokok
22%
Riwayat keluarga kanker kolon
19%
Minum obat maag bebas tanpa resep
0%
Kebiasaan berolahraga
1%
Konsumsi alkohol
Seorang anak laki-laki usia 10 tahun menjalani kemoterapi pasca operasi meningioma. Beberapa hari terakhir, keluaran urinnya berkurang dan tampak pekat. Dilakukan uji dengan pemberian ADH sintetik, dan hasilnya menunjukkan peningkatan osmolaritas urin yang signifikan. Tidak ditemukan tanda-tanda dehidrasi berat atau gangguan elektrolit lain.
Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini?
Anonymous Quiz
20%
Diabetes insipidus nefrogenik
34%
Diabetes insipidus sentral
36%
SIADH
6%
Gagal ginjal akut prerenal
4%
Glomerulonefritis akut
Seorang pria usia 50 tahun datang untuk kontrol rutin. Saat ini pasien tidak ada keluhan, tetapi pada pemeriksaan fisik ditemukan nodul keras (tofus) di ibu jari kaki dan tangan. Pasien menyatakan nodul ini muncul sejak 3 bulan yang lalu. Ia tidak sedang mengalami nyeri sendi akut, tetapi memiliki riwayat nyeri sendi berulang sebelumnya. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar asam urat 9 mg/dL.
Apa tatalaksana yang paling tepat pada pasien ini?
Anonymous Quiz
0%
Probenecid tanpa profilaksis
24%
Allopurinol + profilaksis probenecid
62%
Allopurinol + profilaksis kolkisin
11%
Allopurinol + profilaksis febuxostat
4%
Kolkisin tunggal