Bismillahirahmanirahiim
Assalamualaikum Teh-Teteh Reseller Selamat bergabung dengan Shabia Hijab
Sebelumnya kenalan dulu ya
Saya Imelda Owner Shabia Hijab
Asal dari Kota Cimahi sekarang domisili di Kab. Bogor (Kec. Bojonggede)
Saya jualan online masih baru sih yaitu Desember 2019, awalnya cuman gabung 2 brand aja alhamdulillah mulai juli 2021 bisa gabung dengan banyak brand (Kurang Lebih sekitar 40brand)
Ya udah kita mulai ya cara muamalah sebagai reseller di shabia hijab 🙂
Assalamualaikum Teh-Teteh Reseller Selamat bergabung dengan Shabia Hijab
Sebelumnya kenalan dulu ya
Saya Imelda Owner Shabia Hijab
Asal dari Kota Cimahi sekarang domisili di Kab. Bogor (Kec. Bojonggede)
Saya jualan online masih baru sih yaitu Desember 2019, awalnya cuman gabung 2 brand aja alhamdulillah mulai juli 2021 bisa gabung dengan banyak brand (Kurang Lebih sekitar 40brand)
Ya udah kita mulai ya cara muamalah sebagai reseller di shabia hijab 🙂
1. Syarat Dan Ketentuan Reseller Shabia Hijab
- Mempunyai akun media sosial ( Whatsapp, IG dan Telegram)
- Mempunyai Mbanking untuk memudahkan transaksi jual-beli online
- Niat berjualan dan berkomitmen dibuktikan dengan rajin posting
- Tidak mendaftar karena ingin diskon untuk koleksi pribadi
- Mempunyai akun media sosial ( Whatsapp, IG dan Telegram)
- Mempunyai Mbanking untuk memudahkan transaksi jual-beli online
- Niat berjualan dan berkomitmen dibuktikan dengan rajin posting
- Tidak mendaftar karena ingin diskon untuk koleksi pribadi
2. Reseller bisa Upgrade menjadi Agen dengan syarat minimal penjalan 10set dalam 1x Pre Order (PO)
3. Komisi
Komisi Reseller dengan Agen berbeda.
Dibawah ini saya kirimkan tabel list Komisi
*Untuk komisi bisa berubah sewaktu-waktu jika ada perubahan komisi dari pusat
Dan tiap PO akan diinfoka kembali untuk Komisi nya
Komisi Reseller dengan Agen berbeda.
Dibawah ini saya kirimkan tabel list Komisi
*Untuk komisi bisa berubah sewaktu-waktu jika ada perubahan komisi dari pusat
Dan tiap PO akan diinfoka kembali untuk Komisi nya
4. Grup Katalog
- Saya akan share menggunakan 2 media sosial yaitu :
📍Whatsapp : Upload Foto katalog hanya sebagian menghindari memory full
📍 Telegram : Upload Full Katalog lengkap
Link telegram Katalog : https://t.me/shabiahijabkatalog
- Saya akan share menggunakan 2 media sosial yaitu :
📍Whatsapp : Upload Foto katalog hanya sebagian menghindari memory full
📍 Telegram : Upload Full Katalog lengkap
Link telegram Katalog : https://t.me/shabiahijabkatalog
Telegram
KATALOG SHABIA HIJAB
Info Katalog Shabia Hijab
Pemesanan :
Whatsapp wa.me/6285314516131 atau wa.me/6285659987732
FO
Nama :
Alamat : (Jangan Lupa kode Pos nya)
No Hp :
Pesanan:
Detail Pesanan : ( warna, ukuran)
Expedisi :
Pemesanan :
Whatsapp wa.me/6285314516131 atau wa.me/6285659987732
FO
Nama :
Alamat : (Jangan Lupa kode Pos nya)
No Hp :
Pesanan:
Detail Pesanan : ( warna, ukuran)
Expedisi :
5. Cara Order :
📍 Pembeli bayar ke Reseller harga Retail/Ecer (Harga Tanpa Komisi)
📍 Setiap Pesanan Reseller harus order ke Distributor Bimbingannya, jika langsung order ke pusat tidak akan mendapatkan komisi
📍 Reseller order ke Saya(Distributor) langsung mendapatkan komisi
Misalnya :
Harga Ecer Rp. 400.000,-
Komisi : 10%
Total transfer ke saya : Rp. 400.000-10% = Rp. 360.000
Boleh menjumlahkan dengan kaltulator untuk mempermudah
📍 Pembayaran bisa DP atau Boleh Full Payment (Lunas)
📍 Barang yang akan dikirim Harus di lunasi terlebih dahulu
📍 Pembeli bayar ke Reseller harga Retail/Ecer (Harga Tanpa Komisi)
📍 Setiap Pesanan Reseller harus order ke Distributor Bimbingannya, jika langsung order ke pusat tidak akan mendapatkan komisi
📍 Reseller order ke Saya(Distributor) langsung mendapatkan komisi
Misalnya :
Harga Ecer Rp. 400.000,-
Komisi : 10%
Total transfer ke saya : Rp. 400.000-10% = Rp. 360.000
Boleh menjumlahkan dengan kaltulator untuk mempermudah
📍 Pembayaran bisa DP atau Boleh Full Payment (Lunas)
📍 Barang yang akan dikirim Harus di lunasi terlebih dahulu
6. Bisa Dropship
Teh imel, maksudnya dropship itu apa ya ?
Dropship tuh seperti ini "Pengiriman barang langsung dari Pusat/Distributor tanpa harus kirim ke Reseller dulu"
Tujuannya untuk menghemat Ongkos Kirim ☺️
Teh imel, maksudnya dropship itu apa ya ?
Dropship tuh seperti ini "Pengiriman barang langsung dari Pusat/Distributor tanpa harus kirim ke Reseller dulu"
Tujuannya untuk menghemat Ongkos Kirim ☺️
7. Tiap produk pengiriman dari Kec. Bojonggede Kab. Bogor
Untuk mengecek Ongkir bisa Download Aplikasi "RAJA ONGKIR" di playstore atau appstore ya
Untuk mengecek Ongkir bisa Download Aplikasi "RAJA ONGKIR" di playstore atau appstore ya
8. Tanpa harus Stock Barang
Reseller tanpa ada target untuk pe jualannya, jadi ga perlu stock barang untuk mulai jualan
Reseller tanpa ada target untuk pe jualannya, jadi ga perlu stock barang untuk mulai jualan
9. 80% Produk di kami adalah sistem PRE ORDER (PO)
Maksud Pre Order itu gimana sih teh imel?
Jadi gini Barang di buat setelah ada pesanan, jangka waktu PO nya pun berbeda ada yang Fast PO ada juga yang Long PO
Untuk pembayaran ada yang bisa DP atau langsung Lunas tergantung kebijakan dari Brand nya ☺️
Maksud Pre Order itu gimana sih teh imel?
Jadi gini Barang di buat setelah ada pesanan, jangka waktu PO nya pun berbeda ada yang Fast PO ada juga yang Long PO
Untuk pembayaran ada yang bisa DP atau langsung Lunas tergantung kebijakan dari Brand nya ☺️
10. Ketentuan PRE ORDER
📍PO hanya untuk yang super duper sabar.
📍PO tidak wajib, jika tidak bisa sabar dan tidak sanggup di teror atau di komplain pembeli maka saya sarankan tidak usah ikutan PO, bisa beli yang READY STOCK saja.
📍 Ketika OPEN PO selalu disebutkan Estimasi Produksinya, Brand usahakan lebih cepat tetapi tidak bisa berjanji karena tergantung situasi dan kondisi. Karena tiap brand tidak bisa prediksi produksj selalu lancar, kadang selalu ada Faktor X. Tapi tiap brand selalu berusaha untuk ontime sesuai estimasi atau bisa lebih cepat.
📍Dan jika ada keterlambatan Pasti ada Infokan
📍Pastikan selalu info ke pelanggan/pembeli untuk RULES PO ini.
📍PO hanya untuk yang super duper sabar.
📍PO tidak wajib, jika tidak bisa sabar dan tidak sanggup di teror atau di komplain pembeli maka saya sarankan tidak usah ikutan PO, bisa beli yang READY STOCK saja.
📍 Ketika OPEN PO selalu disebutkan Estimasi Produksinya, Brand usahakan lebih cepat tetapi tidak bisa berjanji karena tergantung situasi dan kondisi. Karena tiap brand tidak bisa prediksi produksj selalu lancar, kadang selalu ada Faktor X. Tapi tiap brand selalu berusaha untuk ontime sesuai estimasi atau bisa lebih cepat.
📍Dan jika ada keterlambatan Pasti ada Infokan
📍Pastikan selalu info ke pelanggan/pembeli untuk RULES PO ini.
11. Teh Imel cara jualin produknya gimana sih ?
Cara jual produk atau iklankan produk bisa di berbagai sosial media ya teh teteh, bisa via Facebook, Instagram (Pribadi atau Bisnis) dan Story whatsapp
Perlu diingat "Tidak ada yang Instan"
Jika mau closing banyak harus usaha lebih banyak 😊
Cara jual produk atau iklankan produk bisa di berbagai sosial media ya teh teteh, bisa via Facebook, Instagram (Pribadi atau Bisnis) dan Story whatsapp
Perlu diingat "Tidak ada yang Instan"
Jika mau closing banyak harus usaha lebih banyak 😊
12. Pastikan Kita paham dengan materi yang kita jual ya
Dan budayakan untuk membaca Spesifikasi, Time Line PO dan Rules PO nya sebelum kita meng-iklan-kan produknya
Intinya kita harus kenal dulu dengan produk yang akan kita jual. Tidak perlu semua harus diiklankan, iklankan yang menurut kalian ini layak buat diiklankan ☺️
Dan budayakan untuk membaca Spesifikasi, Time Line PO dan Rules PO nya sebelum kita meng-iklan-kan produknya
Intinya kita harus kenal dulu dengan produk yang akan kita jual. Tidak perlu semua harus diiklankan, iklankan yang menurut kalian ini layak buat diiklankan ☺️
"Teknik Closing Online atau Penjualan Via Chat yang Tepat
"
"Penjualan produk melalui online atau via chat memiliki perbedaan dengan penjualan secara langsung. Oleh sebab itu, penting mengetahui materi teknik closing yang tepat dan efektif agar calon pembeli tidak merasa dipaksa dan tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Apalagi kecenderungan konsumen di Indonesia walaupun sudah dijelaskan secara detail spesifikasi, harga produk calon pembeli akan bertanya-tanya terlebih dahulu.
Sebelum menerapkan teknik closing dalam penjualan online, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan dipahami terlebih dahulu karena hal ini berhubungan dengan teknik closing yang nantinya akan Anda terapkan.
Memahami kelebihan produk yang Anda tawarkan.
Mengetahui alasan mengapa konsumen harus membelinya.
Membangun kepercayaan konsumen.
Setelah mempersiapkan ketiga poin di atas, Anda bisa mempelajari beberapa teknik closing efektif yang beberapa diantaranya akan kita bahas. Yuk langsung saja simak pembahasannya berikut ini.
Berikan Beberapa Pertanyaan
Teknik yang pertama adalah dengan memberikan pertanyaan. Jangan memberikan jenis pertanyaan terputus, contohnya “bagaimana kak, apakah jadi beli?” Pertanyaan ini akan dijawab dengan “tidak”
Teknik closing pertanyaan yang tepat adalah dengan memberikan pilihan, contohnya:
“Jadinya mau yang warna biru atau hijau?”, atau “kak, pembayarannya apakah mau melalui transfer atau OVO?”
Teknik tersebut bisa membuat calon pembeli tetap terhubung dan niscaya tidak akan bilang “tidak” dan memilih pilihan yang Anda ajukan.
Berasumsi Calon Konsumen akan Beli
Materi teknik closing yang kedua ini adalah mengenai keyakinan yang tanpa disadari akan membuat tindakan yang meyakinkan. Contohnya, jika pembeli bertanya tentang produk yang tersedia, maka Anda bisa menjawabnya “ready warna hitam, biru dan merah, mau beli warna apa kak?”.
Pertanyaan tersebut memberikan dorongan kepada calon konsumen untuk mempertimbakan bahwa produk yang Anda tawarkan kebutuhan yang harus dibeli.
Teknik Closing 3 in 1
Teknik berikutnya adalah dengan memberikan informasi 3 keuntungan dari 1 produk. Selain itu, bisa memberikan perbandingan dengan produk pesaing. Dengan demikian, calon konsumen dapat mengetahui apa keuntungan, kelebihan produk secara jelas dan tidak ragu-ragu.
Pastikan Anda yang Terakhir Chat
Hal ini dianggap remeh, padahal menunjukkan kepedulian. Walaupun konsumen menulis “oke”, “terima kasih” jangan sampai Anda tidak membalasnya.
Untuk mengakhiri chat dan menjawabnya, bisa dengan kalimat “ terima kasih sudah berkunjung ke toko kami”
Teknik ini dapat membangun rasa percaya konsumen bahwa pelayanan bagus, fast response dan cekatan.
Now or Never
Teknik berikutnya adalah dengan memberikan informasi jika tidak membeli produk akan rugi, seperti menggunakan kata-kata “jika”, “maka”.
Contohnya: “jika tidak membelinya sekarang, maka akan mendapatkan potongan harga 30%”
Berempati
Rasa empati bisa membuat konsumen merasa bahwa Anda mengerti dan paham mereka. Contohnya: “saya dulu juga mengalami masalah jerawat, tapi setelah saya pakai produk perawatan ini, jerawat saya hilang”.
Bagaimana apakah Anda sudah siap untuk mempraktikkan materi teknik closing yang sudah kita bahas di atas? Tunggu apalagi, sekarang adalah saatnya dan buatlah calon konsumen menjadi pembeli.
"
"
"Penjualan produk melalui online atau via chat memiliki perbedaan dengan penjualan secara langsung. Oleh sebab itu, penting mengetahui materi teknik closing yang tepat dan efektif agar calon pembeli tidak merasa dipaksa dan tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Apalagi kecenderungan konsumen di Indonesia walaupun sudah dijelaskan secara detail spesifikasi, harga produk calon pembeli akan bertanya-tanya terlebih dahulu.
Sebelum menerapkan teknik closing dalam penjualan online, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan dipahami terlebih dahulu karena hal ini berhubungan dengan teknik closing yang nantinya akan Anda terapkan.
Memahami kelebihan produk yang Anda tawarkan.
Mengetahui alasan mengapa konsumen harus membelinya.
Membangun kepercayaan konsumen.
Setelah mempersiapkan ketiga poin di atas, Anda bisa mempelajari beberapa teknik closing efektif yang beberapa diantaranya akan kita bahas. Yuk langsung saja simak pembahasannya berikut ini.
Berikan Beberapa Pertanyaan
Teknik yang pertama adalah dengan memberikan pertanyaan. Jangan memberikan jenis pertanyaan terputus, contohnya “bagaimana kak, apakah jadi beli?” Pertanyaan ini akan dijawab dengan “tidak”
Teknik closing pertanyaan yang tepat adalah dengan memberikan pilihan, contohnya:
“Jadinya mau yang warna biru atau hijau?”, atau “kak, pembayarannya apakah mau melalui transfer atau OVO?”
Teknik tersebut bisa membuat calon pembeli tetap terhubung dan niscaya tidak akan bilang “tidak” dan memilih pilihan yang Anda ajukan.
Berasumsi Calon Konsumen akan Beli
Materi teknik closing yang kedua ini adalah mengenai keyakinan yang tanpa disadari akan membuat tindakan yang meyakinkan. Contohnya, jika pembeli bertanya tentang produk yang tersedia, maka Anda bisa menjawabnya “ready warna hitam, biru dan merah, mau beli warna apa kak?”.
Pertanyaan tersebut memberikan dorongan kepada calon konsumen untuk mempertimbakan bahwa produk yang Anda tawarkan kebutuhan yang harus dibeli.
Teknik Closing 3 in 1
Teknik berikutnya adalah dengan memberikan informasi 3 keuntungan dari 1 produk. Selain itu, bisa memberikan perbandingan dengan produk pesaing. Dengan demikian, calon konsumen dapat mengetahui apa keuntungan, kelebihan produk secara jelas dan tidak ragu-ragu.
Pastikan Anda yang Terakhir Chat
Hal ini dianggap remeh, padahal menunjukkan kepedulian. Walaupun konsumen menulis “oke”, “terima kasih” jangan sampai Anda tidak membalasnya.
Untuk mengakhiri chat dan menjawabnya, bisa dengan kalimat “ terima kasih sudah berkunjung ke toko kami”
Teknik ini dapat membangun rasa percaya konsumen bahwa pelayanan bagus, fast response dan cekatan.
Now or Never
Teknik berikutnya adalah dengan memberikan informasi jika tidak membeli produk akan rugi, seperti menggunakan kata-kata “jika”, “maka”.
Contohnya: “jika tidak membelinya sekarang, maka akan mendapatkan potongan harga 30%”
Berempati
Rasa empati bisa membuat konsumen merasa bahwa Anda mengerti dan paham mereka. Contohnya: “saya dulu juga mengalami masalah jerawat, tapi setelah saya pakai produk perawatan ini, jerawat saya hilang”.
Bagaimana apakah Anda sudah siap untuk mempraktikkan materi teknik closing yang sudah kita bahas di atas? Tunggu apalagi, sekarang adalah saatnya dan buatlah calon konsumen menjadi pembeli.
"