a tampil di dunia
.
Apa yg ingin saya tampilkan dan persembahkan pada dunia adalah pilihan yg kita bisa lakukan. Menjadi yang terbaik di bidang kita karena orang akan memperlakukan kita sebagaimana kita memperlakukan diri kita sendiri.
.
13. Seberapa banyak iatirahat/tidur saya
.
Tidur membuat saya kembali lebih segar dari kesibukan dan kepenatan pekerjaan kita. Orang yang mengurangi waktu tidurnya haruslah yang benar benar sadar apa yang ingin dikerjakannya sepanjang hari itu.
.
14. Lingkungan disekitar saya
.
Apakah lingkungan yang mendukung kesuksesan atau sebaliknya?, kita bisa pilih dan kontrol lingkungan yg mensupport kita.
.
15. Apakah saya bahagia atau tidak
.
Menjadi bahagia adalah apabila kita bisa mencapai apa yang kita inginkan. Kunci kesuksesan adalah apabila kita bisa menjadi pribadi yang bahagia terlebih dahulu.
.
Manakah yang lebih dulu terjadi?
Bahagia dulu baru sukses atau
Sukses dulu baru bahagia
.
Penelitian penelitian di Harvard university menunjukan bahwa bahagia di mulai dari hal sederhana yang ada di diri kita. Rasa bersyukur. Hal ini akan membuat kita bahagia, dan orang orang yang bahagia akan jauh lebih cepat untuk menuju kesuksesan dengan kerja smart mereka.
.
Bonus yg diberikan adalah
.
16. Kita dapat mengontrol masa depan yang ingin kita terima
.
Masa depan seperti apa yang ingin terjadi pada hidup kita, ditentukan oleh pilihan dan action kita hari lewat hari.
.
#Great
#Value
#Increase
#Profit
#StatementAnalysis
#Solid
#NLP
#MicroExpression
#FashionCharacter
#FaceAnalysis
.
#PersonalityAssessment
#EnergyProfiling
#Achieve
#Business
#Seminar
#Training
#Workshop
#Offline
#Online
#Community
.
#BerpikirLogis
#BersikapKritis
#BertindakMatematis
#SellingValues
#FamilyWarrior
#Recruiting
#Managing
#Branding
#Marketing
#Networking
.
Apa yg ingin saya tampilkan dan persembahkan pada dunia adalah pilihan yg kita bisa lakukan. Menjadi yang terbaik di bidang kita karena orang akan memperlakukan kita sebagaimana kita memperlakukan diri kita sendiri.
.
13. Seberapa banyak iatirahat/tidur saya
.
Tidur membuat saya kembali lebih segar dari kesibukan dan kepenatan pekerjaan kita. Orang yang mengurangi waktu tidurnya haruslah yang benar benar sadar apa yang ingin dikerjakannya sepanjang hari itu.
.
14. Lingkungan disekitar saya
.
Apakah lingkungan yang mendukung kesuksesan atau sebaliknya?, kita bisa pilih dan kontrol lingkungan yg mensupport kita.
.
15. Apakah saya bahagia atau tidak
.
Menjadi bahagia adalah apabila kita bisa mencapai apa yang kita inginkan. Kunci kesuksesan adalah apabila kita bisa menjadi pribadi yang bahagia terlebih dahulu.
.
Manakah yang lebih dulu terjadi?
Bahagia dulu baru sukses atau
Sukses dulu baru bahagia
.
Penelitian penelitian di Harvard university menunjukan bahwa bahagia di mulai dari hal sederhana yang ada di diri kita. Rasa bersyukur. Hal ini akan membuat kita bahagia, dan orang orang yang bahagia akan jauh lebih cepat untuk menuju kesuksesan dengan kerja smart mereka.
.
Bonus yg diberikan adalah
.
16. Kita dapat mengontrol masa depan yang ingin kita terima
.
Masa depan seperti apa yang ingin terjadi pada hidup kita, ditentukan oleh pilihan dan action kita hari lewat hari.
.
#Great
#Value
#Increase
#Profit
#StatementAnalysis
#Solid
#NLP
#MicroExpression
#FashionCharacter
#FaceAnalysis
.
#PersonalityAssessment
#EnergyProfiling
#Achieve
#Business
#Seminar
#Training
#Workshop
#Offline
#Online
#Community
.
#BerpikirLogis
#BersikapKritis
#BertindakMatematis
#SellingValues
#FamilyWarrior
#Recruiting
#Managing
#Branding
#Marketing
#Networking
ncrease Profit
.
.
.
#Great
#Value
#Increase
#Profit
#StatementAnalysis
#Solid
#NLP
#MicroExpression
#FashionCharacter
#FaceAnalysis
.
#PersonalityAssessment
#EnergyProfiling
#Achieve
#Business
#Seminar
#Training
#Workshop
#Offline
#Online
#Community
.
#BerpikirLogis
#BersikapKritis
#BertindakMatematis
#SellingValues
#FamilyWarrior
#Recruiting
#Managing
#Branding
#Marketing
#Networking
.
.
.
#Great
#Value
#Increase
#Profit
#StatementAnalysis
#Solid
#NLP
#MicroExpression
#FashionCharacter
#FaceAnalysis
.
#PersonalityAssessment
#EnergyProfiling
#Achieve
#Business
#Seminar
#Training
#Workshop
#Offline
#Online
#Community
.
#BerpikirLogis
#BersikapKritis
#BertindakMatematis
#SellingValues
#FamilyWarrior
#Recruiting
#Managing
#Branding
#Marketing
#Networking
@EleosTheofilusG
Photo
*DIA TERUS MEMBANGUN HAL INI SEUMUR HIDUPNYA*
.
.
.
Suatu kali saya makan siang dengan seorang Milyarder X.
Beliau adalah salah satu pengusaha kawakan yang saya idolakan.
.
Ketika saya sedang makan siang dengannya, ada beberapa anak muda yang tiba-tiba mendatangi dia, berkenalan dan mengajak bicara.
.
Saya pikir, si Milyarder ini hanya akan ngobrol sepatah dua kata, lalu meminta mereka semua meninggalkannya, karena memang si Milyarder ini tidak mengenal siapa anak-anak muda.
.
Tapi ternyata respon si milyarder ini berbeda, Beliau malah menyuruh anak-anak muda ini duduk dan berbincang-bincang bersama dengan kita, hingga lebih dari 1 jam.
.
Otomatis anak-anak muda tersebut puas, dan si Milyarder ini juga terlihat menikmati obrolannya.
.
Lalu setelah mereka semua pergi, saya bertanya, "Pak, kok mau sih ngobrol-ngobrol sama anak muda itu. Bapak kan ga kenal mereka. Lagian juga Bapak ga punya kepentingan apa-apa? Ga capek Pak, kalau setiap ke mana-mana.. ada yang tiba-tiba kenalan dan ngobrol-ngobrol gitu? Bukannya jadi ga fokus, Pak? Jadinya buang-buang waktu?"
.
Jawabannya menohok hati saya, "Hei.. Saya ini Pengusaha bukan Artis. Artis itu sok eksklusif, tidak bisa ditemui si ini, si itu. Kesannya habis acara, kabur. Hanya mau bergaul dengan kalangan mereka saja, itu artis.
Saya ini pengusaha. Bahkan kunci utama dari keberhasilan saya, ya kenalan-kenalan seperti itu tadi.
Siapa tahu di antara mereka tadi, bisa jadi karyawan di perusahaan saya.
Siapa tahu di antara mereka, bapaknya pengusaha juga dan bisa jadi customer usaha saya.
Malah siapa tahu bapaknya mereka investor, bisa mendanai project-project saya. Kita ga pernah tahu.
.
Sedangkan kalau artis...
Mayoritas artis itu.. setelah ga laku, langsung bangkrut.
Karena networknya sedikit dan sok eksklusif.
.
Kalau saya, walaupun udah peot begini, masih ada aja rezeki, karena bangun network terus. Kamu juga harus begitu."
.
Wah benar juga ya. *Milyarder* selalu membangun network.
Sedangkan *ORANG BIASA* selalu malas mencari teman baru.
.
Dari pengalaman saya ada 3 tempat terbaik dalam membangun network yang positif:
a. Bergabung dalam komunitas apapun
b. Mengikuti seminar/training bisnis
c. Mengikuti tour dengan peserta yang cukup banyak
.
Nah, sekarang saatnya Anda memperluas network Anda.
Komunitas apa yang kira-kira ingin Anda ikuti? Seminar apa yang akan Anda hadiri? Paket tour mana yang ingin Anda jalani?
Cari teman sebanyak-banyak. *Peluang itu adanya di orang..* bukan di barang.. :)
.
.
.
#Komunitas
#Seminar
#Training
#Bisnis
#Tour
.
.
.
Suatu kali saya makan siang dengan seorang Milyarder X.
Beliau adalah salah satu pengusaha kawakan yang saya idolakan.
.
Ketika saya sedang makan siang dengannya, ada beberapa anak muda yang tiba-tiba mendatangi dia, berkenalan dan mengajak bicara.
.
Saya pikir, si Milyarder ini hanya akan ngobrol sepatah dua kata, lalu meminta mereka semua meninggalkannya, karena memang si Milyarder ini tidak mengenal siapa anak-anak muda.
.
Tapi ternyata respon si milyarder ini berbeda, Beliau malah menyuruh anak-anak muda ini duduk dan berbincang-bincang bersama dengan kita, hingga lebih dari 1 jam.
.
Otomatis anak-anak muda tersebut puas, dan si Milyarder ini juga terlihat menikmati obrolannya.
.
Lalu setelah mereka semua pergi, saya bertanya, "Pak, kok mau sih ngobrol-ngobrol sama anak muda itu. Bapak kan ga kenal mereka. Lagian juga Bapak ga punya kepentingan apa-apa? Ga capek Pak, kalau setiap ke mana-mana.. ada yang tiba-tiba kenalan dan ngobrol-ngobrol gitu? Bukannya jadi ga fokus, Pak? Jadinya buang-buang waktu?"
.
Jawabannya menohok hati saya, "Hei.. Saya ini Pengusaha bukan Artis. Artis itu sok eksklusif, tidak bisa ditemui si ini, si itu. Kesannya habis acara, kabur. Hanya mau bergaul dengan kalangan mereka saja, itu artis.
Saya ini pengusaha. Bahkan kunci utama dari keberhasilan saya, ya kenalan-kenalan seperti itu tadi.
Siapa tahu di antara mereka tadi, bisa jadi karyawan di perusahaan saya.
Siapa tahu di antara mereka, bapaknya pengusaha juga dan bisa jadi customer usaha saya.
Malah siapa tahu bapaknya mereka investor, bisa mendanai project-project saya. Kita ga pernah tahu.
.
Sedangkan kalau artis...
Mayoritas artis itu.. setelah ga laku, langsung bangkrut.
Karena networknya sedikit dan sok eksklusif.
.
Kalau saya, walaupun udah peot begini, masih ada aja rezeki, karena bangun network terus. Kamu juga harus begitu."
.
Wah benar juga ya. *Milyarder* selalu membangun network.
Sedangkan *ORANG BIASA* selalu malas mencari teman baru.
.
Dari pengalaman saya ada 3 tempat terbaik dalam membangun network yang positif:
a. Bergabung dalam komunitas apapun
b. Mengikuti seminar/training bisnis
c. Mengikuti tour dengan peserta yang cukup banyak
.
Nah, sekarang saatnya Anda memperluas network Anda.
Komunitas apa yang kira-kira ingin Anda ikuti? Seminar apa yang akan Anda hadiri? Paket tour mana yang ingin Anda jalani?
Cari teman sebanyak-banyak. *Peluang itu adanya di orang..* bukan di barang.. :)
.
.
.
#Komunitas
#Seminar
#Training
#Bisnis
#Tour
Day 7 / 30 LINKID x Plaud by ET
https://lnkd.in/p/gfCgZGbF
Training Selesai. Tapi, Apa yang Berubah?
Saya tonton ulang LinkedIn Live LINKID, recording โTraining Selesai. Tapi, Apa yang Berubah?" for my LINKID and Plaud 30 Days Challenge Content Creation.
Training selesai.
Materi sudah disampaikan.
Sesi sudah ditutup.
Foto bersama juga sudah ada.
Tapi pertanyaannya:
Apa yang berubah setelah itu?
Karena kalau yang berubah hanya slide, sertifikat, dan galeri foto, berarti training-nya sudah trained, tapi belum tentu sudah transformed.
Itulah yang kami bahas di LinkedIn Live bersama Kang Yana Triyana dan Andryaas Mamuaya
Dan ternyata, diskusinya tidak berhenti di teori.
Yang paling menarik justru datang dari para peserta.
Buat saya, ini penting.
Karena keberhasilan sebuah learning event bukan hanya:
Attend. Understand. Applaud.
Tapi:
Understand. Apply. Change.
Jadi kali ini kita tidak hanya punya "katanya bagus".
Kita punya data, feedback, dan cerita dari peserta.
Triple proof.
Kalau Anda belum sempat ikut live, tidak perlu menunggu training berikutnya.
Recording-nya sudah tersedia di LinkedIn Pages LinkID:
[https://www.linkedin.com/posts/linkidcircle_linkedinlive-learninganddevelopment-training-activity-7494384981255991296-dmet?utm_source=social_share_video_v2&utm_medium=android_app&rcm=ACoAAA9EC50BN-c7f1a3X2iu6qSY0xNfOHnVFKQ&utm_campaign=copy_link]
Dan untuk yang ingin lanjut belajar, materials-nya juga bisa diakses di sini:
[https://www.linkedin.com/company/linkidcircle/]
Saya percaya learning yang bagus bukan yang membuat peserta berkata,
"Materinya bagus."
Tapi yang membuat mereka berkata,
"Besok saya mau coba ini."
Karena pada akhirnya, learning bukan tentang berapa banyak yang kita tahu.
Learning adalah tentang apa yang akhirnya kita lakukan.
Dan kalau setelah training yang berubah cuma foto profil WhatsApp...
Mungkin kita perlu training lagi.
Atau mungkin, kita perlu memperbaiki cara kita belajar.
#LearningAndDevelopment #Training #HR #LeadershipDevelopment #EmployeePerformance #LinkedInLive
https://lnkd.in/p/gfCgZGbF
Training Selesai. Tapi, Apa yang Berubah?
Saya tonton ulang LinkedIn Live LINKID, recording โTraining Selesai. Tapi, Apa yang Berubah?" for my LINKID and Plaud 30 Days Challenge Content Creation.
Training selesai.
Materi sudah disampaikan.
Sesi sudah ditutup.
Foto bersama juga sudah ada.
Tapi pertanyaannya:
Apa yang berubah setelah itu?
Karena kalau yang berubah hanya slide, sertifikat, dan galeri foto, berarti training-nya sudah trained, tapi belum tentu sudah transformed.
Itulah yang kami bahas di LinkedIn Live bersama Kang Yana Triyana dan Andryaas Mamuaya
Dan ternyata, diskusinya tidak berhenti di teori.
Yang paling menarik justru datang dari para peserta.
Buat saya, ini penting.
Karena keberhasilan sebuah learning event bukan hanya:
Attend. Understand. Applaud.
Tapi:
Understand. Apply. Change.
Jadi kali ini kita tidak hanya punya "katanya bagus".
Kita punya data, feedback, dan cerita dari peserta.
Triple proof.
Kalau Anda belum sempat ikut live, tidak perlu menunggu training berikutnya.
Recording-nya sudah tersedia di LinkedIn Pages LinkID:
[https://www.linkedin.com/posts/linkidcircle_linkedinlive-learninganddevelopment-training-activity-7494384981255991296-dmet?utm_source=social_share_video_v2&utm_medium=android_app&rcm=ACoAAA9EC50BN-c7f1a3X2iu6qSY0xNfOHnVFKQ&utm_campaign=copy_link]
Dan untuk yang ingin lanjut belajar, materials-nya juga bisa diakses di sini:
[https://www.linkedin.com/company/linkidcircle/]
Saya percaya learning yang bagus bukan yang membuat peserta berkata,
"Materinya bagus."
Tapi yang membuat mereka berkata,
"Besok saya mau coba ini."
Karena pada akhirnya, learning bukan tentang berapa banyak yang kita tahu.
Learning adalah tentang apa yang akhirnya kita lakukan.
Dan kalau setelah training yang berubah cuma foto profil WhatsApp...
Mungkin kita perlu training lagi.
Atau mungkin, kita perlu memperbaiki cara kita belajar.
#LearningAndDevelopment #Training #HR #LeadershipDevelopment #EmployeePerformance #LinkedInLive
LinkedIn
#learninganddevelopment #training #hr #leadershipdevelopment #employeeperformance #linkedinlive | Eleos Theofilus Gandawidjaja
Day 7 / 30 LINKID x Plaud by ET
Training Selesai. Tapi, Apa yang Berubah?
Saya tonton ulang LinkedIn Live LINKID, recording โTraining Selesai. Tapi, Apa yang Berubah?" for my LINKID and Plaud 30 Days Challenge Content Creation.
Training selesai.
Materiโฆ
Training Selesai. Tapi, Apa yang Berubah?
Saya tonton ulang LinkedIn Live LINKID, recording โTraining Selesai. Tapi, Apa yang Berubah?" for my LINKID and Plaud 30 Days Challenge Content Creation.
Training selesai.
Materiโฆ